Khutbah Jumat Awal Mei 2025: Jangan Jadi Orang yang Merugi di Awal Zulkaidah, Renungan Pasca Syawal
- ANTARA/HO-Aspri/am
Jemaah Jumat yang dirahmati Allah
Kita telah melewati bulan Syawal dan kini memasuki Zulkaidah, salah satu bulan haram yang dimuliakan.Inilah waktu yang tepat untuk muhasabah, merenungkan sejauh mana kita istiqamah pasca Ramadhan dan Syawal pada periode tahun 1446 Hijriah.
Pertama, khatib akan terus mengingatkan bahwa, tantangan besar bagi umat Muslim menjadikan Syawal sebagai bulan peningkatan yang terlupakan.
Bulan Syawal sejatinya adalah momen peningkatan iman dan amal setelah ditempa selama Ramadhan. Kata "Syawal" berasal dari kata "syala" yang berarti "meningkat". Maka dari itu, semestinya kita juga meningkatkan keimanan setelah Ramadhan berlalu.
Namun faktanya, banyak di antara kaum Muslimin yang justru melemahkan amal ibadah setelah Idul Fitri pergi.
Mereka masih meninggalkan puasa sunnah enam hari di Syawal yang sangat dianjurkan, sebagaimana dalam salah satu Hadis Riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim, no. 1164)
Dalam tafsir hadis riwayat tersebut, maka memunculkan indikator yang terngiang-ngiang apakah Ramadan benar-benar membekas atau hanya menjadi ritual tahunan semata?
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah
Khatib mengingatkan bahwa awal Zulkaidah waktu terbaik saatnya memperkuat keistiqamahan.
Kita kini memasuki bulan Zulkaidah, salah satu dari empat bulan haram. Apakah kalian masih mengingat kalau Allah melarang segala bentuk kezaliman dan menganjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan.
Seputar keistimewaan dan peringatan dalam bulan haram telah diabadikan dalam Surat At-Taubah Ayat 36, Allah SWT berfirman:
Ų§ŁŁŁŁ Ų¹ŁŲÆŁŁŲ©Ł Ų§ŁŲ“ŁŁŁŁŁŁŲ±Ł Ų¹ŁŁŁŲÆŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ Ų§Ų«ŁŁŁŲ§ Ų¹ŁŲ“ŁŲ±Ł Ų“ŁŁŁŲ±ŁŲ§ ŁŁŁŁ ŁŁŲŖŁ°ŲØŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ ŁŁŁŁŁ Ł Ų®ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŁ Ł°ŁŁ°ŲŖŁ ŁŁŲ§ŁŁŲ§ŁŲ±ŁŲ¶Ł Ł ŁŁŁŁŁŲ§Ł Ų§ŁŲ±ŁŲØŁŲ¹ŁŲ©Ł ŲŁŲ±ŁŁ Ł ŪŲ°Ł°ŁŁŁŁ Ų§ŁŲÆŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŪŪ ŁŁŁŁŲ§ ŲŖŁŲøŁŁŁŁ ŁŁŁŲ§ ŁŁŁŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŲ³ŁŁŁŁ Ł ŁŁŁŁŲ§ŲŖŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁ ŁŲ“ŁŲ±ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§Ū¤ŁŁŁŲ©Ł ŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŁŁŲ§ŲŖŁŁŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ§Ū¤ŁŁŁŲ©Ł ŪŁŁŲ§Ų¹ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ Ł ŁŲ¹Ł Ų§ŁŁŁ ŁŲŖŁŁŁŁŁŁŁŁ
Load more