News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahli Ibadah yang Bangkrut Saat di Akhirat, UAH Ingatkan Bahaya Lahan Baru Dosa Lisan

Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat (UAH) ingatkan agar setiap Muslim waspada akan bahaya lahan baru dari dosa lisan. Sebab nanti ada ahli ibadah yang bangkrut.
Minggu, 27 April 2025 - 06:54 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan agar setiap Muslim waspada akan bahaya lahan baru dari dosa lisan. Sebab, meski seseorang terlihat taat dalam ibadah—terutama shalat—namun jika ia melakukan hal ini maka ibadahnya bisa tak bernilai, bahkan pahalanya bisa berpindah kepada orang yang lain. Tak heran nanti di akhirat akan ada ahli ibadah yang bangkrut.

Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yaitu orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala salat, puasa, dan zakat. Namun dia mencaci maki orang lain, menuduh tanpa bukti, memakan harta orang, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka pahala-pahalanya pun diberikan kepada orang-orang yang dia zalimi...” (HR. Muslim)

Maka dari itu, Ustaz Adi Hidayat berpesan agar setiap Muslim hati-hati dalam berkata, terlebih saat ini era digital dimana jari mudah mengetik komentar dimana saja.

“Kalau ada orang shalat kemudian dia mencela orang lain maka pahala shalatnya diberikan langsung ke yang dicela, seketika,” jelas UAH dalam ceramah yang diunggah di kanal YouTube miliknya.


Ahli Ibadah yang Bangkrut Saat di Akhirat, UAH Ingatkan Bahaya Lahan Baru Dosa Lisan (Sumber: istockphoto)

Berdasarkan hadis di atas, jelas bahwa setiap keburukan yang kita lontarkan kepada orang lain akan dibalas di akhirat, dan bentuk pembalasannya adalah pahala kita dipindahkan kepada korban kita, hingga habis tak bersisa.

“Makanya kalau sedang dicela orang gak usah marah, itu sedang terjadi transfer otomatis pahala dia kepada kita,” saran UAH.

Oleh karenanya, mulai sekarang Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar seorang Muslim tidak bersedih jika ada yang mencela, karena saat itulah proses transfer sedang berlangsung.

“Kalau anda belajar fikih akhlak, tidak setiap peristiwa tidak perlu ditatap dengan akal, kadang-kadang iman lebih menyejukkan,” jelas UAH.

Jika seseorang rajin ibadah namun mencela,,ibadah yang terlihat hebat di mata manusia bisa jadi tak ada nilainya di sisi Allah. Sungguh rugi seorang Muslim yang gagal menjaga lisan dan tulisan.

Ustaz Adi Hidayat lalu mengingatkan bahwa di dunia ini tidak ada yang bebas dari celaan, maka siapapun jangan pernah berharap untuk tidak dihina manusia.

"Ternyata tidak ada yang bebas dari celaan, Alah dicela, Rasul dicela, nabi dicela, Tabiin dicela,Ulama dicela," kata UAH. 

Maka sangat mungkin jika seorang manusia biasa dicela oleh manusia lainnya. 

"Anda Tuhan bukan, malaikat bukan, Rasul bukan, nabi bukan, sahabat bukan, tabiin bukan, ulama juga belum dan Anda tak ingin dicela, kata Imam Syafii anda siapa?" lanjut UAH.

Ustaz Adi Hidayat lalu memberikan pesan menyejukkan perihal celaan yang didapat, jika dilihat dari ilmu fiqih. 

"Kalau anda orang baik anda pasti dicela oleh orang yang tidak baik," jelasnya. 

"Kalau Anda orang tidak baik, maka anda dicela oleh orang yang baik," lanjutnya. 

Maka jelas UAH, dalam fiqih akhlak bab tasawuf kalau Anda dicela oleh orang yang tidak baik sebetulnya bukan celaan. 

"Namun sebenarnya pengukuhan di lisan anda (manusia) oleh Allah bahwa anda telah menjadi orang baik," jelas UAH. 

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, bahwa nilai ibadah seorang Muslim tak hanya ditentukan oleh gerakan fisik dan jumlah rakaat, tapi juga akhlak dan pengendalian diri, termasuk dalam menjaga lisan.

Dunia Digital: Lahan Baru Dosa Lisan

Saat ini dimana dunia digital semakin berkembang, fenomena cyber bullying, hate speech, dan komentar negatif di media sosial kini dianggap biasa oleh banyak orang.

Maka dari itu di dunia serba digital ini, sangat mungkin badah yang terlihat hebat di mata manusia bisa jadi tak ada nilainya di sisi Allah, jika kita gagal menjaga lisan dan tulisan.

Tips Menjaga Pahala Agar Tak Ter-transfer
Ada beberapa langkah penting agar pahala kita tak "auto ditransfer" ke orang lain, berikut diantaranya:

Jaga lisan dan tulisan, hindari komentar yang menyakitkan atau merendahkan.

Beristighfar setiap kali merasa telah menyakiti orang lain, baik sengaja atau tidak.
Bertaubat dan minta maaf kepada orang yang telah dizalimi, jika memungkinkan.
Perbanyak amal rahasia seperti sedekah diam-diam, dzikir, atau membantu orang tanpa pamrih.
Latih diri untuk husnudzon (berprasangka baik), daripada mencela atau menghakimi.
Itulah bahaya dari mencela, pahala yang didapat dengan ibadah ludes seketika hanya dengan satu kata atau kalimat. 

Semoga bermanfaat dan kita semua dijauhkan dari kebiasaan menghina atau mencela orang lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam bishawab

(Put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pluim Blak-blakan Bongkar Fakta Mengejutkan di Tengah Kasus Dean James, Sebuat Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Paspor Ganda

Pluim Blak-blakan Bongkar Fakta Mengejutkan di Tengah Kasus Dean James, Sebuat Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Paspor Ganda

Wiljan Pluim mengungkap dugaan sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia masih menyimpan paspor Belanda, di tengah polemik status Dean James.
Irina Voronkova Jadi Pemain Termahal Proliga 2026? Segini Perbandingannya dengan Pemain Lokal

Irina Voronkova Jadi Pemain Termahal Proliga 2026? Segini Perbandingannya dengan Pemain Lokal

Berapa gaji atau nilai transfer Irina Voronkova di Jakarta Pertamina Enduro pada Final Four Proliga 2026? Federasi PBVSI sebenarnya sudah memiliki pedoman terkait
Masyarakat Dinilai Puas Pelaksanaan Mudik Lebaran 2026, Kenyamanan Jadi Indikator Utama

Masyarakat Dinilai Puas Pelaksanaan Mudik Lebaran 2026, Kenyamanan Jadi Indikator Utama

Tingkat kepuasan publik dalam pelaksanaan mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tercatat mencapai 85,3 persen.
Gebrakan Agung Sedayu Group: Garap 900 Hektare Mangrove Banten, Proyek Raksasa Rp7 Triliun Jadi Sorotan

Gebrakan Agung Sedayu Group: Garap 900 Hektare Mangrove Banten, Proyek Raksasa Rp7 Triliun Jadi Sorotan

Agung Sedayu Group ajukan proyek 900 hektare mangrove di Banten lewat PIK 2. Investasi Rp7 triliun dan konsep hijau jadi perhatian.
Hector Souto Pantang Anggap Remeh Vietnam sebagai Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF Futsal 2026

Hector Souto Pantang Anggap Remeh Vietnam sebagai Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Vietnam di Nonthaburi Hall, Bangkok, Jumat (10/4/2026) pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026. 
Selesai Mediasi, Novel Bamukmin Ungkap Pandji Pragiwaksono Berkali-kali Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelapor

Selesai Mediasi, Novel Bamukmin Ungkap Pandji Pragiwaksono Berkali-kali Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelapor

Novel Bamukmin mengungkapkan hasil mediasi dengan Pandji Pragiwaksono di Polda Metro Jaya, Kamis (9/4/2026), terkait laporan materi Stand Up Comedy Mens Rea.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT