News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Bertemu Tukang Ikan Ghaib, Ustaz Yahya Waloni Beri Tanda Mualaf usai Pelajari Perbedaan Islam dan Kristen 8 Tahun

Kilas balik kisah perjalanan mualaf Ustaz Yahya Waloni sebelum dikabarkan meninggal dunia, pernah bertemu tukang ikan dan belajar perbedaan ajaran agama Islam.
Minggu, 8 Juni 2025 - 16:44 WIB
Ustaz Yahya Waloni ceritakan kisah perjalanan mualaf saat peluk agama Kristen
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Rhoma Irama Official

tvOnenews.com - Kisah perjalanan mualaf Ustaz Yahya Waloni kembali gempar setelah dengar kabar sang pendakwah meninggal dunia belakangan ini.

Kabar Ustaz Yahya Waloni meninggal dunia saat khutbah Jumat di Masjid Darul Falah Minasa Upa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 6 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengurus masjid memberi keterangan awal kronologi Ustaz Yahya Waloni meninggal dunia sempat mendadak jatuh saat sesi khutbah Jumat kedua.

Kabar duka tersebut membuat publik kembali mengingat kisah perjalanan keputusan Ustaz Yahya Waloni mantap mualaf pada 11 Oktober 2006 silam.

Seperti diketahui, Ustaz Yahya Waloni dikenal menjadi pendeta tersohor saat memeluk agama Kristen.

Ustaz Yahya Waloni
Ustaz Yahya Waloni
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

 

Ustaz Yahya Waloni akhirnya menceritakan kisah perjalanan mualaf usai meninggalkan agama Kristen dan perannya sebagai pendeta.

Melalui perbincangan podcast YouTube Rhoma Irama, publik paling menyoroti keputusan mualaf Ustaz Yahya Waloni karena bertemu tukang ikan ghaib.

"Saya saat itu bertemu dengan penjual ikan. Bahkan, penjual ikan itu konon kabarnya enggak tahu siapa dan tak diketahui identitasnya," ujar Ustaz Yahya Waloni dikutip dari kanal YouTube Rhoma Irama Official, Minggu (8/6/2025).

Dalam kesempatan itu, Ustaz Yahya Waloni mengaku pertemuannya dengan tukang ikan itu sampai tiga kali tanpa henti.

Lebih menariknya lagi, pertemuan antara Ustaz Yahya Waloni dan tukang ikan tersebut selalu bertepatan pada pukul 09.45 WITA.

Tukang ikan tersebut selalu menyebut Ustaz Yahya Waloni dengan menggunakan nama Sappo yang artinya sepupu jika dikonversikan ke bahasa Bugis.

Di dalam pertemuannya, kata Ustaz Yahya Waloni, ia dan tukang ikan tersebut selalu berbicara dan bertukar pikiran mengenai agama Islam.

"Saya menanyakan kepada dia 'apa itu Islam?' Tukang ikan itu mengatakan kalau Islam sangat tinggi, luas dan bagaikan samudera yang luas. Ini baru lawan saya," jelasnya.

Uniknya, tukang ikan tersebut tidak lulus Sekolah Dasar (SD), tetapi sangat paham tentang ajaran agama Islam.

"Karena jika belajar Islam dari sekadar adzan, air zam-zam, sansekerta terkait filosofis agama, saya rasa SD pun sudah tahu," tuturnya.

Sejak pertemuan itulah, Ustaz Yahya Waloni dianggap gila oleh istri hanya perkara berbincang dengan tukang ikan secara ghaib.

"(istri) enggak tahu saya bicara sama siapa, bahkan saya dituduh gila pertama kalinya sama bini," katanya.

Jika menilik sebelum bertemu tukang ikan, Ustaz Yahya Waloni sudah mempelajari perbedaan karakter antara kelompok agama Kristen dan Islam.

"Saya pelajari melihat sikap dan karakter antara pelaksanaan syariat hukum syar'i dalam perbedaan dua komunitas antara kelompok Kristen dan Islam selama 8 tahun," terangnya.

Tidak sekadar teologi agama Kristen dan Islam, pria bernama asli Yahya Yopie Waloni itu juga belajar ilmu Yudaisme atau Yahudi.

Namun siapa sangka, agama yang samawi mengenai perjalanan Nabi Ibrahim AS hanya di Islam dan diabadikan dalam bunyi kalimat bacaan Doa Iftitah.

"Ini membuat saya terdorong untuk mempelajari apakah di dalam Bibel itu ada hubungan antara Ibrahim, Muhammad dengan (Nabi Isa) al-Masih, ternyata tidak ada," sebutnya.

Menurutnya, kisah mengenai hubungan antara Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW hanya terletak di Kitab Suci Al-Quran.

"Bahkan hubungan antara al-Masih dengan Ibrahim itu Quran. Jadi hubungan inilah kemudian saya melihat secara teori dari Ibrahim sampai ke Rasulullah hanya di Al-Quran," paparnya.

Ia menemukan salah satu ayat dari Surat Al-Baqarah yang menjelaskan silsilah keturunan dari Nabi Ibrahim AS sampai ke anak cucunya hanya terletak di Islam.

"Jadi, saya mulai pegang ayat itu, saya terangkan satu per satu kepada anak istri saya, agama yang paling relevan dipelajari dan diamalkan para Nabi khususnya dari Ibrahim disempurnakan agama Islam," bebernya.

Hanya perkara bunyi ayat tersebut, ustaz kelahiran asal Manado itu mulai tersentuh dan mempelajari agama Islam.

Hal ini yang membuat Ustaz Yahya Waloni terus mencari kebenaran tentang ajaran dituangkan dalam agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mau cari tahu apakah ada hubungan antara Nabi Muhammad dan al-Masih," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane mengawali kiprahnya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan hasil impresif. Les Bleus sukses meraih dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan pun.
Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta dukungan penuh suporter kembali hadir ketika skuad Garuda menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Mengingat kembali sosok pelatih Ko Hee-jin yang dekat dengan Megawati Hangestri dan pemain lainnya. Ada satu kebiasaan baik yang melekat selama Megatron bermain
Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje akhirnya angkat bicara soal tuduhan curang yang dilontarkan Ilia Topuria setelah duel UFC Freedom 250. Sang juara kelas ringan UFC menilai klaim.
UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

Alfatha Abda, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT