News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pinjam Uang ke Bank Demi Modal Usaha, Buya Yahya Ingatkan Hukumnya: Cari yang…

Buya Yahya tegas soal pinjam uang ke bank untuk usaha: riba hukumnya haram, tak akan berkah meski niatnya baik.
Senin, 30 Juni 2025 - 21:39 WIB
Ilustrasi uang dalam dompet
Sumber :
  • Pexels/AhsanJaya

tvOnenews.com - Di tengah tingginya kebutuhan ekonomi dan sulitnya mencari modal usaha, banyak orang akhirnya memilih jalan pintas dengan meminjam uang ke bank.

Tujuannya tentu untuk merintis usaha demi mencukupi kebutuhan hidup, hingga menyekolahkan anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bagaimana pandangan Islam tentang praktik ini, terutama ketika ada unsur bunga atau riba di dalamnya?

Buya Yahya, ulama karismatik asal Cirebon, memberikan penjelasan tegas mengenai hukum meminjam uang ke bank untuk modal usaha.

Melalui ceramah yang diunggah di kanal YouTube resminya, beliau mengingatkan umat Islam tentang bahaya besar dari riba yang terkandung dalam pinjaman bank konvensional.

Mengawali penjelasannya, Buya Yahya mengutip sebuah hadis dari Baraa’ bin ‘Azib RA yang menunjukkan betapa besarnya dosa riba. Dalam hadis tersebut disebutkan:

"Dosa riba terdiri dari 72 pintu. Dosa riba yang paling ringan adalah bagaikan seorang laki-laki yang menzinai ibu kandungnya.” (HR Thabrani)

Hadis ini menggambarkan bahwa riba bukanlah dosa ringan.

Bahkan dalam level terendahnya, riba disamakan dengan perbuatan keji yang tak terbayangkan.

Maka dari itu, penting bagi umat Islam untuk benar-benar menghindari segala bentuk transaksi yang mengandung unsur riba, termasuk meminjam uang ke bank dengan bunga.

Dalam ceramah tersebut, Buya Yahya menanggapi pertanyaan dari seorang jemaah yang mengaku telah meminjam uang dari bank untuk keperluan usaha dan biaya pendidikan anak di pesantren.

Sang penanya mengakui bahwa ia sadar dana tersebut berasal dari transaksi yang mengandung riba, namun merasa tidak memiliki pilihan lain karena keterbatasan ekonomi.

Buya Yahya dengan tegas menjelaskan bahwa harta yang diperoleh dari pinjaman berbunga, termasuk dari bank, tergolong sebagai harta haram.

Dan harta haram, lanjut beliau, tidak akan pernah membawa keberkahan dalam hidup.

"Harta haram tidak akan membawa kebaikan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat,” tegas Buya Yahya.

Ia juga mengingatkan bahwa menyekolahkan anak di pesantren adalah bentuk pengabdian dan ibadah kepada Allah SWT.

Maka, tidak sepatutnya ibadah itu dibiayai dengan cara yang tidak diridhai Allah, seperti menggunakan uang dari pinjaman riba.

“Memondokkan anak adalah untuk mengantarkan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Tidak mungkin Anda antarkan anak dengan dana yang haram. Berarti belum tulus mengantarkan anaknya kepada Allah SWT,” ujar beliau.

Untuk mereka yang memiliki keinginan kuat menyekolahkan anak di pesantren tapi tidak punya dana, Buya Yahya memberikan solusi bijak.

Ia menyebut banyak pondok pesantren di Indonesia yang tidak memungut biaya.

"Cari pondok yang tidak pakai biaya. Kalau anak Anda memang ingin mondok, kok pusing? Selesai jawabannya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menegaskan bahwa meskipun harta halal yang dimiliki sedikit, namun jika diperoleh dengan cara yang benar dan bersih, maka akan membawa keberkahan yang luar biasa.

Sebaliknya, harta haram yang jumlahnya besar justru akan membawa kerusakan, baik di dunia maupun akhirat.

“Kalau dari harta yang haram, tidak akan berguna. Dimakannya juga haram,” kata beliau.

Sebagai penutup, Buya Yahya memberikan pesan khusus kepada para wali santri dan para pelaku usaha untuk selalu berusaha mencari nafkah dari sumber yang halal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan pentingnya menggunakan harta yang bersih agar usaha menjadi berkah, dan ilmu yang diterima anak menjadi bermanfaat.

"Pesantren mana pun, ambilkan harta terbersih Anda agar anak cerdas pikirannya dan hatinya. Ilmunya manfaat, bukan dari harta haram. Subhanallah, hati-hati ya. Semoga Allah memudahkan Anda semua mendapatkan yang halal,” pungkas Buya Yahya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Genjot Ratifikasi EAEU, 90 Persen Produk Indonesia Berpeluang Bebas Bea Masuk

Prabowo Genjot Ratifikasi EAEU, 90 Persen Produk Indonesia Berpeluang Bebas Bea Masuk

Pemerintah mempercepat langkah Indonesia bergabung dalam perjanjian dagang dengan Eurasian Economic Union (EAEU).
Mobil Milik Puteri Indonesia Pariwisata Terkena Pelemparan Batu saat Melintas di Pondok Indah, Pelaku Diselidiki

Mobil Milik Puteri Indonesia Pariwisata Terkena Pelemparan Batu saat Melintas di Pondok Indah, Pelaku Diselidiki

Mobil milik Puteri Indonesia Pariwisata tahun 2022 Adinda Cresheilla diduga menjadi korban pelemparan batu saat melintas di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Airlangga Tawarkan Kolaborasi Alat Berat Listrik dengan Belarus, Target Investasi Tembus US$500 Juta

Airlangga Tawarkan Kolaborasi Alat Berat Listrik dengan Belarus, Target Investasi Tembus US$500 Juta

Pemerintah membuka peluang kerja sama strategis dengan Belarus untuk mengembangkan alat berat dan bus listrik berbasis baterai buatan Indonesia.
Jalani Sidang Vonis, Nadiem: Berharap Kebenaran Menang Hari Ini

Jalani Sidang Vonis, Nadiem: Berharap Kebenaran Menang Hari Ini

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim menjalani sidang putusan terkait kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
5.000 UMK Terima Sertifikat Halal, BPJPH Bidik Perluasan Akses Pasar

5.000 UMK Terima Sertifikat Halal, BPJPH Bidik Perluasan Akses Pasar

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menyerahkan secara simbolis 5.000 sertifikat halal kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan berbagai lembaga dan perusahaan.
Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik

Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik

Selebritas papan atas tanah air Sarwendah terpantau mendatangi markas Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026) siang. Langkah tegas ini diambil eks -

Trending

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT