News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Banyak Nyamuk, Bolehkah Dibunuh? Ustaz Adi Hidayat Tegas Bilang...

Banyak nyamuk di rumah, bolehkan dibunuh atau dibasmi? Ustaz Adi Hidayat tegas bilang...
Jumat, 11 Juli 2025 - 17:57 WIB
Nyamuk demam berdarah
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Pertanyaan seputar membunuh hewan yang dianggap mengganggu di rumah seperti nyamuk, seringkali muncul di tengah masyarakat. 

Seperti diketahui, nyamuk merupakan salah satu hewan yang sering ditemui di rumah. Terlebih saat musim hujan datang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai makhluk hidup, bolehkah nyamuk dibunuh atau dibasmi?

Tak jarang, pertanyaan seputar membunuh hewan pengganggu juga dikaitkan dengan nilai pahala dan hukum dalam pandangan Islam.

Ilustrasi - Nyamuk pembawa DBD.
Ilustrasi - Nyamuk pembawa DBD.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Internet

 

Salah satu ulama ternama, Ustaz Adi Hidayat secara detail mengenai hal ini, khususnya tentang hukum membunuh cicak, yang juga bisa dikaitkan dengan hewan seperti nyamuk.

Penjelasan beliau disampaikan dalam salah satu kajiannya yang diunggah melalui kanal YouTube Kajian Islam Official pada 31 Mei 2020.

Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa semua makhluk ciptaan Allah memiliki tujuan dan fungsi tertentu. 

Beliau membagi penciptaan makhluk menjadi tiga kategori penting.

Yang pertama adalah makhluk yang membawa maslahat, yaitu kebaikan yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. 

Sebagai contoh, lebah diciptakan untuk menghasilkan madu yang bermanfaat.

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube

 

Yang kedua, menurut UAH, adalah makhluk yang dijadikan sebagai ujian berupa mudharat, yakni untuk menunjukkan adanya keburukan atau bahaya yang perlu dihindari oleh manusia. Salah satu contohnya adalah nyamuk.

"Jadi jika kita membunuh nyamuk, disitu untuk menghilangkan kotoran yang ada di dalamnya," kata Ustaz Adi Hidayat.

"Allah ciptakan nyamuk agar tahu ada sesuatu yang harus kita hindari," tambahnya.

Hal yang sama juga berlaku pada cicak. Hewan ini menurut Ustaz Adi Hidayat termasuk dalam kategori makhluk yang mengandung mudharat, selain juga menjadi ujian keimanan bagi manusia.

"Bukankah ketika cicak datang, akan ada banyak kotorannya, ada bakteri E-coli yang dibawa, dan yang dimakan pun kotoran juga. Makanan cicak nyamuk," kata UAH.

Jauhi Sifat Buruk ini, Kata Ustaz Adi Hidayat Bisa Halangi Doa Antum Dikabulkan
Jauhi Sifat Buruk ini, Kata Ustaz Adi Hidayat Bisa Halangi Doa Antum Dikabulkan
Sumber :
  • YouTube Adi Hidayat

 

Karena itu, kehadiran cicak mengindikasikan lingkungan yang kotor atau tidak sehat. 

Dalam Islam, bahkan ada hadits yang menyebutkan bahwa membunuh cicak bernilai pahala.

"Membunuh cicak itu seperti membunuh nyamuk, ada kotoran yang harus dihilangkan. Memang diciptakan untuk menandakan itu, harus dibunuh," jelas UAH.

Tak hanya itu, cicak juga diyakini sebagai hewan fasik yang punya sejarah negatif dalam Islam, karena disebut-sebut ikut meniup api saat Nabi Ibrahim dibakar, agar apinya makin menyala.

"Makanya, ketika anda membunuhnya bukan cuma menghilangkan kotoran, tapi ada pahala. Jika sekali pukul akan ada seratus kebaikan dengan berdasarkan hadits," katanya.

Sering Dianggap Sepele, Ternyata Cicak dalam Rumah Itu Bahaya dalam Islam, Ustaz Adi Hidayat Anjurkan Ini
Sering Dianggap Sepele, Ternyata Cicak dalam Rumah Itu Bahaya dalam Islam, Ustaz Adi Hidayat Anjurkan Ini
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

 

Membasmi cicak, menurut beliau, bukan hanya soal menjaga kebersihan, tetapi juga bisa menjadi bentuk ibadah yang berpahala, karena turut menjaga lingkungan dari hal-hal yang najis dan kotor.

"Kalau nggak paham hikmahnya, nanti muncul macam-macam persepsi, melanggar hak asasi kehewanan," ucap UAH.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan bahwa memahami hikmah penciptaan makhluk sangat penting agar seorang Muslim dapat mengikuti petunjuk syariat dengan benar.

Jadi, membunuh hewan seperti nyamuk dan cicak yang membawa dampak negatif bagi kesehatan dan kebersihan rumah tidak hanya dibolehkan dalam Islam, tetapi juga bisa berpahala, selama dilakukan dengan niat menjaga kebersihan dan menjalankan syariat. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober: Indonesia Punya Banyak Kesempatan untuk Menambah Medali Emas Hari ini

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober: Indonesia Punya Banyak Kesempatan untuk Menambah Medali Emas Hari ini

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober yang merupakan hari ke-14 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia tersebut.
Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

Mahkamah Agung mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang. Ini tahapan selanjutnya
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober: Indonesia Punya Banyak Kesempatan untuk Menambah Medali Emas Hari ini

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober: Indonesia Punya Banyak Kesempatan untuk Menambah Medali Emas Hari ini

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober yang merupakan hari ke-14 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia tersebut.
Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT