GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat 2 Mei 2025: Bulan Zulkaidah Bukan Waktu Bermaksiat!

Dalam materi teks khutbah Jumat singkat untuk pelaksanaan shalat Jumat, 2 Mei 2025, mengambil tema peringatan agar tidak melakukan maksiat di bulan Zulkaidah.
Kamis, 1 Mei 2025 - 17:23 WIB
Ilustrasi Perbuatan Maksiat
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Banyak umat Muslim kembali melakukan maksiat di bulan Zulkaidah sebagai bulan haram yang sudah dilupakan akan menjadi pembahasan menarik dipaparkan dalam teks khutbah Jumat.

Teks khutbah Jumat ini akan memberikan peringatan, perbuatan maksiat di bulan Zulkaidah tidak boleh terjadi. Hal ini bertujuan untuk istiqomah mempertahankan kebaikan di bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui teks khutbah Jumat singkat pada kali ini mengingatkan, banyak umat Muslim memilih untuk kembali bermaksiat di bulan Zulkaidah.

Peringatan dalam teks khutbah Jumat ini menjadi pemahaman bagi para jemaah shalat Jumat dan umat Muslim agar menghindari perbuatan maksiat, terkhusus di bulan Zulkaidah.

Tema pada teks khutbah Jumat pada kesempatan ini sangat cocok menjadi bahan rekomendasi khatib yang bertugas dalam sesi ceramah pelaksanaan shalat Jumat, 2 Mei 2025.

Judul dari teks khutbah Jumat singkat ini bertajuk "Bulan Zulkaidah Bukan Waktu Bermaksiat!".

Teks Khutbah Jumat Tema Bulan Zulkaidah Bukan Waktu Bermaksiat!

Ilustrasi jemaah shalat Jumat menyimak teks khutbah Jumat singkat
Ilustrasi jemaah shalat Jumat menyimak teks khutbah Jumat singkat
Sumber :
  • iStockPhoto

 

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَكْرَمَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَعَزَّنَا بِهِ قُوَّةً وَإِيْمَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا فَجَعَلَنَا أَحِبَّةً وَإِخْوَانًا، وَأَشْهَدُ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، أَنْزَلَ كِتَابَهُ هُدًى وَرَحْمَةً وَتِبْيَانًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، هَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الضَّلَالَةِ، وَعَلَّمَ بِهِ مِنَ الْجَهَالَةِ، وَأَعَزَّ بِهِ بَعْدَ الذِّلَّةِ، وَكَثَّرَ بِهِ بَعْدَ القِلَّةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ كَانُوا لَهُ عَلَى الْحَقِّ إِخْوَانًا وَأَعْوَانًا؛ أَمَّا بَعْدُ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

Hadirin shalat Jumat yang dibahagiakan Allah

Pertama-tama, marilah kita mencurahkan puji syukur atas kehadirat Allah Subhanahu wa ta'ala Maha Pengasih dan Maha Penyayang yang masih memberikan kesempatan untuk kita semua, sehingga dapat berkumpul untuk melaksanakan shalat Jumat di masjid tercinta ini.

Sholawat dan salam tercurahkan kepada Nabi kita, Baginda Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan ajaran kebenaran berupa Kitab Suci Al-Quran untuk menuntun umat manusia terhindar dari kesesatan.

Sidang shalat Jumat rahimahumullah

Bulan Zulkaidah memiliki keistimewaan sendiri yang termasuk dalam empat bulan haram (al-asyhur al-hurum). Artinya, dalam kalender Islam, bulan ini begitu istimewa dan banyak manfaat di dalamnya. 

Namun, tidak sedikit umat Islam yang lalai dan terus melakukan maksiat, seolah bulan ini tak ada keistimewaannya.

Melalui khutbah Jumat ini, sangat penting menjadi sarana untuk mengingatkan umat agar tidak terjerumus dalam dosa, khususnya di bulan yang dimuliakan Allah ini.

Pertama-tama khatib senantiasa mengingatkan ada makna dan kedudukan yang begitu istimewa mengenai bulan Zulkaidah, bulan haram paling dimuliakan, sebagaimana dalam penjelasan Surat At-Taubah Ayat 36, Allah SWT berfirman:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa." (QS. At-Taubah, 9:36).

Jika merujuk pada tafsir ayat di atas, maka empat bulan tersebut adalah Zulkaidah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Para ulama seperti Ibnu Katsir dan Imam Al-Qurthubi memberikan tafsir terkait peringatan atau larangan berbuat zalim dan maksiat di bulan-bulan ini sangat tegas, yakni bisa memicu nilai dosa dan pahala dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Bulan Zulkaidah adalah masa persiapan menuju haji. Kaum muslimin di zaman Rasulullah saw. menjaga diri dari segala bentuk dosa, bahkan menghentikan peperangan, demi menghormati kesucian waktu. 

Sayang sekali, sebagian besar dari kita justru lengah dan terjebak dalam kelalaian.

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Khatib tak lupa memberikan apa saja yang menjadi peringatan terhadap perbuatan maksiat di bulan Zulkaidah.

Maksiat di bulan haram seperti Zulkaidah tidaklah sama nilainya dengan bulan-bulan biasa. Dosa yang dilakukan akan terasa lebih berat karena mencederai kehormatan waktu yang disucikan oleh Allah.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa perintah untuk menjauhi maksiat lebih ditekankan di bulan-bulan ini karena besarnya nilai kehormatan waktu tersebut.

