News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat 7 November 2025 Singkat Padat: Para Nabi Itu Pejuang Kemerdekaan yang Hakiki

Berikut teks khutbah Jumat 7 November 2025 singkat padat edisi Hari Pahlawan 2025 berjudul Para Nabi Itu Pejuang Kemerdekaan yang Hakiki.
Kamis, 6 November 2025 - 16:56 WIB
Ilustrasi khutbah Jumat
Sumber :
  • Pexels/David McEachan

tvOnenews.com - Di tengah semangat bangsa jelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2025, khutbah Jumat kali ini mengingatkan bahwa sejatinya para Nabi adalah pejuang kemerdekaan yang sesungguhnya. 

Namun, bukan kemerdekaan dari penjajahan bangsa lain, melainkan pembebasan manusia dari penghambaan kepada sesama makhluk menuju penghambaan hanya kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut teks khutbah Jumat jelang Hari Pahlawan 2025, berjudul 'Para Nabi Itu Pejuang Kemerdekaan yang Hakiki' dilansir dari pabrikjammasjid.com.

 

Khutbah Pertama

Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam. Kita memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, serta bersyukur atas nikmat iman dan Islam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Tema khutbah kali ini mengajak kita merenungkan perjuangan para Nabi sebagai sosok pembawa kemerdekaan sejati. Nabi-nabi Allah tidak berjuang untuk membebaskan wilayah kekuasaan, melainkan membebaskan hati dan pikiran manusia dari kesesatan dan penindasan.

Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad SAW, misalnya, berjuang melawan bangsanya sendiri yang menolak kebenaran. Sementara Nabi Musa ‘alaihi salam berhadapan dengan Firaun untuk membebaskan Bani Israil dari perbudakan dan penindasan.

Ilustrasi shalat Jumat
Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Unsplash/Rumman Amin

 

Kemerdekaan yang dibawa para Nabi bukanlah nasionalisme, melainkan pembebasan akidah dan akhlak umat manusia. Nabi Nuh ‘alaihi salam selama 950 tahun berdakwah agar kaumnya meninggalkan penyembahan berhala. Namun hanya sedikit yang mengikuti seruannya. Allah SWT berfirman:

وَقَالُوْا لَا تَذَرُنَّ اٰلِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَّلَا سُوَاعًا ەۙ وَّلَا يَغُوْثَ وَيَعُوْقَ وَنَسْرًاۚ

Artinya: Mereka berkata, ‘Jangan sekali-kali kamu meninggalkan tuhan-tuhanmu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan Wadd, Suwā‘, Yagūṡ, Ya‘ūq, dan Nasr.’ (QS. Nuh:23)

Begitu pula Nabi Luth ‘alaihis salam yang berjuang membebaskan kaumnya dari perilaku menyimpang. Allah SWT berfirman:

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ

Artinya: Dan (Kami juga telah mengutus) Luth kepada kaumnya...” (QS. Al-Araf: 80–83)

Nabi Syu’aib ‘alaihis salam pun menyeru kaumnya agar jujur dalam berdagang dan meninggalkan penyembahan berhala. Allah berfirman:

فَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ**

Artinya: “Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia...” (QS. Al-A’raf: 85)

Dari kisah para Nabi ini, kita belajar dua hal besar tentang makna kemerdekaan sejati:

1. Merdeka dalam akidah, membebaskan manusia dari penyembahan kepada makhluk menuju penyembahan kepada Allah semata.

2. Merdeka dalam akhlak, membebaskan diri dari hawa nafsu dan perilaku yang merusak martabat manusia.

Allah SWT berfirman:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut.” (QS. An-Nahl: 36)

Rasulullah SAW pun menegaskan:

بُعِثتُ لأُتَمِّمَ صالِحَ الأخْلاقِ**

Artinya: “Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.” (HR. Ahmad dan Al-Bukhari)

Ilustrasi shalat Jumat
Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Pexels/Mohammed Alim

 

Khutbah Kedua

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Sepertiga isi Al-Qur’an berisi kisah para Nabi yang sarat pelajaran, terutama tentang perjuangan mereka dalam memerdekakan umat. Salah satu kisah terbesar adalah perjuangan Nabi Musa ‘alaihis salam melawan Firaun. Tanpa pasukan dan kekuatan duniawi, beliau berani menegakkan kebenaran dengan iman dan tawakkal hingga akhirnya Allah menenggelamkan Firaun di laut.

Namun, tak ada perjuangan yang lebih agung daripada perjuangan Nabi Muhammad SAW. Beliau memulai dakwah sendirian, menghadapi penentangan, boikot, hingga hijrah. Dalam 23 tahun, Rasulullah SAW berhasil membebaskan manusia dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya Islam — dari penghambaan kepada sesama manusia menuju penghambaan hanya kepada Allah SWT.

Sejarah mencatat, perjuangan Nabi SAW melahirkan masyarakat berakidah lurus, berakhlak mulia, dan berperadaban tinggi. Tak heran jika Michael H. Hart dalam bukunya *“The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History”* menempatkan Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh paling berpengaruh dalam sejarah manusia.

Dari seluruh kisah tersebut, kita memahami bahwa kemerdekaan sejati bukan sekadar bebas dari penjajahan, melainkan bebas dari belenggu hawa nafsu, kesesatan, dan penyimpangan moral. Para Nabi adalah teladan abadi dalam memperjuangkan kemerdekaan hati, akal, dan iman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semoga khutbah ini menjadi pengingat agar kita terus meneladani perjuangan para Nabi, membebaskan diri dari dosa dan memperjuangkan kemerdekaan spiritual di jalan Allah SWT. 

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY Geram, Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL Imbas Gugurnya PrajuritTNI di Lebanon

SBY Geram, Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL Imbas Gugurnya PrajuritTNI di Lebanon

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendesak supaya Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menghentikan UNIFIL buntut tiga prajurit TNI gugur di Lebanon.
Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Kecewa usai Mengadu ke Ombudsman RI, Penanganan Kasus Terkendala Penentuan Kewenangan

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Kecewa usai Mengadu ke Ombudsman RI, Penanganan Kasus Terkendala Penentuan Kewenangan

Orang tua siswa SMK IDN Bogor kecewa usai mengadu ke Ombudsman RI, penanganan kasus masih belum jelas karena terkendala penentuan kewenangan.
Pesan Menyentuh Jorge Martin untuk Aprilia usai Berhasil Kembali ke Podium di MotoGP 2026

Pesan Menyentuh Jorge Martin untuk Aprilia usai Berhasil Kembali ke Podium di MotoGP 2026

Kebangkitan Jorge Martin di MotoGP 2026 menjadi salah satu cerita paling menarik musim ini, setelah sebelumnya sempat terpuruk akibat cedera panjang.
Enggak Ada Adab! Mahasiswa Untirta Dilaporkan ke Polisi Usai Tertangkap Basah Intip dan Rekam Dosen di Kamar Mandi

Enggak Ada Adab! Mahasiswa Untirta Dilaporkan ke Polisi Usai Tertangkap Basah Intip dan Rekam Dosen di Kamar Mandi

Aksi cabul mahasiswa Untirta viral di media sosial, terungkap bahwa ia ketahuan sedang mengintip sekaligus merekam seorang dosen yang sedang ada di kamar mandi.
Marc Marquez Terang-terangan Prediksi Bakal Kesulitan Hadapi Marco Bezzecchi di MotoGP 2026

Marc Marquez Terang-terangan Prediksi Bakal Kesulitan Hadapi Marco Bezzecchi di MotoGP 2026

Marc Marquez terang-terangan mengakui bahwa dirinya dan Ducati masih tertinggal dalam persaingan di MotoGP 2026, terutama dari dominasi Marco Bezzecchi bersama Aprilia.
Cyrus Margono Catatkan Debut Minor, Bhayangkara FC Berhasil Permalukan Persija Jakarta

Cyrus Margono Catatkan Debut Minor, Bhayangkara FC Berhasil Permalukan Persija Jakarta

Bhayangkara FC menang dengan skor akhir 3-2 dari Persija Jakarta. Skor ini pun membuat Bhayangkara FC berhasil mengamankan poin penuh di kandang sendiri, Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026).

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT