Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai Secara Baik-baik, Begini Pandangan dalam Islam
tvOnenews.com - Majelis Hakim Pengadilan Agama (PA) Bandung memutuskan bahwa Ridwan Kamil dan Atalia Praratya resmi bercerai, pada Rabu (7/1/2025).
Sidang putusan perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya digelar secara daring melalui sistem e-court.
Sidang putusan berlangsung singkat setelah melalui proses mediasi yang tidak menemukan titik temu untuk rujuk.
Meski telah resmi bercerai, namun putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap atau belum inkrah.
Di balik ramainya kabar perceraian tersebut, muncul pertanyaan dari masyarakat mengenai bagaimana Islam memandang perceraian.
Habib Husein Ja’far Al Hadar, yang dikenal dengan sapaan Habib Jafar, pernah menjelaskan pandangan Islam mengenai pernikahan dan perceraian.
Ia menyampaikan bahwa dalam ajaran Islam, baik pernikahan maupun perceraian memiliki status hukum yang dapat berbeda-beda, bergantung pada situasi serta niat dari pasangan yang menjalaninya.
“Pernikahan dan perceraian itu hukumnya sama-sama membentang dari wajib ke haram,” ujar Habib Jafar.
- Tangkapan layar YouTube Gita Wirjawan
Dirinya menuturkan bahwa setiap rumah tangga memiliki kondisi dan latar belakang yang tidak sama.
Dalam keadaan tertentu, pernikahan dapat menjadi sebuah kewajiban, namun pada kondisi lain justru tidak dianjurkan untuk dijalani.
“Bisa wajib kalau dengan menikah bisa terhindar dari zina dan dengan tidak menikah akan merusak Anda,” jelasnya.
“Dan bisa haram kalau dengan menikah menyakiti hati orang lain dan membahayakan diri kita,” tambahnya.
Begitu pula dengan perceraian. Dalam Islam, perceraian tidak sepenuhnya diharamkan, melainkan dapat menjadi jalan yang dibenarkan apabila pernikahan tidak lagi membawa kebaikan atau justru menimbulkan dampak buruk.
“Begitu juga cerai. Kalau sekiranya dengan cerai akan menyelamatkan salah satu atau keduanya, maka cerai akan menjadi wajib, karena kalau dilanjutkan bisa membahayakan salah satu atau keduanya,” kata Habib Jafar.
Habib Jafar pun mengingatkan bahwa keretakan dalam rumah tangga tidak selalu terlihat secara fisik.
“Lalu harus diperhatikan, kerusakan itu kadang mental,” ujar Habib Jafar.
“KDRT itu tidak harus fisik, bisa berarti secara mental kalau kita tertekan dan KDRT itu tidak mesti dari cowok ke cewek. Bisa jadi cowoknya udah nggak nyaman, yaudah biarkan masing-masing memilih jalan hidupnya sendiri. Dan memilih pasangan yang bisa menyelamatkan dia di dunia dan di akhirat,” lanjutnya.
Load more