News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Sudah Tidak Ada Rasa Cinta Lagi pada Suami, Bolehkah Minta Cerai? 

Apabila seorang istri sudah tidak memiliki rasa cinta terhadap suaminya, bolehkah minta cerai? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Minggu, 26 Oktober 2025 - 08:55 WIB
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/ANTONI SHKRABA production

tvOnenews.com - Menjalin rumah tangga bukanlah perjalanan yang selalu mulus. 

Ada kalanya cinta yang dulu menggebu perlahan memudar karena berbagai ujian dan perubahan sikap pasangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi inilah yang sering membuat seorang istri bertanya-tanya, apakah masih boleh bertahan jika rasa cinta sudah hilang? Dan jika sudah tak sanggup, bolehkah meminta cerai?

Ilustrasi pasangan bertengkar
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/Timur Weber

 

Pertanyaan ini pernah disampaikan kepada Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam sebuah kajian yang diunggah di kanal YouTube Cahaya Dakwah pada 5 Maret 2020.

Dalam kesempatan itu, seorang jamaah menceritakan kisah rumah tangganya yang telah berjalan selama sepuluh tahun. 

Ia mengaku sudah tidak lagi memiliki rasa cinta kepada suaminya, yang kerap bersikap kasar—membentak, bahkan memukul—meski sang istri telah berusaha mengajak bicara dengan baik.

Jamaah perempuan itu kemudian bertanya, apakah berdosa jika seorang istri tidak lagi mencintai suaminya?

Menanggapi hal ini, Ustaz Adi Hidayat justru memberikan selamat kepada jamaah tersebut karena sudah bertahan sejauh ini.

Potret Ustaz Adi Hidayat
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

 

"Saya ucapkan selamat kepada ibu (yang bertanya) karena Allah titipkan pria itu kepada ibu, bukan yang lain. Dan hebatnya bisa bertahan sampai 10 tahun," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, tidak semua perempuan sanggup menghadapi pasangan dengan karakter seperti itu. 

Namun, Allah memilih wanita tersebut karena tahu ia mampu menanggung ujian seperti itu. 

Dalam pandangan Ustaz Adi Hidayat, selalu ada hikmah besar di balik setiap pasangan yang Allah pertemukan.

"Seperti Allah titipkan Fir’aun kepada Asiyah, karena yang kuat hanya Asiyah. Jadi yang kuat hanya Ibu itu saja, bukan perempuan yang lain," kata UAH.

Ilustrasi Pasangan Menikah
Ilustrasi Pasangan Menikah
Sumber :
  • Pixabay

 

Menurut Ustaz Adi Hidayat, pernikahan sejatinya bukan sekadar tempat menyalurkan cinta duniawi, tetapi juga bagian dari dakwah. 

Melalui rumah tangga, seseorang belajar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Beliau mengingatkan, tujuan utama pernikahan telah Allah jelaskan dalam QS. Ar-Rum ayat 21, yaitu agar suami dan istri dapat hidup dalam ketenangan dan kasih sayang yang membawa keduanya semakin dekat kepada Allah.

"Jadi kalau ada orang berumah tangga, tidak semakin dekat dengan Allah, ada yang salah dengan rumah tangganya, ada yang tidak tepat di dalamnya," kata Ustaz Adi Hidayat.

Karena itu, setiap pasangan dipasangkan oleh Allah dengan tujuan tertentu—ada yang bersama hingga akhir hayat, ada juga yang hanya berjalan sepertiga perjalanan, seperti Asiyah dan Fir’aun. Semua memiliki peran dan pelajaran masing-masing.

UAH menegaskan bahwa Allah tidak akan memasangkan seseorang dengan pasangan yang tidak sepadan. 

Jika seorang suami bersikap keras, berarti Allah tahu bahwa sang istri memiliki kemampuan dan kekuatan untuk melewati ujian tersebut.

Ilustrasi pasangan bertengkar
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/Diva Plavalaguna

 

"Ingat baik-baik setiap interaksi suami dengan istri, di sana ada peluang pahala yang didapatkan," ujarnya.

Beliau juga menuturkan kisah tentang seorang suami yang tetap sabar menghadapi istrinya yang kasar. Ketika ditanya mengapa tetap bertahan, suami itu menjawab bahwa Allah sedang mendekatkan surga ke rumahnya.

Maknanya, setiap kesabaran dalam rumah tangga adalah peluang untuk meraih pahala dan ridha Allah, selama masih berada dalam batas yang tidak membahayakan diri.

Meski demikian, Ustaz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa Islam tidak menutup mata terhadap penderitaan.

Jika menghadapi pasangan yang tidak menyenangkan, langkah pertama adalah tetap bersabar dan berbuat baik. 

Namun jika keadaan semakin parah hingga membahayakan, syariat memberi jalan keluar secara bertahap.

Ada proses mediasi, komunikasi, hingga pemisahan sementara untuk introspeksi. 

Jika semua langkah itu sudah ditempuh namun tidak membuahkan hasil, maka syariat memperbolehkan jalan fasakh, yaitu keputusan perpisahan yang ditetapkan oleh hakim.

"Silahkan tingkatkan ibadah yang lain, mungkin suaminya akan mendapatkan pencerahan dari wanita lain. Semua jalannya ada. Tapi jalan yang pertama jangan pernah berpikir untuk berpisah dahulu," jelasnya.

"Cara berpikirnya adalah, mungkin bukan cinta yang Allah tugaskan kepada saya, tapi surga yang sedang Allah turunkan kepada saya," tambahnya.

Namun, jika kekerasan fisik sudah mengancam keselamatan, maka hukum pernikahan bisa berubah:

- Sunnah dalam kondisi normal,

- Makruh jika sudah membahayakan fisik,

- Haram jika sampai mengancam nyawa atau menjauhkan dari Allah.

Dalam kondisi terakhir inilah, fasakh menjadi jalan yang dibenarkan oleh agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penutup, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan agar setiap perjuangan dalam rumah tangga diniatkan sebagai ibadah. 

Dengan niat itu, segala kesulitan akan bernilai pahala, dan setiap air mata menjadi saksi kesabaran yang dicatat oleh Allah. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Persib Bandung kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar Liga Super 2025-2026. Hingga pekan ke-25, Maung Bandung masih ...
Polisi Beberkan Fakta Baru yang Mencengangkan Terkait Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

Polisi Beberkan Fakta Baru yang Mencengangkan Terkait Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

Polisi bocorkan fakta baru yang mencengangkan di balik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi
Respons Pedas Ono Surono Terkait Rumahnya Digeledah KPK

Respons Pedas Ono Surono Terkait Rumahnya Digeledah KPK

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono lontarkan respons pedas terkait rumahnya digeledah KPK saat mengunjungi Sumedang, Jumat (3/4/2026).
Cerita Pelatih Persis Solo soal Pemain Asingnya Keracunan jelang Hadapi PSM

Cerita Pelatih Persis Solo soal Pemain Asingnya Keracunan jelang Hadapi PSM

 Persis Solo akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan ber-
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.
Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, isi pembahasan pertemuan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. 
Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Respons cepat Dedi Mulyadi saat diajak Melanie Subono bahas nasib gajah Sumatera di Bandung Zoo menuai pujian. Fokus pada perbaikan kesejahteraan satwa.
Eropa Mulai Ikat Pinggang untuk Hadapi Krisis Energi

Eropa Mulai Ikat Pinggang untuk Hadapi Krisis Energi

Eropa mulai ikat pinggang dalam menghadapi krisis energi berkepanjangan seiring pasokan minyak dan gas yang semakin ketat akibat konflik geopolitik yang belum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT