News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Lagi Calon Pemain Naturalisasi ini Batal Masuk Timnas, Akui 'Dizalimi': Tidak Profesional!

Tak disangka dengan alasan Pemain bertalenta ini putuskan angkat kaki dari Timnas Indonesia. Ia curhat 'dizalimi' dalam proses ia naturalisasi.
Sabtu, 26 April 2025 - 16:14 WIB
Tak Tahan Lagi Calon Pemain Naturalisasi ini Batal Masuk Timnas, Akui 'Dizalimi': Tidak Profesional!
Sumber :
  • Instagram Djenna de Jong

Jakarta, tvOnenews.com- Kabar kurang baik untuk Timnas Indonesia Putri, karena salah satu calon Pemain naturalisasi mengundurkan diri. 

Pemain ini bernama, Djenna de Jong yang mengumumkan keputusannya untuk tidak memperkuat Timnas Indonesia Putri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak Tahan Lagi Calon Pemain Naturalisasi ini Batal Masuk Timnas, Akui  Dizalimi : Tidak Profesional!
Tak Tahan Lagi Calon Pemain Naturalisasi ini Batal Masuk Timnas, Akui 'Dizalimi': Tidak Profesional!
Sumber :
  • Instagram Djenna de Jong

 

Informasi ini sebagaimana, ia sampaikan melalui Instagram pribadinya pada Rabu, 23 April 2025 kemarin.

Tak disangka dengan alasan Pemain bertalenta ini putuskan angkat kaki dari Timnas Indonesia, karena mendapatkan perlakuan tidak baik.

Akui Mengalami Ketidakadilan saat Proses Naturalisasi Timnas Indonesia 

Dalam keterangannya yang ramai juga diberitakan, kalau wanita 19 tahun itu menjelaskan keputusan mundur dari Timnas Indonesia karena 'Dizalimi'.

Maksudnya, keputusannya diambil setelah mempertimbangkan berbagai pengalaman kurang menyenangkan, dan tidak adil pernah ia alami selama proses naturalisasi.

Meskipun ia datang sebagai Pemain Naturalisasi atau keturunan, ia sampaikan ada hal-hal yang tak adil pernah ia rasakan. 

Sehingga bulat tekadnya, memilih cabut, tapi sayangnya ia tidak jelaskan secara detail alasan spesifiknya, selain menyebut adanya hal-hal menurutnya “sangat tidak profesional”.

"Ada beberapa hal yang membuat saya memiliki pendapat yang jelas, hal-hal yang saya alami sebagai sesuatu yang sangat tidak profesional... namun saya tidak akan menjelaskannya lebih lanjut saat ini,” tulis Djenna, dikutip VIVA Kamis, 24 April 2025.

"Saya tahu harga diri saya sebagai pribadi dan juga sebagai pemain, oleh karena itu ini adalah pilihan yang sudah saya pertimbangkan dengan matang,” tegasnya.

"Saya adalah seseorang yang berjuang untuk keadilan dan selalu memperjuangkannya. Sayangnya, dunia sepak bola adalah dunia yang tidak adil, dan saya telah mengalaminya secara langsung,” tegas Djenna de Jong.

Sebagai tambahan, Pemain Timnas Putri Indonesia ini, kelahiran Belanda, 14 September 2005. Ia memiliki darah Indonesia dari ibunya, adapun ayahnya berasal dari Maroko.

Kini, Djenna bermain di NAC Breda. Juga, disebut-sebut sebagai salah satu talenta sepakbola putri terbaik di Belanda loh. 

Respons PSSI soal Kasus Ini

Atas kasus ini, Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga mengatakan, menduga bahwa kekecewaan Djenna de Jong muncul karena namanya tidak termasuk dalam daftar pemain yang akan diproses naturalisasi lebih lanjut.

Ia menegaskan dalam proses naturalisasi pemain keturunan baru bisa dijalankan. Apabila PSSI mendapat rekomendasi dari pelatih Timnas.

"Ini bermula dari permasalahan pemain yang mau diproses naturalisasi. Namanya gak masuk, dan setelah kita cek, pemain ini intinya, jika mau diproses (naturalisasi) harus ada rekomendasi dari pelatih. Ketika gak ada rekomendasi pelatih, ya, gak bisa kita proses," kata Arya melalui Instagram pribadinya, dikutip Kamis, 24 April 2025.

"Mungkin itu yang menyebabkan Djenna jadi gimana gitu… Tapi ya, kita kan punya prinsip, semua pemain yang akan diproses, harus rekomendasi pelatih dan pelatih pasti punya pertimbangan-pertimbangan tertentu," sambungnya.

Pandangan Islam soal Zalim atau Dizalimi 

Apabila melihat kasus di atas, Pemain asal Belanda itu merasa tidak diperlukan tidak adil 'dizalimi'. 

Dalam Islam "dizalimi" dalam bahasa Arab: مظلوم, muzlūm, berarti mengalami perlakuan tidak adil, aniaya, atau penindasan. Orang yang dizalimi adalah orang yang hak-haknya dilanggar atau disalahgunakan oleh orang lain. 

Sehingga istilah, orang Dzalim bermakna Orang yang berbuat zalim disebut "dzalim" (ظالم). 

Sementara orang yang Dzalimi: Orang yang menjadi korban dari kezaliman disebut "dizalimi" (مظلوم). 

Mengutip dalam laman NU Online, disampaikan Allah swt dalam Al-Qur’an memberikan peringatan sangat tegas perihal larangan berbuat zalim, dan ancamannya, orang-orang yang berbuat zalim tidak hanya mendapatkan dosa namun juga mendapatkan laknat dari Allah dan siksa yang pedih dalam neraka.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Hud, yaitu:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

أَلاَ لَعْنَةُ اللّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ

Artinya, “Ingatlah, laknat Allah (ditimpakan) kepada orang yang zalim.” (QS Al-Hud [11]: 18).(klw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 30 Oktober 2026

Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 30 Oktober 2026

Simak jadwal KRL hari ini 30 Oktober 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. Untuk lebih lengkapnya, berikut jadwal KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok hari ini dikutip dari C-Access.
Jadwal Tinju Dunia Bulan November 2026: Ada Perebutan Gelar Agit Kabayel Vs Nelson Hysa di Kelas Berat

Jadwal Tinju Dunia Bulan November 2026: Ada Perebutan Gelar Agit Kabayel Vs Nelson Hysa di Kelas Berat

Jadwal tinju dunia sepanjang bulan November 2026, di mana terdapat sejumlah duel menarik termasuk duel seru antara Agit Kabayel melawan Nelson Hysa yang akan berebut gelar juara dunia.
Viral Atlet Silat Kejang Usai Dibanting di Porprov Jateng, Mengapa Penanganan Medis Jadi Sorotan?

Viral Atlet Silat Kejang Usai Dibanting di Porprov Jateng, Mengapa Penanganan Medis Jadi Sorotan?

Video atlet pencak silat kejang setelah dibanting di Porprov Jateng 2026 viral. Simak penjelasan KONI, tim medis, dan pentingnya penanganan cedera kepala.
Mentan Amran Murka, Sebut Pelaku Oplos Beras SPHP Pantas Dihukum Mati

Mentan Amran Murka, Sebut Pelaku Oplos Beras SPHP Pantas Dihukum Mati

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman merespons keras terbongkarnya praktik culas pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jadi premium. 
Lama Tak Terdengar, Israel Adesanya Siap Kembali Bertarung di UFC Usai Kalah 4 Kali Beruntun

Lama Tak Terdengar, Israel Adesanya Siap Kembali Bertarung di UFC Usai Kalah 4 Kali Beruntun

Mantan juara kelas menengah UFC, Israel Adesanya, mulai menemukan kembali semangat bertarung setelah mengalami empat kekalahan beruntun. Petarung berjuluk.
Tangan Terikat dan Ditemukan Dalam Parit, Teka-teki Kematian Wanita Inisial LP di Lampung Masih Misterius

Tangan Terikat dan Ditemukan Dalam Parit, Teka-teki Kematian Wanita Inisial LP di Lampung Masih Misterius

Polresta Bandarlampung tengah bekerja keras mengungkap teka-teki di balik kematian seorang wanita berusia 29 tahun berinisial LP. 

Trending

Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 Catat Perputaran Transaksi Capai Rp6 Miliar Dalam Sehari, Ratusan UMKM Terlibat

Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 Catat Perputaran Transaksi Capai Rp6 Miliar Dalam Sehari, Ratusan UMKM Terlibat

Peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 diklaim dihadiri  10 ribu orang dari tujuh provinsi yang berlangsung pada 23-24 Oktober 2026 kemarin.
Hasil Hylo Open 2026: Susah Payah Taklukkan Wakil Jepang, Jonatan Christie Berhasil Amankan Satu Tiket Perempat Final

Hasil Hylo Open 2026: Susah Payah Taklukkan Wakil Jepang, Jonatan Christie Berhasil Amankan Satu Tiket Perempat Final

Hasil Hylo Open 2026 dari sektor tunggal putra laga yang mempertemukan wakil Indonesia, Jonatan Christie vs Minoru Koga dari Jepang.
Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Selatan menyoroti kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea V-League 2026–2027. Pemain berjuluk Megatron itu memperkuat Hyundai Hillstate.
Dalami Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor: KPK Periksa Bupati Rudy Susmanto Sebagai Saksi

Dalami Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor: KPK Periksa Bupati Rudy Susmanto Sebagai Saksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Bogor, Rudy Susmanto. 
Anak SMP Mulai Lawan Penipuan Digital lewat Teknologi, Ini 3 Inovasi Keuangan yang Bisa Jadi Contoh

Anak SMP Mulai Lawan Penipuan Digital lewat Teknologi, Ini 3 Inovasi Keuangan yang Bisa Jadi Contoh

Teknologi bisa membantu anak belajar mengelola uang dan mengenali penipuan digital. Simak tiga inovasi literasi keuangan buatan siswa SMP Indonesia
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Pakai Hercules, TNI AU 'Ciptakan' Hujan untuk Melawan Karhutla di Sumsel

Pakai Hercules, TNI AU 'Ciptakan' Hujan untuk Melawan Karhutla di Sumsel

Dalam upaya memerangi karhutla di Sumatera Selatan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) melakukan langkah taktis dengan menyemai 42 ton garam di langit, Kamis (30/10). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT