News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memang Bagus Baca Tahlil, Tapi Kenapa Hidup Masih Berat? Kata Syekh Ali Jaber Bisa Jadi Ada Keutamaan yang Hilang

Sering kali tanpa disadari terdapat kesalahan saat membaca tahlil, yang justru membuat keutamaannya hilang dan tidak diperoleh sebagaimana mestinya. Ternyata penyebabnya...
Jumat, 12 September 2025 - 22:53 WIB
Ilustrasi Al Quran
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Banyak umat Islam di Indonesia yang masih melestarikan tradisi Tahlilan sebagai bentuk doa yang dikirimkan kepada orang yang telah wafat.

Amalan ini bukan hanya bermanfaat bagi almarhum, tetapi juga menjadi ladang pahala bagi siapa saja yang membacanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melafalkan kalimat tahlil diyakini dapat mengundang ridha Allah sehingga berbagai urusan dunia maupun akhirat dimudahkan.

Namun, sering kali tanpa disadari terdapat kesalahan saat membaca tahlil, yang justru membuat keutamaannya hilang dan tidak diperoleh sebagaimana mestinya.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube SURAU AL SOBAH, Syekh Ali Jaber menjelaskan penyebab keutamaan tahlil tidak dapat diraih.

Seorang muslim memiliki banyak cara untuk menambah pahala, salah satunya dengan rutin membaca tahlil.

Namun, niat baik tersebut bisa menjadi sia-sia apabila masih melalaikan kewajiban, terutama shalat fardhu yang belum dikerjakan dengan sempurna.

Potret Syekh Ali Jaber
Potret Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Istimewa

 

Menurut penjelasan Syekh Ali Jaber, meskipun seseorang membaca tahlil hingga ribuan kali, keutamaannya tidak akan didapat jika ia meninggalkan shalat fardhu.

“Ribuan kali membacakan tahlil, tapi tidak memakmurkan masjid apalagi shalat subuh,” ungkap Syekh Ali Jaber pada tayangan YouTube SURAU AL SOBAH.

Lalu, keutamaan tahlil tidak jadi diraih bila seseorang tidak menjaga kehormatan keluarga hingga melakukan hal-hal yang membuat aib rumah tangga jadi tersebar.

“Ribuan kali membaca tahlil tapi tidak menjaga kehormatan rumah tangga,” ujarnya.

Tak hanya itu, seseorang dinilai sia-sia bila kerap membaca tahlil untuk memperbanyak pahala sendiri tapi tidak memperhatikan anak cucu.

Sehingga anak cucunya tidak mendapatkan pendidikan agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ribuan kali membaca tahlil tapi tidak memberi perhatian sepenuhnya kepada keturunan kita supaya menjadi sholeh dan sholehah,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Syekh Ali Jaber mengungkapkan hal tersebut dapat membahayakan keluarga hingga dapat terpuruk akibat kelalaiannya dan melupakan hal yang jauh lebih penting. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT