News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua Makin Resah Anaknya Jadi Korban Bullying di Pesantren, Cara Menghadapinya Begini Kata Buya Yahya

Buya Yahya membagikan cara terbaik orang tua dalam menghadapi anak setelah menjadi korban bullying dan kekerasan di lingkungan pondok pesantren. Simak di sini!
Selasa, 22 April 2025 - 14:11 WIB
Ilustrasi anak depresi akibat menjadi korban bullying di pondok pesantren
Sumber :
  • iStockPhoto

Menurut Buya Yahya, orang tua jangan terlalu mempercayai omongan atau curhatan dari anaknya, dengan catatan tetap memberikan kepedulian atas keresahan dari buah hatinya.

"Yang jadi masalah adalah seorang bapak enggak mau dengar omongan anak, itu enggak boleh begitu, atau semua omongan anak langsung ditelan mentah-mentah. Namanya anak kadang ngomong bermanja-manja," jelas Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya mencontohkan mengapa orang tua tidak terlampau percaya, misalnya ada anak hanya mengalami hal sepele langsung mengadu dan membuat orang tuanya merasa geram.

"Jadi, tolong sebagai orang tua yang bijak di saat ada anak itu mengadu jangan juga Anda menanggapi dengan ekspresi yang mengajarkan kebencian kepada gurunya," terangnya.

"Jadi, tidak kita tolak, tidak kita abaikan, tapi juga tidak kita telan mentah-mentah. Akan tetapi, gampang mendengar juga bahaya," sambungnya.

Pendakwah kelahiran asal Blitar itu menuturkan, orang tua yang sangat mudah mendengar curhatan dari anak yang mendapat masalah sepele.

Menurutnya, tidak semua anak menjadi korban bullying, tetapi terkadang mereka lebih dulu menciptakan suasana kekisruhan, sehingga mendapat balasan keras dari teman-temannya.

"Seolah-olah dia dibully terus, padahal dia mungkin yang mulai. Kita perlu dibuktikan dulu sebagai orang tua harus bijak semacam itu," tegasnya.

Jika anaknya benar-benar menjadi korban bullying dan kekerasan, kata Buya Yahya, langkah orang tua yang bijak boleh langsung mendatangi pesantren untuk meminta keterangan lebih lanjut.

"Ini Anda ingin membangun tetapi bukan karena egois dan hanya membenahi anaknya saja. Sebab, kalau anaknya dibully, sementara sekolahnya membiarkannya berarti ini sekolahnya enggak benar," paparnya.

"Anda bisa datang ke sekolah kemudian diskusi dengan kepala sekolah, pengurus, dan sebagainya, tetapi dengan tulus karena Allah SWT. Berarti Anda orang hebat ingin buat perubahan, bukan langsung marah," lanjutnya menerangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Buya Yahya, orang tua yang memperjuangkan hak anaknya akan ketiban pahala seluas samudera, sebagaimana pembuktian cara menolong buah hatinya agar tetap nyaman di pesantren.

"Pada akhirnya, anak Anda akan tertolong juga, tapi jangan egois hanya pengin nolong anaknya saja, itu enggak benar. Anak diganggu dia marah, tapi orang lain diam saja," bebernya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Pria Gasak Rp75 Juta dari Brankas Masjid di Makassar, Nekat Mencuri Demi Narkoba hingga Judol

Kronologi Pria Gasak Rp75 Juta dari Brankas Masjid di Makassar, Nekat Mencuri Demi Narkoba hingga Judol

Polrestabes Makassar mengungkap kronologi aksi pria inisial AF (19) nekat mencuri brankas Masjid Al Markaz Al Islami berisi Rp75 juta untuk narkoba dan judol.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita bercadar berinisial I diamuk warga setelah aksi penculikan anak diketahui ibu korban di Kelurahan Mawang, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Seorang pria kehilangan sepeda motornya saat apel ke rumah kekasihnya di kawasan Jelambar Utama 4, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (24/9/2026) malam.
Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja. 

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Ole Romeny Alami Dejavu, Kevin Diks Ulangi Aksi Jay Idzes saat Timnas Indonesia Hajar Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny Alami Dejavu, Kevin Diks Ulangi Aksi Jay Idzes saat Timnas Indonesia Hajar Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny mengungkap momen dejavu saat Kevin Diks menyerahkan penalti kepadanya ketika Timnas Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September setelah seluruh cabor menyelesaikan pertandingan pada hari Jumat kemarin.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT