20 Kata-kata Ustaz Adi Hidayat di Tahun Baru 2026, Beri Pesan Menyejukkan untuk Pejabat hingga Masyarakat
- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah Ustaz Adi Hidayat memberikan kata-kata menyejukkan di momentum Tahun Baru 2026. Hal ini mengingat perayaan Tahun Baru Masehi berlangsung sejak Kamis, 1 Januari 2026.
Sementara dalam hitungan penanggalan kalender Hijriah, Tahun Baru 2026 bertepatan pada tanggal 12 Rajab 1447 Hijriah. Untuk itu, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan harapan baru di awal tahun 2026.
"Tentu kita berharap setiap pergantian waktu. Tidak hanya tahun, bulan, pekan, hari, bahkan menit, detik senantiasa membawa kebaikan untuk kita semua," ujar Ustaz Adi Hidayat dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Adi Hidayat Official, Jumat (2/1/2025).
"Dan diberi kemampuan kita semua tanpa kecuali untuk mengoleksi beragam bentuk kebaikan, menampilkan karya-karya mulia yang bermanfaat untuk kita di kehidupan dunia ini dan juga sebagai bekal terbaik untuk pulang menghadap Allah SWT," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, UAH sapaan akrabnya, memberikan pesan kepada kalangan pejabat hingga seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Di Tahun Baru 2026, ia berharap agar semua umat Muslim di Indonesia meningkatkan takwa kepada Allah SWT.
Tim tvOnenews.com telah merekap setidaknya ada 20 pesan untuk para pejabat hingga seluruh lapisan masyarakat yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat di momen Tahun Baru 2026.
20 Kata-kata Ustaz Adi Hidayat di Tahun Baru 2026
- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
Berikut adalah kumpulan kata-kata dari Ustaz Adi Hidayat yang mengandung pesan untuk pejabat dan masyarakat Indonesia di Tahun Baru 2026.
Pesan untuk Pejabat
1. Mari kita semua berupaya meningkatkan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa, Allah Subhanahu wa Ta'ala. Takwa adalah gambaran dari kolektivitas kebaikan.
2. Segala bentuk sifat-sifat dan karya-karya baik disebut dengan takwa. Artinya, meningkatkan takwa adalah upaya untuk meningkatkan karya-karya terbaik.
3. Mari meningkatkan segala program bermanfaat segala hal yang mengandung maslahat bagi kehidupan dalam konteks berbangsa dan bernegara.
4. Mari kita belajar dari kekurangan-kekurangan yang mungkin terjadi di tahun yang lalu, khususnya setelah kita ketahui, kita berupaya untuk menyempurnakan bila ada hal-hal yang kurang, itu pertanda kita manusia.
5. Bila ada hal-hal salah yang tampak, itu tandanya kita harus kembali untuk memperbaiki. Orang baik adalah orang yang berupaya memperbaiki kesalahan mungkin terjadi.
6. Orang yang mulia bukan orang yang tidak pernah salah, tapi orang yang berupaya menampilkan kesalehan setelah berbuat salah. Sepanjang kita manusia, kita pernah berbuat salah.
7. Kita berupaya membawa resolusi baru di tahun ini, mudah-mudahan Allah memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki kekurangan kita, menggugurkan dosa-dosa kita, dan menanamkan tekad yang baik untuk mulai berkarya positif.
8. Jabatan hanya sementara. Bagi para pejabat di level mana pun, sungguh Anda yang terpilih, bukan yang lain.
9. Jabatan itu sudah pasti akan dievaluasi, dipertanggungjawabkan. Bila tidak di dunia, tentu saja di akhirat. Kita tentu dengan rasa cinta bermohon pada Allah agar proses evaluasi itu berlangsung ringan.
10. Hisaban Yasiro, memberikan manfaat, memberikan kredit yang positif, sehingga dengan itu berpeluang mendapatkan rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala.
11. Kita masih punya peluang untuk mentransformasikan diri kita berubah menjadi pribadi lebih bermakna. Untuk teman-teman yang diamanahi Allah SWT, dengan kedudukan, dengan jabatan, mari kita coba evaluasi kebijakan-kebijakan di masa lalu, sekiranya tampil beragam kekurangan, kita berupaya melengkapi dengan kebaikan di tahun ini.
Pesan untuk Masyarakat, Tokoh Agama, Pengusaha, dan Politisi
12. Teman-teman yang dititipi pengetahuan, para ustaz, para kiai, para habaib, tokoh-tokoh, kita berharap agar pengetahuan yang Allah titipkan bisa dimaksimalkan untuk mencerahkan masyarakat, membimbing kepada keanekaragaman manfaat dan membawa semangat untuk memajukan kehidupan berbangsa, bernegara dalam konteks beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
13. Hal yang bukan porsi kita akan lebih baik kita tinggalkan, akan lebih baik berfokus pada titipan yang dianugerahkan kepada kita semua.
14. Teman-teman pengusaha, mari berusaha dengan jujur, mari berusaha dengan cara yang benar. Rezeki sudah Allah tetapkan. Cara mencarinya pun aturannya sederhana, ini yang halal, ini yang haram. Jika bisa mendapatkan yang halal, mengapa harus bertarung untuk meraih yang haram?
15. Marilah kita buat resolusi baru. Toh juga makan kita terbatas, berpakaian sehari barangkali hanya satu lapis, makan sehari mungkin hanya tiga kali. Tidak salah mengumpulkan, tapi mengumpulkan dengan cara yang salah, itu jadi persoalan.
16. Teman-teman di seluruh kalangan masyarakat, mari kita selalu optimis menghadirkan kedamaian, ketentraman. Mari jauhilah ketegangan yang setidaknya memberikan segala dampak tidak positif.
17. Segala yang tidak baik harus kita koreksi, segala yang buruk harus diperbaiki. Tapi akan lebih elok kalau kita menampilkan cara-cara terbaik juga, yang membangun harmoni.
18. Para politisi, silakan bertarung dengan ide, dengan pikiran-pikiran terbaik di ranah politiknya tanpa harus mengondisikan sensitivitas tinggi di masyarakat dan menularkan beragam macam pengaruh yang berpotensi menghadirkan ketegangan.
19. Teman-teman yang aktif di dunia usaha, dunia bisnis dimohon dengan sangat untuk bisa melihat kembali, menata kembali bidang-bidang bisnis yang ditekuni. Jangan sampai terjadi hal-hal tidak diinginkan, menampilkan bencana-bencana dalam skop sangat besar dengan korban yang bukan hanya lingkungan, tapi juga manusia yang tinggal di sekitarnya.
20. Masyarakat tetap optimis, jangan merasa fakir, jangan merasa miskin. Sepanjang kita meyakini bahwa kita adalah hamba dari Tuhan yang Maha Kaya, bagaimana kita merasa fakir kalau Tuhan kita Maha Kaya? Yang lebih penting ketersambungan kita dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
(hap)
Load more