GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi Shalat Tiba-tiba Lihat Kotoran Cicak di Depan Sajadah, Kita Harus Bagaimana? Ustaz Khalid Basalamah Bilang...

Seorang jemaah bertanya kepada Ustaz Khalid Basalamah terkait sikap ketika mengerjakan shalat, tiba-tiba ada kotoran cicak di depan sajadah. Begini penjelasannya.
Senin, 21 Juli 2025 - 14:52 WIB
Ilustrasi cicak gecko di dalam rumah
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Dalam agama Islam, kotoran cicak menjadi pembahasan menarik terkait hukumnya.

Tak sedikit umat Muslim bertanya-tanya apakah kotoran cicak najis atau tidak. Secara fiqih, yakni bagian dari najis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau demikian, najis dari kotoran cicak tidak seberat dari anjing maupun manusia.

Alasan kotoran cicak bersifat najis, hewan kecil tersebut dianggap sangat menjijikkan dan masuk golongan fasik.

Terkadang, kotoran cicak berserakkan di rumah. Tak ayal, habitat hewan imut tersebut juga hidup di sekeliling manusia.

Namun ada juga yang masih bingung cara bersikap apabila melihat kotoran cicak di depan sajadah di tengah mengerjakan shalat.

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/SERHAT TUĞ

 

Lantas, seperti apa caranya? Apakah tetap lanjut shalat atau sebaiknya membersihkan kotoran cicak tersebut?

Salah satu ulama ternama, yakni Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan hal ini setelah ditanya seorang jemaah dalam suatu ceramahnya.

"Bagaimana kita sudah mulai shalat berjamaah di masjid, ternyata baru menyadari ada kotoran cicak di dekat tempat sujud, sahkah shalatnya?," kata Ustaz Khalid Basalamah sambil baca pertanyaan jemaahnya dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Ummu Haniya, Senin (21/7/2025).

Mulanya, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan kenapa cicak diciptakan oleh Allah SWT.

Dalam beberapa hadis riwayat, Allah SWT menciptakan hewan karena mempunyai tujuan dan manfaat tersendiri.

Ustaz Khalid Basalamah
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube

 

Hal tersebut tidak hanya berlaku pada cicak, tetapi setiap hewan juga memberikan manfaat dan kerugian untuk manusia.

"Misalnya kita bertanya kenapa Allah menciptakan babi? Kalau tidak boleh dimakan, tidak usah diciptakan sekalian. Itu akal-akalan kita sebagai manusia," jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Ustaz Khalid Basalamah juga mencontohkan kenapa shalat Fardhu diwajibkan dan jumlah rakaat hingga waktunya telah ditentukan Allah SWT.

Hal yang sifatnya mutlak, kata Ustaz Khalid Basalamah, tidak bisa dibantah oleh manusia.

"Gimana caranya kita sebagai makhluk memprotes Allah? Nggak bisa!," tuturnya.

Ia menjelaskan tentang keimanan sebagai bentuk mengikuti segala perintah dan aturan dari Allah SWT.

"Kalau masalah hikmah, bisa ada atau tidak ada. Tanpa ada pun, kita tetap menerima hukum Allah SWT," katanya.

Lantas, kenapa Allah SWT menciptakan cicak dan dianggap hewan pengganggu manusia?

"Allah memang menciptakan cicak, memang dia makhluk yang butuh makanan, walaupun disuruh dibunuh," paparnya.

Dikutip dari NU Online, hadis riwayat mengenai anjuran membunuh ciciak dari Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR. Muslim)

Melalui hadis riwayat ini, cicak merupakan hewan fuwaisiqah yang diartikan "hewan si kecil jahat".

Walau begitu, cicak sangat membantu untuk mengurangi populasi nyamuk yang terbang di dalam rumah.

Tetapi, kadang-kadang ada cicak membuang kotoran sembarangan, termasuk di sekitar orang yang tengah mengerjakan shalat.

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan jika ada kotoran cicak saat shalat, seseorang bisa berpindah atau bergeser ke sebelahnya.

"Sesuatu yang kita tidak tahu memang dasarnya, kita lihat pada saat sudah bangun dari sujud atau rakaat pertama, pas rakaat kedua kelihatan seperti kotoran cicak," papar Ustaz Khalid Basalamah.

"Kalau kamu merasa ragu ya pindah tempat. Kita bisa melangkah ke kanan atau ke kiri," sambungnya.

Perpindahan posisi tersebut memang menimbulkan kekhawatiran karena ada pergerakan tambahan di luar gerakan shalat yang sah.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, hal tersebut tidak menjadi masalah karena bagian salah satu solusi agar shalat tetap sah.

"Itu jalan solusi disampaikan oleh para ulama fiqih. Jadi, kita bisa pindah," tegasnya.

Jika merasa sudah terkena kotoran cicak saat shalat, Ustaz Khalid Basalamah mengimbau agar tetap fokus pada ibadahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan masalah sebelumnya, kita tidak tahu sempat tersentuh atau tidak, itu berhubungan dengnan masalah orang tidak tahu kondisinya. Sah saja shalatnya," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT