Teks Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Tahun Baru, Momentum untuk Refleksi dan Muhasabah Diri
- AI ChatGPT
Ayat ini menegaskan bahwa setiap pergantian waktu adalah pengingat agar kita menilai kembali amal perbuatan. Apakah hari-hari yang telah berlalu lebih banyak diisi dengan ketaatan atau justru kelalaian?
Rasulullah SAW bersabda:
“Orang cerdas adalah orang yang rendah diri dan beramal untuk kehidupan setelah kematian, dan orang lemah adalah orang yang mengikutkan dirinya pada hawa nafsunya dan berangan-angan atas Allah." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Tahun baru adalah kesempatan memperbaiki niat, memperbaiki ibadah, dan memperbaiki akhlak. Jika di tahun lalu kita lalai dalam shalat, mari kita jaga shalat tepat waktu. Jika lisan kita sering menyakiti, mari kita jaga ucapan. Jika hubungan dengan sesama masih renggang, mari kita perbaiki dengan saling memaafkan.
Ingatlah, umur yang berkurang tidak akan pernah kembali, sementara amal yang tertinggal akan dimintai pertanggungjawaban.
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
Hadirin rahimakumullah,
Marilah kita jadikan tahun 2026 sebagai tahun perbaikan diri. Jangan biarkan hari-hari berlalu tanpa makna. Perbanyak istighfar, perkuat iman, dan hiasi hidup dengan amal kebaikan. Jangan menunda taubat, karena kita tidak pernah tahu apakah masih diberi kesempatan bertemu tahun berikutnya.
Rasulullah SAW mengingatkan:
“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: wakmu mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum kefakiranmu, luangmu sebelum sibukmu, hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al-Hakim)
Load more