Beberapa contoh maksiat yang sering menjadi langganan dilakukan oleh umat Muslim pada era saat ini, antara lain:

1. Ghibah (menggunjing) dan namimah (adu domba)

2. Zina dan pergaulan bebas

3. Meninggalkan salat wajib

4. Korupsi dan penyalahgunaan amanah

5. Maksiat digital seperti menonton konten pornografi, menyebar fitnah di media sosial, dan lainnya

Semua bentuk dosa dari perbuatan maksiat tersebut menjadi lebih berbahaya ketika dilakukan di bulan Zulkaidah.

Hal ini sebagaimana dalam sebuah hadis riwayat dari redaksi Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya darah, harta, dan kehormatan kalian adalah suci, sebagaimana sucinya hari ini di bulan ini di negeri ini." (HR. Ahmad).

Hadis riwayat tersebut membuktikan sekaligus menjadi penegas bahwa, kehormatan bulan haram tidak boleh diabaikan begitu saja.

Kaum muslimin rahimahumullah

Sebaik-baiknya langkah terus menjunjung nila-nilai kebaikan, yakni bertaubat dan memperbanyak amal. Dari mimbar Jumat, khatib seharusnya tidak hanya memperingatkan, tetapi juga memberikan harapan.

Taubat nasuha adalah pintu menuju rahmat Allah. Siapa pun yang bersungguh-sungguh meninggalkan dosa akan mendapati Allah Maha Pengampun.

Marilah kita memperbanyak ibadah dan amal kebaikan di bulan Zulkaidah ini, di antaranya shalat sunnah dan tahajud, menggetarkan Ayat Suci Al-Quran, memperbanyak istighfar.

Kemudian, kita juga wajib sering-sering melakukan sedekah kepada fakir miskin atau orang membutuhkan, hingga menahan lisan dan pandangan.

Melalui sikap ini, kita wajib mengagunggkan ajaran dari Allah SWT, sebagaimana dalam dalil Al-Quran dari pemaparan Surat Al-Hajj Ayat 32, Allah SWT berfirman:

ذٰلِكَ وَمَنْ يُّعَظِّمْ شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ فَاِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ

Artinya: "Demikianlah (perintah Allah). Siapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah sesungguhnya hal itu termasuk dalam ketakwaan hati." (QS. Al-Hajj, 22:32).

Jemaah sekalian yang dirahmati Allah

Demikian khutbah sesi pertama pada kesempatan hari ini. Dalam khutbah Jumat kali ini, sebagai bentuk mengingatkan kita bahwa, Zulkaidah bukan waktu untuk bermaksiat, melainkan saat untuk memperbanyak amal dan menata hati.

Jangan sampai membiarkan bulan yang suci ini berlalu dengan penuh kelalaian dan dosa.

Semoga Allah melembutkan hati kita untuk senantiasa tunduk kepada-Nya, serta menjauhkan kita dari kemaksiatan yang merusak diri dan masyarakat.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kementerian Agama RI, NU Online, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qurthubi karya Imam Al-Qurthubi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tercatat Sementara 2 Orang Meninggal Dunia, Berikut Nama-nama Daerah yang Terdampak Gempa NTT

Tercatat Sementara 2 Orang Meninggal Dunia, Berikut Nama-nama Daerah yang Terdampak Gempa NTT

Banyak kabar berseliweran di media sosial soal gempa NTT yang terjadi hari ini (15/8). Berikut informasi sementara dari BNPB.
Ahli Sebut Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Industri Sawit Nasional

Ahli Sebut Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Industri Sawit Nasional

Percepatan Program PSR sangat diperlukan mengingat terdapat banyak perkebunan kelapa sawit rakyat yang telah memasuki usia tua dan mengalami penurunan produktivitas, yakni berusia 25 tahun atau lebih. 
Gempa Dahsyat M7.7 Guncang NTT, Masyarakat Diminta Jauhi Pantai hingga Gedung

Gempa Dahsyat M7.7 Guncang NTT, Masyarakat Diminta Jauhi Pantai hingga Gedung

Peringatan itu disampaikan langsung oleh Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers daring di Jakarta.
Penutupan Festival Bazar Kemendagri 2026, Tak Hanya Dorong UMKM tapi Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan

Penutupan Festival Bazar Kemendagri 2026, Tak Hanya Dorong UMKM tapi Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi antusiasme dan partisipasi berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan Festival Bazar Kemendagri 2026. 
Jadwal Semifinal Piala AFF 2026: Nanti Malam Singapura Tantang Thailand di Leg Pertama

Jadwal Semifinal Piala AFF 2026: Nanti Malam Singapura Tantang Thailand di Leg Pertama

Timnas Singapura akan menjamu Thailand pada leg pertama babak semifinal Piala AFF 2026. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung Sabtu malam (15/08/2026) WIB.
Bacaan Doa Ketika Ada Musibah, Termasuk Gempa Bumi, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Bacaan Doa Ketika Ada Musibah, Termasuk Gempa Bumi, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Beirkut bacaan doa ketika ada musibah, termasuk gempa bumi, lengkap tulisan Arab, latin dan artinya.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan viralnya video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menuai kritikan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT