Ustaz Adi Hidayat Ungkap Tiga Amalan Pokok Ramadhan, Bukan Sekadar Tahan Lapar dan Haus
- YouTube
tvOnenews.com - Menjelang bulan suci Ramadhan, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan umat Islam untuk memahami esensi sebenarnya dari ibadah puasa.
Menurutnya, tidak semua orang yang berpuasa otomatis meraih derajat takwa.
Hal ini dijelaskan dalam tafsir Al-Quran, surat Al-Baqarah yang menyebutkan “la‘allakum tattaqun” yang artinya agar kamu menjadi orang bertakwa.
Ustaz Adi menegaskan bahwa kata "la‘alla” dalam ayat tersebut mengandung makna harapan yang tidak akan tercapai kecuali dengan kesungguhan dan keseriusan.
Artinya, tidak semua orang yang berpuasa akan otomatis mendapatkan takwa, kecuali mereka yang benar-benar menjalankan ibadah dengan penuh kesungguhan.
“Ketika Allah menutup ayat puasa dengan kata la‘allakum tattaqun, seakan memberi pesan bahwa tidak semua orang yang puasa akan naik derajatnya menjadi takwa, kecuali yang serius puasanya,” ujar Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya.
Untuk mencapai kesungguhan tersebut, Rasulullah SAW memberikan tiga amalan utama sebagai kurikulum Ramadhan yang dapat diamalkan umat Islam agar ibadah puasanya lebih bermakna dan mendatangkan keberkahan.
1. Meningkatkan Salat Fardu dan Sunnah
Amalan pertama yang ditekankan adalah memperbanyak salat, baik yang wajib maupun sunnah.
“Kalau ingin meningkat, berarti bukan hanya salat fardu, tapi juga tambah salat sunnahnya,” jelas Ustaz Adi.
Rasulullah SAW bersabda, :Siapa yang salat dua belas rakaat salat sunnah rawatib setiap hari, maka Allah bangunkan untuknya satu rumah di surga.”
Salat sunnah rawatib ini terdiri dari dua rakaat sebelum Subuh, empat rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat setelah Zuhur, dua rakaat setelah Magrib, dan dua rakaat setelah Isya.
Selain itu, Ustaz Adi juga menyarankan untuk menambah salat-salat sunnah lainnya seperti salat Dhuha, salat Tahajud, hingga Witir.
Waktu terbaik salat Dhuha, misalnya, dibagi menjadi tiga: awal sekitar pukul 06.00, pertengahan sekitar pukul 09.00, dan akhir menjelang Zuhur.
“Salat Dhuha bisa jadi sebab datangnya rezeki dan menjadi perisai dari musibah,” ujarnya.
2. Memperbanyak Interaksi dengan Al-Quran
Amalan kedua adalah memperbanyak membaca dan mentadabburi Al-Quran.
“Ramadhan disebut juga Syahrul Quran, bulan diturunkannya Al-Quran. Maka, perbanyaklah interaksi dengan Al-Quran,” tegas Ustaz Adi.
Load more