Anjuran Aktivitas saat Akhir Tahun 2025 atau Menyambut Tahun Baru 2026 untuk Umat Muslim
- tvOnenews.com/ Istimewa
Jakarta, tvonenews.com- Merayakan akhir tahun atau menyambut tahun baru sudah menjadi budaya di berbagai negara, termasuk indonesia. Umumnya dihiasi dengan pesta kembang api atau petasan.
- tvOnenews.com - Angelia Nafriana
Seperti diketahui, tahun Baru Masehi (1 Januari) bukanlah hari raya keagamaan umat Muslim. Maka secara umum tidak ada kewajiban umat muslim merayakannya.
Namun untuk menyambut akhir tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026 ini, umat muslim dianjurkan untuk lebih bijak dan proporsional.
Berikut dirangkum dari berbagai sumber dan saran Ustaz Adi Hidayat yang disapa UAH. Secara keseluruhan mengajak agar umat muslim senantiasa selalu mau memperbaiki diri.
Yang dianjurkan
-Muhasabah (introspeksi diri): mengevaluasi diri, memperbaiki akhlak, belajar lebih rajin, dan meningkatkan ibadah.
-Berdoa kepada Allah agar diberi kebaikan, kesehatan, dan kemudahan di masa depan
-Mengisi waktu dengan hal positif: belajar, membaca Al-Qur’an, membantu orang tua, atau kegiatan bermanfaat lainnya.
-Tetap beraktivitas normal (sekolah, keluarga, dll).
"datang tahun yang baru, bulan yang baru, baik terkait persoalan kelahiran kita pribadi ataupun juga tahun berganti dalam kehidupan Masehi ataupun Hijriahkah itu," ungkap Ustaz Adi Hidayat dilansir tvOnenews.com dari PP Muhammadiyah, Selasa (30/12/2025).
"Dengan ini Nabi SAW memberikan satu contoh yang kuat agar setiap datang waktu berganti, jangankan tahun, bahkan setiap detik, koreksi diri kita, untuk meningkatkan amal saleh kita," imbuhnya.
Berikut ini doa akhir tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026, bisa dipraktikan oleh anda:
Dirangkum dari Antara dan NU online, doa akhir tahun 2025 bisa anda amalkan dengan membacanya sebanyak tiga kali sebelum waktu Magrib atau menjelang pergantian tahun.
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Load more