News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Review Film Horor Indonesia: Film Sukma Curi Perhatian, CGI Lokal Layak Disejajarkan dengan The Conjuring?

Salah satu film horor yang baru-baru ini mencuri perhatian adalah film “Sukma”. Jika dibandingkan dengan The Conjuring, Sukma jelas punya pendekatan berbeda
Sabtu, 20 September 2025 - 22:55 WIB
Review Film Horor Indonesia Film Sukma Curi Perhatian, CGI Lokal Layak Disejajarkan dengan The Conjuring
Sumber :
  • Instagram @filmsukma

tvOnenews.com - Masyarakat Indonesia dikenal memiliki ketertarikan yang besar terhadap film horor. Dari generasi ke generasi, bioskop Tanah Air kerap dipenuhi penonton yang rela antre demi menyaksikan cerita-cerita mistis yang dekat dengan budaya lokal. 

Tema horor seakan tak pernah kehilangan penggemarnya, justru semakin berkembang dengan sentuhan modern yang menggabungkan cerita rakyat, mitos, hingga teknologi sinematografi canggih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini terlihat jelas dari ramainya bioskop setiap kali film horor lokal dirilis. Antusiasme masyarakat tidak hanya sebatas menonton, melainkan juga ramai dibicarakan di media sosial, memunculkan tren baru, bahkan kadang menjadi topik hangat di kalangan anak muda. 

Film horor Indonesia kini bukan sekadar tontonan hiburan, melainkan juga bagian dari identitas budaya yang memikat penonton dengan nuansa khas Nusantara. Di tengah gempuran film internasional yang juga mengusung genre horor, film lokal justru mampu menunjukkan taringnya. 

Hal ini menjadi bukti bahwa karya anak bangsa mampu bersaing, bahkan menempati posisi penting di hati penonton. Salah satu yang baru-baru ini mencuri perhatian adalah film “Sukma”, yang berhasil menembus angka penonton fantastis hanya dalam waktu singkat.

Melansir dari YouTube Kawan Review dan Cine crib, berikut ulasan Film Sukma, yang disebut-sebut layak bersanding dengan film The Conjuring.

Sinopsis Singkat Sukma

Film horor lokal berjudul Sukma hadir dengan cerita mencekam yang mengangkat kisah misteri kematian seorang gadis yang arwahnya tak tenang. Kisah bermula ketika sekelompok remaja secara tak sengaja membuka kembali rahasia kelam di sebuah desa terpencil. 

Gangguan gaib pun mulai bermunculan, menghantui setiap langkah mereka, hingga memunculkan teror nyata yang mengancam nyawa. Sosok Sukma yang penuh dendam menjadi pusat cerita, menuntut balas atas peristiwa masa lalu yang tragis.

Atmosfer mencekam dibangun sejak awal, dengan adegan-adegan jumpscare yang tak terduga, ditambah penggunaan CGI berani yang membuat pengalaman menonton semakin intens. 

Cerita yang dekat dengan budaya lokal menjadikan Sukma lebih terasa menyeramkan bagi penonton Indonesia, karena menghadirkan suasana horor yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.

Review dan Kualitas Produksi

Sukma berhasil mencuri perhatian dengan torehan lebih dari 560 ribu penonton. Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan buah dari kerja keras panjang. Naskah ditulis selama hampir satu setengah tahun, sementara proses produksi hingga rilis memakan waktu setahun penuh.

Salah satu keunggulan Sukma ada pada pemilihan aktor yang mengutamakan kualitas akting. Film tersebut dibintangi oleh Luna Maya, Christine Hakim, Oka Antara, Kimberly Ryder, Asri Welas, Khrisna Keitaro, Anna Jobling dan Fedi Nuril.

Produser Baim Wong menegaskan, “Pemain yang kami pilih bukan karena mereka terkenal, tetapi karena kemampuan mereka. Kalau ditonton, penonton akan langsung mengerti mengapa mereka cocok dengan perannya masing-masing.”

Selain itu, proses teknis digarap serius. Mulai dari grading warna, tata suara, hingga scoring musik dilakukan dengan standar profesional. Efek CGI yang dikerjakan selama delapan bulan pun menjadi nilai tambah, membuktikan bahwa industri film Indonesia mampu menghadirkan visual menawan.

Perbandingan dengan The Conjuring

Jika dibandingkan dengan The Conjuring, Sukma jelas punya pendekatan berbeda. The Conjuring terkenal dengan gaya horor “true story” berbasis investigasi Ed dan Lorraine Warren, menghadirkan atmosfer klasik Barat dengan rumah tua, boneka berhantu, dan ritual eksorsisme. 

Review Film Horor Indonesia: Film Sukma Curi Perhatian, CGI Lokal Layak Disejajarkan dengan The Conjuring?
Review Film Horor Indonesia: Film Sukma Curi Perhatian, CGI Lokal Layak Disejajarkan dengan The Conjuring?
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube Kawan Review

 

Penonton dibuat ngeri lewat ketegangan psikologis dan nuansa religius khas Katolik.

Sementara itu, Sukma mengandalkan kekuatan lokalitas, dendam arwah, mistis pedesaan, serta nuansa budaya Nusantara yang sarat kearifan lokal. 

Jika The Conjuring menakutkan karena “realisme supranatural” ala Barat, maka Sukma membuat bulu kuduk berdiri karena kisahnya terasa dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi visual, The Conjuring memang punya standar Hollywood yang rapi dan mendetail. Namun Sukma berhasil membuktikan bahwa CGI lokal bisa tampil memukau. Dengan segala keterbatasannya, film ini menunjukkan keberanian bersaing di tengah dominasi film horor internasional.

Perbandingan dengan The Conjuring justru menunjukkan bahwa horor Nusantara punya keunikan tersendiri, mengangkat akar budaya yang lebih dekat dengan penonton Tanah Air. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi didatangi tim peneliti bahas Sunda bukan sekadar suku, tapi sumber pengetahuan, ideologi, dan kearifan lokal untuk generasi mendatang.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Perempuan Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Festival Kebaya Sunda Dilaksanakan pada Mei 2026

Perempuan Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Festival Kebaya Sunda Dilaksanakan pada Mei 2026

Dedi Mulyadi umumkan Festival Kebaya Sunda Mei 2026 di Jawa Barat, dorong kebaya jadi warisan budaya tak benda dan melestarikan identitas Sunda. Baca beritanya!
Presiden Prabowo Puji Langkah Pemprov Jateng Borong Bus Listrik Lokal: Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Tengah

Presiden Prabowo Puji Langkah Pemprov Jateng Borong Bus Listrik Lokal: Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Tengah

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dukungannya terhadap industri otomotif lokal. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT