GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Maria Febe Kusumastuti? Mantan Atlet Badminton Indonesia yang Dapat Hidayah, Mualaf hingga kini Jadi Pelatih Muslimah di Kanada!

Masih ingat Maria Febe Kusumastuti? Mantan pebulutangkis tunggal putri andalan Indonesia yang mantap jadi mualaf. Sejak masa kecil ketika ia kerap tertegun mendengar suara azan
Sabtu, 27 September 2025 - 23:52 WIB
Masih Ingat Maria Febe Kusumastuti? Mantan Atlet Badminton Indonesia yang Dapat Hidayah, Mualaf hingga kini Jadi Pelatih Muslimah di Kanada!
Sumber :
  • Instagram/@mariafebe13

tvOnenews.com - Masih ingat Maria Febe Kusumastuti? Mantan pebulutangkis tunggal putri andalan Indonesia yang mantap jadi mualaf. Simak kisahnya berikut ini.

Dunia bulutangkis Indonesia tidak hanya melahirkan deretan prestasi, tetapi juga kisah-kisah inspiratif yang membekas di hati publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya datang dari mantan tunggal putri andalan Indonesia, Maria Febe Kusumastuti, yang kini dikenal sebagai Aisyah Febe setelah memutuskan menjadi mualaf. 

Keputusannya mengucap dua kalimat syahadat bukanlah langkah instan, melainkan perjalanan panjang yang dimulai sejak masa kecil ketika ia kerap tertegun mendengar suara azan dari masjid dekat rumahnya di Boyolali.

Meski tumbuh di keluarga penganut Kristen yang taat, rasa damai yang muncul setiap kali mendengar lantunan azan membuat Febe semakin penasaran. 

Namun, perasaan itu sempat menimbulkan ketegangan di rumah karena orang tuanya sering menegurnya ketika ia terlihat larut menikmati panggilan salat. 

Mantan atlet badminton PBSI, Maria Febe
Mantan atlet badminton PBSI, Maria Febe
Sumber :
  • Antara/Wahyu Putro

 

“Ceritanya panjang, jadi ada dorongan di hati. Dulu waktu saya kecil suka dengerin azan, cuma sama orang tua sampai ditegur,” ungkap Febe dalam program Close Up di UseeTV.

Dari Pebulutangkis Andalan ke Pencarian Hidayah

Lahir pada 30 September 1989, Maria Febe pernah menjadi salah satu tunggal putri terbaik Indonesia. Puncak prestasinya tercatat pada 2010 ketika ia menembus peringkat 18 dunia versi BWF. 

Sejumlah gelar berhasil diraihnya, mulai dari juara Bitburger Open dan Australia Open, hingga runner-up Selandia Baru Open 2009. Karier gemilangnya membuat Febe menjadi bagian penting dari Pelatnas PBSI.

Lingkungan pelatnas inilah yang memperkuat langkah spiritualnya. Hampir setiap hari ia melihat rekan-rekannya yang mayoritas Muslim menjalankan ibadah, mulai dari salat lima waktu hingga tarawih di bulan Ramadan. 

Dari sanalah rasa ingin tahu Febe berkembang menjadi dorongan kuat untuk mengenal Islam lebih dalam. Ia mulai mencari tahu ajaran agama yang sejak lama membuat hatinya terasa tenteram.

Mualaf Diam-Diam hingga Berhijrah

Keputusan besar akhirnya diambil setelah bertahun-tahun menyimpan rasa penasaran. Pada 2017, Febe resmi memeluk Islam melalui bimbingan Ustaz Baihaqi Arief secara telekonferensi dari Ontario, Kanada.

Hanya segelintir orang dekat yang mengetahui keputusannya saat itu karena ia memilih tidak banyak mengumumkan kepada publik, bahkan keluarganya sempat belum mengetahui. 

“Yang tahu cuma orang tertentu doang, jadi cuma intinya aja. Aku gak mau nyebar-nyebar gitu, dan waktu itu juga orang tua aku belum tau,” tuturnya.

Tak lama setelah bersyahadat, Febe mengganti namanya menjadi Aisyah Febe. Ia juga menikah dengan sesama pebulutangkis, Andrei Adistia, pada Oktober 2017. 

Sejak saat itu, hidupnya berubah bukan hanya secara spiritual, tetapi juga dalam cara ia menatap masa depan setelah pensiun dari dunia bulutangkis profesional.

Maria Febe Kusumastuti saat berprofesi atlet Tunggal Putri Badminton Indonesia
Maria Febe Kusumastuti saat berprofesi atlet Tunggal Putri Badminton Indonesia
Sumber :
  • Instagram/@mariafebe13

 

Dari Atlet Dunia ke Pelatih Internasional

Febe memutuskan gantung raket pada usia 27 tahun setelah tampil di Indonesia Open 2017. Meski pensiun sebagai atlet, kecintaannya pada bulutangkis tidak pernah padam. 

Ia kemudian melanjutkan kiprah di dunia olahraga ini sebagai pelatih. Kini, Febe bermukim di Kanada dan aktif membagikan pengalaman serta ilmunya kepada para pemain muda. 

Sebelumnya, ia juga sempat melatih di beberapa negara lain, membuktikan bahwa pengabdiannya terhadap bulutangkis tetap berlanjut meski sudah tidak lagi tampil di lapangan.

“Saya merasa nyaman dan damai, terutama saat mendengar azan. Itu yang membuat hati saya tergerak,” kata Febe dalam wawancara dengan Okezone Sports. 

Kalimat sederhana itu menggambarkan betapa pengalaman kecil di masa lalu bisa menjadi titik awal perjalanan spiritual yang mengubah arah hidup seseorang.

Inspirasi dari Dunia Bulutangkis

Kisah Maria Febe bukanlah satu-satunya. Mantan rekan seangkatannya di tunggal putri, Adriyanti Firdasari, juga memilih berhijrah setelah pensiun. 

Firdasari, runner-up Piala Uber 2008, resmi memeluk Islam dan memutuskan berhijab pasca-Indonesia Masters 2015. 

Sama seperti Febe, Firdasari tetap mengabdikan diri pada bulutangkis dengan menjadi pelatih generasi muda.

Perjalanan kedua atlet ini menjadi bukti bahwa hidayah dapat hadir melalui pengalaman sederhana sekaligus membawa kedamaian yang mendalam. 

Dukungan publik pun mengalir deras, bukan hanya dari penggemar bulutangkis, tetapi juga dari masyarakat luas yang terinspirasi oleh keberanian mereka menempuh jalan baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Aisyah Febe menjalani kehidupan barunya dengan penuh keyakinan, baik sebagai seorang Muslimah maupun pelatih bulutangkis. 

Kisahnya mengajarkan bahwa perjalanan spiritual bisa berjalan beriringan dengan dedikasi terhadap olahraga, dan bahwa makna kesuksesan sejati bukan hanya soal prestasi di lapangan, melainkan juga kedamaian hati di luar arena. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Persib dalam situasi tertinggal di babak 16 besar  AFC Champions League Two 2025/2026. Pada laga leg pertama, tim asuhan Bojan Hodak kalah dengan skor telak 0-3 di Thailand.
Setelah Lewis Hamilton, Kini Giliran Max Verstappen yang Kritik Regulasi Baru F1 2026, Berani Sebut Mobil Musim Ini...

Setelah Lewis Hamilton, Kini Giliran Max Verstappen yang Kritik Regulasi Baru F1 2026, Berani Sebut Mobil Musim Ini...

Regulasi baru F1 2026 kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, giliran pembalap tim Red Bull Racing asal Belanda, Max Verstappen yang melontarkan kritik terbuka.
Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Motifnya

Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Motifnya

Kasus mutilasi yang terjadi di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, yang terjadi Senin (16/2/2026) kemarin, berhasil diungkap Satreskrim Polres Brebes.
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Pisces Dapat Bonus, Libra Keuntungan dari Kerja

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Pisces Dapat Bonus, Libra Keuntungan dari Kerja

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 18 Februari 2026 aries hingga pisces, lengkap dengan angka hoki dan 3 zodiak paling beruntung secara finansial besok.
Tantang Conor McGregor, Nate Diaz Bersiap Comeback usai UFC White House

Tantang Conor McGregor, Nate Diaz Bersiap Comeback usai UFC White House

Nate Diaz bersiap kembali ke oktagon UFC setelah absen panjang, dengan kemungkinan menantang Conor McGregor untuk laga ketiga, incar pertarungan besar lainnya.
Remontada Jalur Sanksi, Saingan Persib di ACL Two Resmi Dapat Hukuman WO dari AFC

Remontada Jalur Sanksi, Saingan Persib di ACL Two Resmi Dapat Hukuman WO dari AFC

Persib Bandung dan Tampines Rovers sama-sama kalah di laga leg pertama dari lawan mereka, Ratchaburi FC dan Cong An Ha Noi FC pada Rabu (11/2/2026) lalu.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT