News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebaiknya Jangan Cuma 17 Rakaat, Tolong Kerjakan Shalat Sebanyak 40 Rakaat Sehari, Kata Ustaz Adi Hidayat Keutamaannya...

Walau yang wajib berjumlah 17 rakaat, Ustaz Adi Hidayat (UAH) menekankan setidaknya mengerjakan shalat sebanyak 40 rakaat dalam sehari karena keistimewaannya dahsyat.
Senin, 21 Juli 2025 - 13:46 WIB
Ilustrasi shalat tahajud
Sumber :
  • Unsplash/masjidmpd

tvOnenews.com - Shalat yang wajib dalam sehari berjumlah 17 rakaat, mulai dari Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.

Shalat lima waktu dengan jumlah 17 rakaat merupakan hal yang wajib dan hukumnya bersifat mutlak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika tidak mengerjakan shalat Fardhu walaupun, maka sudah masuk golongan yang terkena ancaman akibat meninggalkan kewajibannya.

Namun untuk memperindah pahala shalat Fardhu, sebaiknya umat Muslim memperbanyak ibadahnya sebanyak 40 rakaat.

Kenapa bisa begitu? Ustaz Adi Hidayat menjelaskan keistimewaan dari shalat 40 rakaat.

Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Ā 

Dalam suatu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan keistimewaan shalat 40 rakaat sebagai rahasia yang belum terungkap.

Keistimewaan shalat 40 rakaat berkaitan pada angka 40 yang dianggap memiliki banyak keutamaan dan berdampak baik untuk manusia.

"Ada beberapa karya tulis isinya tentang 40. Nabi diangkat jadi Rasul usia berapa? 40 tahun, Nabi Musa menerima wahyu selama berapa hari? 40," kata Ustaz Adi Hidayat dikutip tvOnenews.com melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official, Senin (21/7/2025).

Tak hanya itu, Ustaz Adi Hidayat melanjutkan dalam agama Islam, orang yang sudah menyentuh usia 40 tahun telah memasuki masa kematangan spiritual.

Maka dari itu, keistimewaan angka 40 juga berlaku pada pelaksanaan ibadah shalat. Maka, apabila mengerjakannya akan dapat tiga kekuatan.

"Mempercepat akselerasi terhadap kematangan kekuatan spiritual, kekuatan mental, termasuk kekuatan intelektual," jelasnya.

Desas-desus anjuran mengerjakan shalat 40 rakaat didasari dari hasil riset para ulama atau salaf.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara melaksanakan 40 rakaat sehari, sedangkan shalat yang wajib berjumlah 17 rakaat.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, sebanyak 23 rakaat berasal dari pelaksanaan ibadah shalat sunnah.

"17 ditambah dengan shalat Tahajud dengan Witir malam yang standar 11 rakaat. 17 tambah 11 berapa? 28 rakaat. 11 rakaat tuh bisa begini, 2+2+2+2+2 ujungnya 1 boleh atau 4+4+3 juga boleh," terangnya.

Bukan berarti, anjuran tersebut tidak hanya mengerjakan shalat Dhuha, Tahajud, dan Witir sebagai ibadah sunnah yang populer.

Ustaz Adi Hidayat menyarankan 12 rakaat yang tersisa melalui pelaksanaan shalat sunnah rawatib.

Anjuran melaksanakan shalat sunnah, baik dari rawatib hingga sunnah malam dijelaskan melalui hadis riwayat dan beberapa dalil Al-Quran.

"Dalilnya mana? Yang Tahajud Quran surat ke-17 ayat ke-79 sampai dengan ke-80 (Surat Al-Isra). Kalau yang rawatib hadisnya dari Imam at-Tirmidzi," lanjut dia memaparkan.

Lantas, bagaimana cara membagi 12 rakaat dari shalat rawatib?

Ustaz Adi Hidayat menyarankan minimal pertama menunaikan 4 rakaat rawatib sebelum Dzuhur, kemudian dilanjutkan 2 rakaat pasca Dzuhur.

"Setelah itu 2 rakaat Ba'da Maghrib atau dua rakaat setelah Maghrib, itu sudah 8 rakaat. Kemudian 2 rakaat setelah Isya dan 2 rakaat sebelum Subuh," paparnya.

Ustaz Adi Hidayat meyakini dengan cara tersebut sangat mudah merutinkan shalat 40 rakaat sehari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akan dibangunkan baginya satu rumah di surga yang indah. Makanya 12+28 itu 40 rakaat, maka ini yang dimaksud 40 yang pokok," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT