News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Lagi Marah-marah pada Anak, Risiko Terbesar Bisa Merusak Memori hingga Otak Tumpul

Salah satunya dengan membimbing dan mengajarkan anak dalam pendidikan, dan agama. Itulah kewajiban setiap orang tua.
Senin, 21 April 2025 - 13:14 WIB
Jangan Lagi Marah-marah pada Anak, Risiko Terbesar Bisa Merusak Memori hingga Otak Tumpul
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Sehingga memori yang ada akan mempengaruhi otak anak. Seiring semakin kuat daya ingat dari yang ia rasakan dan dialaminya.

"Pada saat kita memberikan kalau kita mau ngajarin pasti kita ingin yang baik gitu ya, tapi anak di sisi lain, menangkap sebuah peristiwa yang peristiwa itu negatif. kalau diulang ulang maka sambungannya itu kayak kabelnya berulang-ulang semakin kuat ingatan memorinya," ungkap dr Aisah Dahlan menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang nanti membedakan waktu sambungan otak ini kayak ada lemnya, kurang lebih 100 jenis memori atau peristiwa ditangkap itu positif maka jenis lemnya lem positif. Sebaliknya kalau peristiwa atau rasa negatif akan mengeluarkan lem negatif pula," terang Ustazah itu.

Sehubungan dengan, apakah akan merusak memori atau otak anak? hal ini belum dijelaskan lebih lanjut oleh dr Aisah DahlaN.

Namun, perlu diketahui, melansir dari Medium, banyak faktor yang mampu mempengaruhi otak atau memori anak bahkan merusaknya. Maka para orang tua, diminta agar tetap berhati-hati dan memantau perkembangan anaknya.

Mulai dari meminimalkan waktu layar, mendorong aktivitas fisik, mempromosikan nutrisi sehat, memprioritaskan tidur yang cukup, dan mengurangi stres, orang tua dapat mendukung perkembangan otak yang optimal dan meletakkan dasar bagi kesuksesan dan kesejahteraan anak mereka di masa depan.

Apabila dikaitkan dengan sikap orang tua yang hobi marah-marah atau mendidik anak dengan cara kurang baik. Tentu peluang besar anak mengalami stres ada.

Kemudian, kalau tingkat stres bagian alami dari kehidupan, stres kronis atau berkepanjangan dapat memiliki efek merusak pada perkembangan otak anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perhatikan pada anak-anak yang terpapar stres kronis, memungkinkan mengalami kesulitan berkonsentrasi, mengendalikan impuls, dan interaksi sosial. Selain itu, paparan berulang terhadap lingkungan yang penuh tekanan dapat mengubah struktur otak dan meningkatkan risiko kecemasan, depresi, dan gangguan kesehatan mental lainnya di kemudian hari'. (klw).

Kemudian, melansir laman Alodokter, ada penelitian menyatakan perkembangan otak anak yang sering dimarahi bisa terhambat dan ukurannya menjadi lebih kecil dibanding rata-rata anak seusianya. Jadi, terlalu sering memarahi anak benar-benar bisa berdampak secara fisik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Pemain Timnas Voli Korea Jelang Lawan Indonesia di Laga Uji Coba: Ada Jung Ho-young Hingga Kim Da-in

Daftar Pemain Timnas Voli Korea Jelang Lawan Indonesia di Laga Uji Coba: Ada Jung Ho-young Hingga Kim Da-in

Skuad Timnas Voli Putri Korea Selatan telah terungkap setelah muncul daftar pemain yang akan tampil dalam laga uji coba melawan Timnas Voli Putri Indonesia pada 23, Juli hingga 25-26 Juli 2026 di Jecheon, Korea Selatan. Salah satunya ada Jung Ho-young hingga Kim Da-in.
Soal Restorasi Candi Prambanan, Sauca Dharma: Nilai-Nilai Hindu Jembatan Historis Pererat Hubungan Indonesia-India

Soal Restorasi Candi Prambanan, Sauca Dharma: Nilai-Nilai Hindu Jembatan Historis Pererat Hubungan Indonesia-India

Kerja sama India pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penting untuk mewujudkan restorasi salah satu warisan budaya dan keagamaan.
Hasil Drawing SEA V Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Gabung Pool A

Hasil Drawing SEA V Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Gabung Pool A

Timnas Voli Indonesia tergabung di Pool A dalam hasil drawing SEA V Cup 2026. Skuad Garuda bisa dibilang terhindar dari grup neraka.
7 Fakta Terbaru Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu terhadap Sarwendah, KPAI Siap Jadi Saksi Ahli

7 Fakta Terbaru Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu terhadap Sarwendah, KPAI Siap Jadi Saksi Ahli

Gugatan hak asuh anak Ruben Onsu terhadap Sarwendah terus bergulir. KPAI mengatakan siap menjadi saksi ahli, mengkaji bukti, dan mendorong mediasi demi anak.
BMKG: Polewali Mandar Diguncang Gempa Dangkal 13 Kilometer di Laut

BMKG: Polewali Mandar Diguncang Gempa Dangkal 13 Kilometer di Laut

BMKG mendeteksi getaran gempa bumi yang mengguncang dan berpusat dari wilayah laut dangkal di selatan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis pagi
Rupiah Anjlok ke Rp18.075 per Dolar AS Imbas Defisit APBN dan Berakhirnya Gencatan Senjata Iran-AS

Rupiah Anjlok ke Rp18.075 per Dolar AS Imbas Defisit APBN dan Berakhirnya Gencatan Senjata Iran-AS

Rupiah anjlok ke Rp18.075 per dolar Amerika Serikat (AS) imbas defisit APBN dan berakhirnya gencatan senjata Iran-AS. 

Trending

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 
Geger, Niat Cari Ikan, Warga Blitar Malah Temukan Benda Diduga Roket Tertancap di Dasar Sungai

Geger, Niat Cari Ikan, Warga Blitar Malah Temukan Benda Diduga Roket Tertancap di Dasar Sungai

Warga di sekitar aliran Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar mendadak heboh pada Rabu (8/7). 
Videonya Viral, Kenapa Santri Korban Pembakaran yang Hendak ke Podcast Denny Sumargo Dicegat Polisi di Bandara?

Videonya Viral, Kenapa Santri Korban Pembakaran yang Hendak ke Podcast Denny Sumargo Dicegat Polisi di Bandara?

Presenter Denny Sumargo (Densu) mengungkap alasan pihak keluarga santri korban kasus pembakaran oleh senior di pesantren di Lombok Tengah, NTB dihalau polisi.
Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Presiden FIFA Gianni Infantino Terancam Kena Investigasi IOC, Gara-gara Dukung Donald Trump

Presiden FIFA Gianni Infantino Terancam Kena Investigasi IOC, Gara-gara Dukung Donald Trump

Presiden FIFA, Gianni Infantino terancam diinvestigasi oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) usai laporan adanya dugaan pelanggaran prinsip netralitas politik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT