News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blokade Akses Jalur Gaza Masih Berlanjut, Hamas Kecam Israel Sebabkan Kelaparan di Gaza

Buntut tindakan Israel yang memblokade perlintasan perbatasan di Jalur Gaza, kini memicu kelaparan massal dan krisis kesehatan. Hamas mengutuk keras aksi Israel telah menutup seluruh perlintasan
Rabu, 23 April 2025 - 21:28 WIB
Warga Gaza mengungsi
Sumber :
  • Rizek Abdeljawad-Xinhua

Gaza, tvOnenews.com - Buntut tindakan Israel yang memblokade perlintasan perbatasan di Jalur Gaza, kini memicu kelaparan massal dan krisis kesehatan. 

Berkaitan dengan hal tersebut, Kelompok perjuangan Palestina, Hamas mengutuk keras atas aksi Israel yang telah menutup seluruh perlintasan perbatasan di Jalur Gaza hingga lebih dari 50 hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hamas menegaskan bahwa kondisi tersebut memicu kelaparan massal dan krisis kesehatan yang meluas di wilayah Palestina yang hancur akibat genosida rezim Zionis.

“Jalur Gaza saat ini menghadapi bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, serta kekurangan parah atas seluruh kebutuhan dasar hidup, termasuk makanan, air, bahan bakar, obat-obatan, dan vaksin penting untuk anak-anak. Semua ini mendorong warga menuju kelaparan dan bencana kesehatan yang semakin memburuk setiap harinya,” sebut pernyataan resmi Hamas.

Selain itu, kelompok perjuangan Palestina ini juga menuduh militer Israel akan terus melakukan pembantaian secara brutal terhadap warga sipil.

“Adanya pembantaian brutal terhadap warga sipil tak berdosa setiap hari di pemukiman penduduk, pusat pengungsian, dan tenda-tenda darurat, serta penghancuran sistematis terhadap rumah sakit dan fasilitas sipil.” ujar Hamas.

Dalam pernyataan resminya, Hamas mengungkapkan bahwa penggunaan kelaparan sebagai senjata merupakan “kejahatan perang dan pelanggaran terhadap seluruh resolusi internasional dan hukum kemanusiaan.”

Situasi Jalur Gaza, Palestina
Situasi Jalur Gaza, Palestina
Sumber :
  • ANTARA

 

Kelompok Hamas yang menguasai Gaza ini mengatakan cerminan kegagalan sistem internasional dari segi politik, moral, dan kemanusiaan terlihat dari berlanjutnya blokade Israel.

Pihaknya menyerukan kepada komunitas internasional agar kembali menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemerintahannya untuk segera membuka perbatasan demi masuknya bantuan kemanusiaan.

Sebelumnya, Juru Bicara Kantor Kemanusiaan PBB (OCHA) Jens Laerke mengungkapkan situasi kemanusiaan di Gaza telah mencapai “titik terburuk sepanjang perang di wilayah tersebut.”

Sejak 2 Maret lalu, Israel telah menutup semua akses menuju Gaza dan menghalangi masuknya bantuan penting, meskipun telah banyak laporan tentang ancaman kelaparan di wilayah tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, Hamas juga mengecam serangan udara Israel yang menyasar “kantor-kantor pemerintahan kota serta alat berat yang digunakan untuk operasi penyelamatan dan pembersihan puing-puing bangunan, termasuk buldoser dan alat berat lainnya.”

Pada Selasa pagi, militer Israel menembaki kantor Pemerintahan Kota Nazlat Jabalia beserta peralatan berat di dalamnya yang terletak di Jalur Gaza utara, kata seorang pegawai pemerintah kota kepada Anadolu.

Hamas menyebut serangan tersebut sebagai bagian dari “kebijakan penjajahan fasis Israel untuk memperdalam penderitaan rakyat kami di Gaza dan menghancurkan seluruh sarana serta penopang kehidupan sipil.”

Di antara peralatan yang diserang, terdapat sembilan buldoser yang sebelumnya didatangkan dari Mesir sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata, tambah Hamas.

“Tindakan sistematis menghancurkan sarana kehidupan dan fasilitas sipil di Jalur Gaza tidak akan berhasil memaksa rakyat kami tunduk pada rencana pengusiran paksa yang kejam,” tegas Hamas.

Militer Israel kembali melancarkan serangan brutalnya ke Gaza pada 18 Maret 2025, mematahkan kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang dicapai pada 19 Januari.

Sejak menggelar perang genosidanya terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 51.200 warga Palestina di wilayah kantong itu. Sebagian besar korban tewas itu adalah perempuan dan anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang yang dilancarkannya di wilayah tersebut. (ant/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Naskah Khutbah Jumat 10 April 2026: Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal

Naskah Khutbah Jumat 10 April 2026: Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema naskah khutbah Jumat singkat terbaru untuk sesi ceramah ibadah shalat Jumat, dengan judul "Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal".
Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Penutupan kembali jalur strategis Selat Hormuz memicu kekhawatiran baru di tengah ketegangan geopolitik global.
6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

Berikut ini enam item yang sering menjadi andalan jungler assassin untuk menghadapi hero dengan pertahanan tinggi.
Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro, berhasil menutup putaran pertama Final Four Proliga 2026 dengan hasil yang manis.
Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Haji Her diperiksa KPK terkait kasus Bea Cukai. Ia mengaku tidak kenal tersangka dan menyebut menginap di hotel mewah karena mampu.
Usai Bertemu Para Pelapor, Pandji Pragiwaksono: Saya Punya Kesempatan Menjelaskan Langsung

Usai Bertemu Para Pelapor, Pandji Pragiwaksono: Saya Punya Kesempatan Menjelaskan Langsung

Pandji Pragiwaksono buka suara usai melakukan pertemuan dengan para pelapor materi Stand Up Comedy Mens Rea dirinya yang diduga menistakan agama, di Polda Metro Jaya, pada Kamis (9/4/2026).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT