News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tafsir Juz Amma Surat Al-Ghasiyah Penjelasan Ustadz Dr. Firanda Andirja

Dalam kajian tafsir Juz Amma, Ustadz Dr. Firanda Andirja menjelaskan bahwa Al-Ghasiyah adalah surat yang sengaja diperdengarkan Rasulullah SAW agar umat Islam -
Minggu, 11 Januari 2026 - 23:43 WIB
Ilustrasi Al-quran.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com — Surat Al-Ghasiyah menjadi salah satu surat istimewa dalam Al-Qur’an. Rasulullah SAW kerap membacanya dalam momen-momen penting, seperti salat Jumat, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Pilihan Nabi membacakan surat ini di hadapan jamaah besar menunjukkan kandungan maknanya yang sangat mendalam dan penting untuk direnungkan bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kajian tafsir Juz Amma, Ustadz Dr. Firanda Andirja menjelaskan bahwa Al-Ghasiyah adalah surat yang sengaja diperdengarkan Rasulullah SAW agar umat Islam memahami gambaran besar tentang akhirat, azab, dan kenikmatan surga.

Ustaz Firanda Andirja.
Ustaz Firanda Andirja.
Sumber :
  • kolase tvOnenews

Makna Al-Ghasiyah: Sesuatu yang Meliputi

Secara bahasa, Al-Ghasiyah berarti “sesuatu yang meliputi”. Para ulama berbeda pendapat mengenai makna istilah ini dalam surat Al-Ghasiyah.

Pendapat pertama menyebut Al-Ghasiyah sebagai salah satu nama neraka, karena api neraka meliputi seluruh tubuh penghuninya.

Allah menggambarkan bagaimana api neraka mengepung manusia dari segala arah, tanpa satu pun bagian tubuh yang selamat.

Pendapat kedua menyatakan Al-Ghasiyah adalah salah satu nama hari kiamat. Hari yang dahsyat itu meliputi seluruh manusia dengan ketakutan dan kengerian, bukan hanya dirasakan oleh orang kafir, tetapi juga oleh para nabi dan orang-orang saleh.

Sementara pendapat ketiga menyebut Al-Ghasiyah sebagai gambaran kondisi para penghuni neraka, yang seluruh hidupnya diliputi kehinaan dan azab.

Menurut Ustadz Firanda, jika dilihat dari konteks ayat-ayat berikutnya, makna yang lebih kuat adalah Al-Ghasiyah sebagai gambaran kondisi penghuni neraka pada hari kiamat.

Wajah-Wajah yang Tunduk dan Letih

Allah berfirman tentang wajah-wajah yang pada hari itu tertunduk dan penuh ketakutan. Mereka adalah orang-orang yang semasa hidup di dunia tidak pernah takut kepada Allah, tidak pernah khusyuk, dan merasa aman dalam kemaksiatan.

Di akhirat, mereka dipaksa tunduk dan merasakan ketakutan yang luar biasa. Allah menggambarkan mereka sebagai ‘amilatun nashibah’—bekerja keras dalam keletihan.

Para ulama menjelaskan makna “bekerja dengan lelah” ini dalam dua tafsiran. Pertama, mereka adalah orang-orang yang bersungguh-sungguh beramal di dunia, namun amal tersebut tidak diterima karena berada di atas kesesatan.

Contohnya adalah kaum kafir atau ahli bidah yang beribadah dengan semangat, tetapi tidak sesuai tuntunan.

Kedua, keletihan itu adalah bagian dari azab di akhirat. Para penghuni neraka dipaksa melakukan aktivitas yang melelahkan, seperti diseret, berjalan dengan kepala di bawah, atau memanjat sesuatu yang panas dan licin tanpa henti.

Azab Neraka dan Minuman yang Mengerikan

Allah menyebut mereka akan dimasukkan ke dalam neraka yang sangat panas (nar hamiyah). Neraka itu bukan sekadar api, tetapi api yang telah dipanaskan sejak lama dan memiliki kemurkaan.

Para penghuni neraka juga diberi minum dari mata air yang sangat panas, air yang mendidih hingga membakar wajah dan mencabik-cabik isi perut.

Meski menyakitkan, mereka tetap terpaksa meminumnya karena rasa haus yang tak tertahankan.

Makanan mereka pun sangat mengerikan. Allah menyebutkan beberapa jenis makanan penghuni neraka, seperti tumbuhan berduri, cairan busuk, dan pohon zaqqum yang baunya saja mampu merusak kehidupan dunia jika diturunkan ke bumi.

Semua makanan itu tidak mengenyangkan dan tidak menghilangkan lapar. Ia hanya menjadi bagian dari siklus azab yang terus berulang.

Kontras dengan Kenikmatan Surga

Setelah menggambarkan kondisi penghuni neraka, Allah membandingkannya dengan keadaan penghuni surga. Pada hari itu, ada wajah-wajah yang berseri-seri, penuh kebahagiaan dan keridaan.

Penghuni surga menikmati hasil amal mereka. Tidak ada lagi kesedihan, ketakutan, atau perkataan sia-sia. Mereka dimuliakan dengan mata air yang mengalir, tempat duduk yang tinggi, gelas-gelas minuman yang tersaji, bantalan yang tersusun rapi, serta permadani yang terhampar indah.

Surga adalah tempat kenyamanan yang sempurna, di mana seluruh rasa sedih telah dihilangkan oleh Allah SWT.

Renungan tentang Ciptaan Allah

Di bagian akhir surat, Allah mengajak manusia merenungkan ciptaan-Nya: unta, langit, gunung, dan bumi. Semua itu menjadi tanda kebesaran Allah bagi manusia yang mau berpikir.

Unta, misalnya, adalah hewan dengan banyak keajaiban—bisa menjadi kendaraan, alat angkut, sekaligus sumber makanan dan minuman. Langit ditinggikan tanpa tiang, gunung dipancangkan sebagai penyeimbang bumi, dan bumi dihamparkan agar layak dihuni.

Semua ini adalah ajakan agar manusia mengenal keagungan Rabb-nya.

Tugas Dakwah: Mengingatkan, Bukan Memaksa

Allah menegaskan bahwa tugas Rasulullah hanyalah memberi peringatan. Hidayah berada sepenuhnya di tangan Allah. Siapa yang berpaling dan tetap kafir, maka baginya azab yang besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah dan mempertanggungjawabkan seluruh amalnya.

Surat Al-Ghasiyah menjadi pengingat kuat tentang hakikat kehidupan, akhirat, dan pilihan yang diambil manusia di dunia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Mengejutkan Jose Mourinho Usai Dikaitkan dengan Real Madrid: Fokus di Benfica Dulu, Ke Depannya Tak Ada yang Tahu

Respons Mengejutkan Jose Mourinho Usai Dikaitkan dengan Real Madrid: Fokus di Benfica Dulu, Ke Depannya Tak Ada yang Tahu

Spekulasi mengenai masa depan Jose Mourinho menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan klub Real Madrid. Namun, pelatih Portugal itu beri respons tegas.
Berapa Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang 'Hobi' Bagi-bagi Duit hingga Ngonten Bareng Warga?

Berapa Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang 'Hobi' Bagi-bagi Duit hingga Ngonten Bareng Warga?

Anda mungkin salah satu yang penasaran, dari mana asal pundi-pundi rupiah Dedi Mulyadi yang hobi mengenakan iket kepala khas Jabar itu. Berikut penjelasannya.
Bareskrim Polri Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Sebagai Tersangka TPPU

Bareskrim Polri Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Sebagai Tersangka TPPU

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri resmi menetapkan Eks Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro hingga bandar narkoba Boy sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kasus narkoba.
Tinju Dunia: Anthony Joshua Diperingatkan Tak Boleh Remehkan Kristian Prenga, Gara-Gara Hal Ini

Tinju Dunia: Anthony Joshua Diperingatkan Tak Boleh Remehkan Kristian Prenga, Gara-Gara Hal Ini

Mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua, mendapat peringatan serius jelang duel comeback melawan Kristian Prenga yang dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 25 Juli 2026.
Jay Idzes Bakal Dilatih Legenda AC Milan, Media Italia Sebut Sassuolo Segera Perkenalkan Pelatih Baru untuk Musim Depan

Jay Idzes Bakal Dilatih Legenda AC Milan, Media Italia Sebut Sassuolo Segera Perkenalkan Pelatih Baru untuk Musim Depan

Sassuolo mulai menyusun langkah strategis jelang musim baru dengan mempertimbangkan perubahan di kursi pelatih. Nama Ignazio Abate mencuat sebagai kandidat.
Dedi Mulyadi Kenang Susi Pudjiastuti Saat Jadi Menteri, Ungkap Asal Julukan Ratu Laut Selatan

Dedi Mulyadi Kenang Susi Pudjiastuti Saat Jadi Menteri, Ungkap Asal Julukan Ratu Laut Selatan

​​​​​​​Dedi Mulyadi kenang Susi Pudjiastuti saat jadi menteri, ungkap asal julukan Ratu Laut Selatan dan ketegasannya yang dulu disegani banyak pihak.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT