News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Banyak yang Tahu, Yakob dan Yance Sayuri Pemain Timnas Indonesia yang Junjung Toleransi Malah Kini Jadi Korban Rasis

Di balik kehebohan menjadi korban rasis usai laga Malut United Vs Persib Bandung, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri menjadi pemain Timnas Indonesia mendukung nilai toleransi beragama di Papua.
Selasa, 6 Mei 2025 - 09:37 WIB
Dua pemain Timnas Indonesia, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri saat sesi latihan Malut United
Sumber :
  • Instagram/@yansayuri11

tvOnenews.com - Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, dua pemain Timnas Indonesia yang menjadi korban rasis sesungguhnya selalu menjunjung tinggi toleransi.

Sayangnya, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri kini menjadi korban rasis dari oknum suporter setelah pertandingan Malut United kontra Persib Bandung pada pekan ke-31 Liga 1 2024/2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pemain Timnas Indonesia, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri turut membela Malut United saat menekuk Persib Bandung di Stadion Kie Raha, Jumat (2/5/2025).

Kemenangan Malut United berkat Wahyu Prasetyo yang berhasil mencetak gol ke gawang Persib Bandung, sehingga skor berakhir 1-0.

Alhasil, Malut United memperoleh 53 point dari torehan 31 pertandingan setelah mengalahkan Persib Bandung.

Yakob dan Yance Sayuri
Yakob dan Yance Sayuri
Sumber :
  • Instagram Yakob Sayuri

 

Kemenangan tersebut juga sempat mengkhawatirkan Persib Bandung harus mengalami penundaan pesta juara Liga 1 2024/2025.

Seusai pertandingan tersebut, perlakuan rasisme menerpa dua pemain bersaudara yang memperkuat Malut United tersebut.

Yakob dan Yance mengaku sering mendapat rasisme yang dilontarkan oknum suporter melalui media sosial pribadinya, termasuk selepas Malut United menekuk Persib Bandung.

Lebih parahnya lagi, kedua pemain asal Papua itu mengatakan bahwa, keluarganya yang tidak mengetahui apa pun juga terdampak sebagai korban rasisme.

Kedua pemain tersebut mulai merasa gerah atas perlakuan oknum suporter melakukan tindakan aksi rasisme, sehingga berharap agar mereka tidak masuk ke dalam ranah olahraga sepak bola.

Menurut keduanya, sepak bola mengajarkan tentang keberagaman, bukan sekadar hiburan semata mendukung klub kebanggaannya merebut gelar juara.

Pada akhirnya, Yakob dan Yance Sayuri melayangkan somasi lewat surat teguran keras kepada lima oknum suporter yang menggunakan Instagram.

Sementara, satu oknum suporter telah membuat video pernyataan permintaan maaf, sedangkan keempat akun Instagram yang menghujat mendadak hilang.

Di balik kabar menghebohkan baru-baru ini, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri mempunyai rahasia tak terduga, bahwa mereka mengedepankan nilai toleransi.

Dipantau tvOnenews.com dari Instagram pribadi Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, Selasa (6/5/2025), kedua pemain Timnas Indonesia merasa terenyuh dengan toleransi beragama di Papua.

Khusus Yakob Sayuri, ia tak malu menunjukkan kondisi toleransi beragama antara umat Muslim dan umat Kristiani di Kota Serui.

Yakob Sayuri memperlihatkan potret umat Muslim mengerjakan shalat Id pada Hari Raya Idul Fitri 2024 di pelataran GKI Imanuel Serui Kota.

Hal paling menyentuh Yakob, pemain Malut United itu merasa bangga bahwa, umat Muslim yang mengerjakan shalat Id di depan sebuah papan salib terpajang di gereja tersebut.

"Papua tanah Toleransi. Bagi saudaraku dan teman-temanku yang Muslim," tulis Yakob Sayuri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan, Yance Sayuri juga melakukan hal serupa seperti Yakob Sayuri memperlihatkan suasana shalat Id Hari Raya Idul Fitri 2025 kembali digelar di halaman GKI Imanuel Serui Kota.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Seorang pengasuh pondok pesantren berinisial A yang menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan melarikan diri saat hendak diperiksa oleh penyidik.
Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Hamparan hijau yang menenangkan mata tersaji di Taman Piknik Cipinang Melayu, yang berlokasi di Jalan Manunggal II, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026).
UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Yogyakarta mencatat telah menerima 182 aduan terkait dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan tempat penitipan anak Little Aresha. 
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Sejumlah orang tua dari anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha melayangkan petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT