News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolehkah Umat Islam Membuat dan Mengirim Kue kepada Teman Nasrani saat Natal?

Buya Yahya jelaskan hukum membuat dan mengirim kue kepada teman Nasrani saat Natal. Boleh asal bukan kue khusus perayaan agama dan tanpa niat ibadah.
Kamis, 25 Desember 2025 - 12:18 WIB
Ilustrasi Perayaan Natal
Sumber :
  • Freepik/tirachardz

tvOnenews.com - Menjelang perayaan Natal, banyak umat Islam yang bekerja di bidang kuliner atau bisnis kue mempertanyakan hukum membuat dan mengirim kue kepada teman atau pelanggan nonmuslim yang merayakan hari besar tersebut.

Apakah hal itu diperbolehkan dalam Islam, atau justru termasuk dalam bentuk ikut merayakan perayaan agama lain?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan ini dijawab secara jelas oleh Buya Yahya, melalui kajian yang diunggah di kanal YouTube Al Bahjah TV.

Menurut Buya Yahya, hukum membuat atau menjual kue kepada umat Nasrani pada momen Natal boleh, selama tidak ada unsur khusus yang menunjukkan bahwa kue tersebut dibuat untuk kepentingan ibadah atau ritual keagamaan mereka.

“Anda membuat kue asal kuenya bukan yang khusus untuk perayaan hari raya mereka adalah sah halal. Kuenya kue biasa, rotinya ya kotak. Ramadan kue kotak, Natal kue kotak, suka-suka yang beli. Anda boleh jual kepada mereka,” kata Buya Yahya.

Artinya, seorang muslim yang bekerja sebagai pembuat kue atau pemilik toko kue tidak dilarang menjual produknya kepada siapa pun, termasuk kepada orang Nasrani yang mungkin membeli kue untuk perayaan Natal.

Namun, ada batasan niat dan bentuk yang harus diperhatikan agar tidak termasuk dalam kategori membantu ibadah agama lain.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Al Bahjah TV

“Yang nggak boleh membuat kue spesial, kue Natalan, kue ini jadi nggak boleh karena anda mengkhususkan dan anda punya niat,” tambah Buya Yahya.

Beliau menjelaskan, perbedaan terletak pada niat dan tujuan pembuatan kue. Jika kue dibuat secara umum dan tidak dikhususkan untuk Natal, misalnya hanya kue tart, brownies, atau kue kering biasa maka hal itu halal dan tidak masalah dijual kepada siapa pun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, jika seseorang sengaja membuat kue berbentuk simbol-simbol keagamaan, seperti salib atau patung Yesus, atau memberi hiasan bertuliskan “Merry Christmas”, maka hukumnya menjadi tidak diperbolehkan, karena termasuk dalam menolong kegiatan ibadah agama lain.

“Kue yang beli siapa saja, jadi boleh anda bikin kue yang membeli orang Nasrani sah boleh. Yang nggak boleh adalah anda membuat sesuatu yang khusus memang sengaja untuk ibadah mereka, berarti anda menolong,” tegas Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT