News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tafsir Juz Amma: Makna Surat Al-Ghasyiyah dan Gambaran Dahsyat Hari Akhir, Penjelasan Ustaz Firanda Andirja

Surat Al-Ghasyiyah menjadi salah satu surat istimewa dalam Al-Qur’an. Rasulullah SAW kerap membacanya dalam pertemuan besar umat Islam, seperti salat Jumat, ...
Kamis, 1 Januari 2026 - 22:52 WIB
Ilustrasi membaca Al-Quran
Sumber :
  • Pexels/RDNE Stock project

tvOnenews.com — Surat Al-Ghasyiyah menjadi salah satu surat istimewa dalam Al-Qur’an. Rasulullah SAW kerap membacanya dalam pertemuan besar umat Islam, seperti salat Jumat, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Pilihan Nabi ini menunjukkan kemuliaan serta pesan penting yang terkandung dalam surat tersebut, terutama sebagai pengingat bagi kaum muslimin tentang akhir kehidupan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara bahasa, Al-Ghasyiyah bermakna sesuatu yang meliputi. Para ulama tafsir berbeda pendapat tentang makna kata tersebut.

Ustaz Firanda Andirja
Ustaz Firanda Andirja
Sumber :
  • Tangkapan/Ustaz Firanda Andirja Official

"Sebagian menyebut Al-Ghasyiyah sebagai salah satu nama neraka, karena api neraka meliputi seluruh tubuh penghuninya," kata Ustaz Firanda Andirja dilansir dari Youtube resminya, Kamis (1/1/2025).

Pendapat lain menyatakan Al-Ghasyiyah adalah salah satu nama hari kiamat, yang kengerian dan kedahsyatannya meliputi seluruh manusia.

Ada pula yang menafsirkan Al-Ghasyiyah sebagai gambaran kondisi penghuni neraka itu sendiri.

Pendapat yang paling kuat, menurut para ulama, adalah bahwa Al-Ghasyiyah merujuk pada hari kiamat, sebagaimana konteks ayat-ayat berikutnya yang menggambarkan kondisi wajah-wajah manusia pada hari tersebut.

Allah SWT kemudian menjelaskan keadaan manusia pada hari kiamat. Wajah-wajah penghuni neraka digambarkan tunduk, ketakutan, dan penuh kehinaan.

Mereka sebelumnya hidup dalam kelalaian dan kesenangan dunia, tanpa rasa takut kepada Allah. Namun di akhirat, mereka dipaksa tunduk dan merasakan ketakutan yang luar biasa.

Allah berfirman bahwa mereka adalah orang-orang yang “beramal dengan lelah” (amilatun nasibah). Para ulama menjelaskan makna ayat ini dengan dua tafsir.

Pertama, mereka adalah orang-orang yang bersungguh-sungguh beribadah di dunia, namun amalnya tidak dilandasi iman dan sunnah, sehingga berujung pada neraka.

Kedua, mereka adalah penghuni neraka yang disiksa dengan pekerjaan berat dan melelahkan di akhirat sebagai bagian dari azab.

Neraka digambarkan sebagai tempat yang sangat panas, dengan api yang telah dipanaskan selama ribuan tahun.

Penghuninya diberi minuman dari mata air yang mendidih dan makanan yang tidak mengenyangkan, seperti pohon zaqqum, ghislin, dan tumbuhan berduri.

Makanan dan minuman itu bukan untuk memberi kenikmatan, melainkan menambah penderitaan.

Berbeda dengan penghuni neraka, Allah menggambarkan wajah-wajah penghuni surga berseri-seri dan penuh kebahagiaan. Mereka ridha atas amal yang telah mereka lakukan di dunia.

Di surga, tidak ada perkataan sia-sia, tidak ada kesedihan, dan tidak ada rasa takut.

Penghuni surga menikmati mata air yang mengalir, tempat duduk yang tinggi, minuman yang tersedia, bantal-bantal yang tersusun rapi, serta permadani yang terhampar indah.

Pada bagian akhir surat, Allah SWT mengajak manusia untuk merenungkan tanda-tanda kekuasaan-Nya melalui ciptaan-Nya: Unta yang diciptakan dengan sempurna, langit yang ditinggikan tanpa tiang, gunung yang dipancangkan kokoh, dan bumi yang dihamparkan agar layak dihuni. Semua itu menjadi bukti kebesaran Allah bagi siapa saja yang mau berpikir.

Allah menegaskan bahwa tugas Rasulullah hanyalah menyampaikan peringatan. Hidayah sepenuhnya berada di tangan Allah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang siapa berpaling dan ingkar, maka baginya azab yang besar. Dan pada akhirnya, seluruh manusia akan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya.

Surat Al-Ghasyiyah hadir sebagai peringatan yang kuat agar manusia tidak terbuai oleh dunia, serta mempersiapkan diri menghadapi hari ketika seluruh amal akan diperhitungkan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cerita kepada Dedi Mulyadi, Ayah Bilang Pernah Dipukul Pakai Kayu oleh Taufik Hidayat Imbas Tak Ada Lauk

Cerita kepada Dedi Mulyadi, Ayah Bilang Pernah Dipukul Pakai Kayu oleh Taufik Hidayat Imbas Tak Ada Lauk

Tata, ayah tersangka Taufik Hidayat (30) mengaku kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bahwa dirinya pernah dipukul oleh anaknya akibat tidak ada lauk.
Wujud Nyata Pilar Sosial ESG, Pegadaian Syariah Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Santuni Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

Wujud Nyata Pilar Sosial ESG, Pegadaian Syariah Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Santuni Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

PT Pegadaian (Persero) Cabang Pelayanan Syariah (CPS) Pondok Aren mempertegas komitmen tanggung jawab sosialnya melalui aksi nyata di wilayah Tangerang Selatan.
Penunjukan KGPAA Paku Alam X sebagai Plh Gubernur DIY Picu Spekulasi, Sekda Ungkap Sultan HB X Sedang Jalani Cuti Medis

Penunjukan KGPAA Paku Alam X sebagai Plh Gubernur DIY Picu Spekulasi, Sekda Ungkap Sultan HB X Sedang Jalani Cuti Medis

Sekda DIY memastikan Sri Sultan sedang ada keperluan medis. KGPAA Paku Alam X ditunjuk untuk menjalankan tugas Gubernur selama Sri Sultan berhalangan sementara.
Mengenal Istilah Rekonstruksi Wajah di Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Selama 3 Tahun

Mengenal Istilah Rekonstruksi Wajah di Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Selama 3 Tahun

Sadis, pria bernama Taufik Hidayat diduga melakukan penyekapan pada wanita selama 3 tahun di Bandung. Korban disebut bakal dapat perawatan rekonstruksi wajah
Sony Sonjaya Berharap Dapat Perlindungan LPSK hingga Bawa-bawa Nama Bharada E, Padahal JC Sudah Ditolak Kejagung

Sony Sonjaya Berharap Dapat Perlindungan LPSK hingga Bawa-bawa Nama Bharada E, Padahal JC Sudah Ditolak Kejagung

Kuasa hukum Sony Sonjaya yakin pengajuan JC ke LPSK menjadi hak yang dijamin oleh undang-undang, meski sebelumnya permohonan serupa ditolak oleh Kejaksaan Agung.
Kejati Kembali Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi di Kementerian PU, Seret Pegawai Setjen Cipta Karya

Kejati Kembali Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi di Kementerian PU, Seret Pegawai Setjen Cipta Karya

Tim Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta kembali menetapkan dua tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi pelaksanaan belanja rutin di Kementerian PU.

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan masa kecil Taufik Hidayat diungkap Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, sebut pelaku sudah menunjukkan tanda-tanda kenakalan.
Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso sorot status hukum mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT