Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan
- Anadolu Agency
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
Artinya: "Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah shalat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Ankabut, 29:45).
Khutbah II
Saudaraku yang berbahagia,
Marilah kita menjadikan Isra Miraj tidak hanya sebagai peristiwa sejarah dalam agama Islam, tetapi momentum meningkatkan kualitas ibadah shalat terutama dilakukan secara berjamaah.
Selain itu, Isra Miraj menjadi refleksi diri bagaimana kita senantiasa melaksanakan shalat tepat waktu dan dibalut dengan kekhusyukan. Untuk itu, janganlah menjadikan shalat sebagai rutinitas tanpa menghasilkan makna sama sekali karena tujuan itu hanyalah sia-sia.
Semoga melalui khutbah Jumat tentang Isra Miraj ini, kita menjadi bagian golongan orang istiqamah melaksanakan shalat lima waktu. Semoga kita juga masuk golongan hamba yang taat kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamiin.
لِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛
Load more