News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Kabar Siswa di Bengkulu Meninggal Diduga Keracunan MBG, BGN: Tidak Sesuai Fakta di Lapangan

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi resmi terkait meninggalnya seorang siswa di Bengkulu bernama Fatih diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)
Rabu, 4 Maret 2026 - 03:23 WIB
Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi resmi terkait meninggalnya seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bengkulu Utara bernama Fatih diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). 

BGN menegaskan bahwa musibah tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan program MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giri Kencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa kepastian ini didasarkan pada hasil uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Dalam pemeriksaan sampel makanan tersebut, tidak ditemukan bakteri E. coli ataupun zat berbahaya lainnya seperti formalin, boraks, sianida, arsen, maupun nitrit.

"Informasi yang beredar dan mengaitkan kematian korban dengan dugaan keracunan MBG tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Fatih belum memakan menu MBG dari SPPG Giri Kencana ketika diketahui pingsan sebelum dibawa ke rumah sakit," tegas Nanik di Jakarta, Selasa (3/3).

Pihak BGN turut menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga almarhum. Masyarakat juga diimbau agar tidak menyebarkan spekulasi liar dan tetap berpegang pada hasil pemeriksaan medis yang sah.

Berdasarkan kronologi medis, Fatih diketahui mengalami penurunan kesadaran secara drastis dengan skor Glasgow Coma Scale (GCS) di angka 6, yang menandakan cedera otak berat. 

Setelah sempat dibawa ke RS Lagita Ketahun untuk penanganan darurat, Fatih dirujuk ke RS Bhayangkara karena membutuhkan fasilitas Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

Hasil pemindaian CT Scan di RS Bhayangkara mengungkapkan adanya pendarahan pada otak korban. Kondisi serius ini membuat Fatih kembali dirujuk ke RS Tiara Sella guna menjalani operasi bedah saraf. 

Nyawa Fatih tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia sekitar 12 jam setelah tindakan operasi dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nanik juga menekankan bahwa pada hari kejadian, terdapat ribuan siswa lainnya yang mengonsumsi menu yang sama tanpa mengalami keluhan kesehatan apa pun.

"Dari 1.800 penerima manfaat, tidak ada laporan kejadian serupa. Hanya satu kasus ini, dan secara medis ditemukan adanya pendarahan otak," pungkas Nanik. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Habiburokhman Tegaskan RUU Perampasan Aset Tidak Boleh Jadi Alat Kekuasaan

Habiburokhman Tegaskan RUU Perampasan Aset Tidak Boleh Jadi Alat Kekuasaan

Komisi III DPR berkomitmen menyusun RUU tersebut dengan saksama dan hati-hati agar pelaksanaannya dalam jangka panjang tak justru mengkriminalisasi rakyat lemah
5 Pemain FC Seoul yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Persib di ACL Two, Ada Pilar Timnas Korea hingga Bek Piala Dunia

5 Pemain FC Seoul yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Persib di ACL Two, Ada Pilar Timnas Korea hingga Bek Piala Dunia

Persib bakal menghadapi tantangan besar ketika menjalani pertandingan pertama fase grup AFC Champions League Two. Berikut pemain FC Seoul yang wajib diwaspadai.
Bukan Sekadar Anabul, Mengapa Generasi Muda Makin Selektif Memilih Makanan untuk Kucing?

Bukan Sekadar Anabul, Mengapa Generasi Muda Makin Selektif Memilih Makanan untuk Kucing?

Generasi muda melihat kucing sebagai bagian dari lifestyle. Perubahan ini ikut mengubah cara cat parent memilih makanan, merawat, dan mengenali
Jangan Abaikan! 7 Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau bagi Kesehatan, Warga di Wilayah Terdampak Harus Waspada

Jangan Abaikan! 7 Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau bagi Kesehatan, Warga di Wilayah Terdampak Harus Waspada

Berikut 7 dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi kesehatan, warga di wilayah terdampak harus lebih waspada dan jangan abaikan.
Mengenal Apa Itu RDN? Ini Daftar Bank, Tingkat Keamanan, dan Mengapa Perlindungannya Penting bagi Investor

Mengenal Apa Itu RDN? Ini Daftar Bank, Tingkat Keamanan, dan Mengapa Perlindungannya Penting bagi Investor

Mengenal RDN, fungsi, bank penyedianya, hingga sistem keamanan yang diperlukan untuk melindungi dana investor dan menjaga kepercayaan pasar modal Indonesia
Detik-detik Kuli Bangunan Jatuh dari Lantai Dua Saat Pasang Pilar Cor Rumah

Detik-detik Kuli Bangunan Jatuh dari Lantai Dua Saat Pasang Pilar Cor Rumah

Korban dinyatakan meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 4,1 meter saat bekerja di Desa Panggunguni, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, Jatim

Trending

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate ternyata sempat ragu merekrut Megawati Hangestri. Orang dalam mengungkap banyak kekhawatiran soal kondisi sang pevoli Indonesia.
Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Megawati Hangestri dipuji skuad Hyundai Hillstate setelah memamerkan hasil make up-nya sendiri saat momen photo shoot di Suwon Gymnasium beberapa waktu lalu.
Tak Tahan dengan Tekanan Hidup hingga Bullying Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Tinggalkan Autobiografi hingga Donasi

Tak Tahan dengan Tekanan Hidup hingga Bullying Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Tinggalkan Autobiografi hingga Donasi

Sebuah akun media sosial X dengan display name Stewie mengunggah sebuah postingan tentang dirinya yang mungkin telah meninggal dunia saat tweet tersebut muncul.
Kumpulan Fakta Kematian Fajar Sahrudin yang Viral di X, Jenazahnya Ditemukan Sudah Membiru di GBK

Kumpulan Fakta Kematian Fajar Sahrudin yang Viral di X, Jenazahnya Ditemukan Sudah Membiru di GBK

Fajar Sahrudin diduga mengambil keputusan tragis tersebut di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, setelah mengunggah pesan perpisahan serta autobiografi.
LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

Peranan Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam penanganan dugaan kasus TPPU eks Jampidsus, Febrie Adriansyah turut disorot berbagai pihak.
Harapan Terakhir Fajar Sahrudin di Autobiografinya sebelum Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Harapan Terakhir Fajar Sahrudin di Autobiografinya sebelum Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Fajar Sahrudin menyelipkan pesan menyentuh tentang harapan terakhirnya bagi siapa pun yang membaca lembar perjalanan kisah yang ia tuliskan di autobiografinya.
Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu menanggapi santai terkait tidak harmonisnya hubungannya dengan DPRD Tapteng pascabencana.
Selengkapnya

Viral