GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Habib Rizieq Mengingat Anggota FPI Bantu Korban Tsunami Aceh, Meski Diterpa Isu Jenazah Terjangkit Virus

Habib Rizieq Shihab kembali mengenang ribuan anggota Front Pembela Islam (FPI) dari berbagai provinsi antusias membantu korban tsunami Aceh pada 2004 silam.
Selasa, 6 Mei 2025 - 08:42 WIB
Habib Rizieq
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Habib Rizieq Shihab kembali mengenang ribuan anggota Front Pembela Islam (FPI) dari berbagai provinsi antusias membantu korban tsunami Aceh pada 2004 silam.

Habib Rizieq merasa tersentuh dengan keteguhan anggota FPI tidak gentar mengurus sekitar 100.000 ribu jenazah terdampak tsunami Aceh, meski saat itu diisukan banyak korban terjangkit virus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat itu banyak kelompok kemanusiaan jarang mau ikut evakuasi. Mereka membantu bikin dapur umum, bikin tempat berobat gratis, bikin tenda, tapi untuk menyentuh mayat enggak semua mau melakukan," kata Habib Rizieq Shihab dalam sesi perbincangan podcast YouTube CERITA UNTUNGS, Selasa (6/5/2025).

Habib Rizieq mengisahkan kondisi mencekam saat dua minggu hingga dua bulan setelah tsunami, banyyak kelompok kemanusiaan mundur melakukan evakuasi karena jenazah mulai mengalami pembusukan.

"Di saat-saat itu mulai mundur organisasi, komunitas mengevakuasi mayat mulai mundur. Yang enggak mundur itu ada FPI, Tentara Angkatan Laut (TNI-AL) maupun Angkatan Darat (TNI-AD), kalau yang lain kebanyakan mundur," paparnya.

Habib Rizieq Shihab & Arie Untung
Habib Rizieq Shihab & Arie Untung
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Cerita Untungs

 

Ia menjelaskan niat FPI tidak mundur saat seminggu setelah tsunami, banyak isu mengenai adanya potensi kemunculan virus yang menjangkit jenazah korban tsunami.

Perkara isu banyak jenazah terpapar virus, kata Habib Rizieq, ribuan anggota FPI berkumpul di depan makam Taman Pahlawan, Kota Banda Aceh.

"Banyak isu jangan sentuh mayat, karena mayat ini ada virusnya. Berita itu disebar luaskan. (kelompok kemanusiaan) saat itu banyak lagi yang mundur," tuturnya.

"Karena goyang juga kalau dibilang virus. Nah, kalau laskar kita goyang semua, habis shalat Subuh, kita berikan support. Jadi kita katakan bahwa virus itu makhluk Allah, yang mengatur virus nyebar atau tidak nyebar itu Allah," sambung dia.

Pada saat itu, anggota FPI yang turut menangani ratusan ribu jenazah tetap berpegang teguh pada niatnya, walaupun harus mengikuti prosedur yang berlaku agar tidak terpapar virus.

"Pakai masker juga, kita ada prosedurnya. Ada sepatu yang kita pakai, bagaimana cara ngambilnya, masukin ke kantong mayatnya, kemudian pulang dari sana kita sudah sediaikan tempat bersihkan kuman, akhirnya anak-anak kita tidak mundur satu pun," imbuhnya.

Niat FPI melakukan aksi kemanusiaan membantu korban tsunami Aceh mendapat apresiasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui World Health Organization (WHO).

WHO memberikan sertifikat penghargaan kepada FPI atas apresiasi aksi kemanusiaan tersebut. Hal ini mengingat sekitar 170.000 jiwa meninggal dunia akibat tsunami Aceh pada 26 Desember 2004.

Ratusan ribu rumah dan bangunan hingga fasilitas umum hancur lebur setelah terseret air laut yang menerjang daratan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bencana alam mematikan inilah mengundang FPI dan berbagai kelompok kemanusiaan melakukan pertolongan selama berbulan-bulan di lokasi terdampak bencana.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.
PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.
Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT