News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ssstt! Emangnya Ghibah Pimpinan Zalim di Kantor Lebih Berat dari Dosa Zina? Buya Yahya Jelaskan Kalau Ternyata Sesungguhnya itu Termasuk...

Benarkah bergosip atau ghibah pimpinan di kantor termasuk dosa yang lebih besar daripada zina? Buya Yahya jelaskan kalau ternyata, sebaiknya hindari hal ini
Jumat, 19 September 2025 - 15:10 WIB
Ilustrasi Ssstt! Emangnya Ghibah Pimpinan Zalim di Kantor Lebih Berat dari Zina? Buya Yahya Jelaskan Kalau Ternyata Sesungguhnya itu Termasuk...
Sumber :
  • Istockphoto

Dalam tradisi Islam, ghibah digolongkan sebagai dosa besar. Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad menjelaskan bahwa ghibah adalah menyebutkan aib seseorang ketika ia tidak hadir, dengan maksud menjatuhkan martabatnya.

Yang mengejutkan, dosa ghibah disebut-sebut lebih berat dari zina. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh At-Thabrani:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasulullah SAW bersabda, “Takutlah kalian terhadap ghibah, karena sesungguhnya ghibah lebih berat dosanya daripada zina.” 

Para sahabat bertanya, “Bagaimana bisa ghibah lebih berat daripada zina?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya seorang laki-laki berzina kemudian ia bertaubat, maka Allah langsung menerima taubatnya. Sedangkan orang yang menggibah tidak akan diampuni dosanya sampai orang yang digibah memaafkannya.” (HR. At-Thabrani dalam Al-Ausath).

Hadis ini memperlihatkan perbedaan mendasar antara zina dan ghibah. Meskipun zina adalah dosa besar yang berat, pelakunya bisa mendapatkan ampunan langsung dari Allah dengan taubat nasuha.

Sementara itu, dosa ghibah tidak cukup ditebus hanya dengan istighfar. Pelaku harus meminta maaf kepada orang yang digunjing agar Allah mengampuninya.

Dari penjelasan Buya Yahya, jelas bahwa menggibah pimpinan zalim sekalipun bukanlah sikap yang dibenarkan. Jika memang ada kebijakan yang keliru, jalan terbaik adalah menyampaikan kritik secara bijaksana, bukan menggunjing di belakang.

Buya Yahya menekankan, "Kalau ternyata itu omongan tidak jelas, ya sudah (tinggalkan). Yang jelas saja waspada, harus hati-hati. Jangan biasa menggunjing, apalagi tidak jelas."

Ghibah adalah dosa yang sangat berbahaya karena menyangkut hak sesama manusia. Berbeda dengan zina yang dosanya langsung terkait dengan Allah dan bisa diampuni dengan taubat, dosa ghibah baru terhapus bila orang yang digunjing bersedia memaafkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, menjaga lisan jauh lebih penting daripada menuruti hawa nafsu berbicara tentang aib orang lain.

Pesan Buya Yahya relevan untuk semua, terutama di lingkungan kerja yang rawan konflik dan gunjingan. Islam mengajarkan umatnya untuk menghindari prasangka, menjaga lisan, serta menyampaikan kritik dengan cara yang santun. Dengan begitu, seorang muslim bisa terhindar dari dosa besar yang bahkan lebih berat daripada zina.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AS-Saudi Serang Irak, PM Irak Gelar Pertemuan Dewan Keamanan

AS-Saudi Serang Irak, PM Irak Gelar Pertemuan Dewan Keamanan

Menanggapi serangan udara yang dilancarkan oleh AS dan Saudi terhadap fasilitas milisi Syiah, Perdana Menteri Irak Ali Faleh Al-Zaidi akan mengadakan pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional pada Rabu. Pernyataan ini dilansir dari Badan Keamanan pemerintah Irak.
Legislator: Korupsi Kepala Daerah Kebutuhan atau Keserakahan?

Legislator: Korupsi Kepala Daerah Kebutuhan atau Keserakahan?

Maraknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dan terjaring OTT KPK menjadi persoalan yang mengkhawatirkan. Pemerintah diminta segara mengatasi akar masalahnya.
Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Misteri kasus kebakaran yang menimpa sejumlah santri di sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mulai menemui titik terang. 
Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Polisi Tim Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk seorang pria berinisial SA (53), anggota komplotan pencuri spesialis gembos ban dan pecah kaca. 
Penerima MBG akan Disaring Lagi, Pemerintah Target Penataan Ulang Beres sebelum 5 Agustus

Penerima MBG akan Disaring Lagi, Pemerintah Target Penataan Ulang Beres sebelum 5 Agustus

Pemerintah menarget penataan ulang penerima Program Makan Bergizi Gratis selesai sebelum 5 Agustus 2026. Daerah dengan stunting, ibu hamil, dan balita akan jadi prioritas pertama.
Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Vini pemilik Riva Cake di Bogor merupakan pelaku UMKM yang mengikuti berbagai program pelatihan diantaranya dari Yayasan Indonesia Setara (YIS).

Trending

Viral di Media Sosial Tukang Martabak Mini di Jakarta Selatan Jadi Korban Pencurian, Dua Ponsel untuk Kado Ulang Tahun Anak Raib

Viral di Media Sosial Tukang Martabak Mini di Jakarta Selatan Jadi Korban Pencurian, Dua Ponsel untuk Kado Ulang Tahun Anak Raib

Viral di media sosial @wargajakarta.id sebuah video memperlihatkan tukang martabak mini menjadi korban pencurian.
Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Polisi Tim Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk seorang pria berinisial SA (53), anggota komplotan pencuri spesialis gembos ban dan pecah kaca. 
Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, DPR Singgung Biaya Politik hingga Kewenangan Jadi Akar Masalah Korupsi

Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, DPR Singgung Biaya Politik hingga Kewenangan Jadi Akar Masalah Korupsi

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menyinggung tingginya biaya politik, persoalan pendapatan, dan besarnya kewenangan menjadi akar persoalan korupsi di daerah.
Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Misteri kasus kebakaran yang menimpa sejumlah santri di sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mulai menemui titik terang. 
Momen Pelajar SMAN 1 Plus Matauli Berbaur dengan Puluhan Militer dari 5 Negara

Momen Pelajar SMAN 1 Plus Matauli Berbaur dengan Puluhan Militer dari 5 Negara

SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) mendadak didatangi tamu berupa 35 personel militer yang berasal Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Australia.
Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Vini pemilik Riva Cake di Bogor merupakan pelaku UMKM yang mengikuti berbagai program pelatihan diantaranya dari Yayasan Indonesia Setara (YIS).
Penerima MBG akan Disaring Lagi, Pemerintah Target Penataan Ulang Beres sebelum 5 Agustus

Penerima MBG akan Disaring Lagi, Pemerintah Target Penataan Ulang Beres sebelum 5 Agustus

Pemerintah menarget penataan ulang penerima Program Makan Bergizi Gratis selesai sebelum 5 Agustus 2026. Daerah dengan stunting, ibu hamil, dan balita akan jadi prioritas pertama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT