GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menunda Shalat karena Tuntutan Pekerjaan, Apakah Dosa?

Menunda shalat karena adanya tuntutan pekerjaan atau sibuk kerja, bagaimana hukumnya? Apakah dosa? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.
Rabu, 21 Januari 2026 - 06:13 WIB
Ilustrasi shalat Dhuha
Sumber :
  • Pexels/michael burrows

tvOnenews.com - Kesibukan pekerjaan kerap membuat sebagian umat Islam khawatir tidak bisa melaksanakan shalat tepat di awal waktu. 

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan: apakah menunda shalat karena tuntutan kerja termasuk perbuatan dosa? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan semacam ini kerap muncul di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang aktivitasnya padat dan sulit ditinggalkan.

Dalam salah satu kajiannya, Buya Yahya menjelaskan secara rinci tentang pembagian waktu shalat dan bagaimana Islam memandang pelaksanaannya ketika tidak bisa dilakukan tepat di awal waktu.

Buya Yahya menegaskan bahwa waktu paling utama untuk menunaikan shalat adalah di awal waktu, yang dikenal sebagai waktu fadhilah. 

Ilustrasi Shalat
Ilustrasi Shalat
Sumber :
  • Freepik

Saat adzan berkumandang, seseorang dianjurkan segera berwudhu, menutup aurat, lalu melaksanakan shalat. 

Itulah gambaran ideal pelaksanaan shalat yang paling utama.

"Sebaik-baiknya shalat adalah di awal waktu. Kalau mundur itu waktu jawaz atau waktu ikhtiar," kata Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Menurutnya, seseorang tetap memiliki keleluasaan untuk memilih waktu shalat selama masih berada dalam rentang waktu yang diperbolehkan. 

Namun, jika tidak mengambil waktu fadhilah, berarti ia meninggalkan keutamaan paling tinggi dari shalat tersebut.

"Selebihnya kita bebas memilih, kalau tidak mengambil waktu fadhilah, waktu yang paling utama yaitu awal waktu," ujarnya.

Ilustrasi shalat Jumat
Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Unsplash/Rumman Amin

Buya Yahya kemudian memberi contoh konkret. 

Jika waktu Maghrib masuk pukul 18.00 WIB dan seseorang telah menyelesaikan shalat Ashar sebelum waktu tersebut, maka shalatnya tetap sah dan tidak termasuk dosa. 

Selama shalat masih dilakukan dalam waktu yang dibolehkan, tidak ada pelanggaran syariat.

Namun, beliau mengingatkan adanya batasan penting. 

Jika shalat dilakukan dengan kondisi sebagian rakaat masuk waktu shalat dan sebagian lainnya sudah melewati batas waktu yang diharamkan, maka hal tersebut perlu diwaspadai.

Meski demikian, Buya Yahya menekankan bahwa shalat di akhir waktu bukanlah dosa, tetapi semakin cepat menunaikannya semakin baik. 

Ilustrasi shalat tahajud
Ilustrasi shalat tahajud
Sumber :
  • Freepik

Shalat yang disegerakan mencerminkan adanya kerinduan seorang hamba untuk berjumpa dengan Allah melalui ibadah.

Jika seseorang sengaja meremehkan shalat, mengulur-ulur waktu hingga keluar dari batas waktu shalat, barulah perbuatan tersebut tergolong dosa.

"Tidak dosa, tapi mana kerinduan Anda (terhadap Allah SWT)?" ujar Buya Yahya.

Bagi mereka yang pulang kerja saat hari sudah sore, Buya Yahya menganjurkan untuk singgah terlebih dahulu di masjid atau mushala. 

Langkah ini bertujuan agar shalat tidak tertunda hingga keluar dari waktunya saat tiba di rumah.

Namun, beliau juga memberi pengecualian dalam kondisi darurat. 

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/SERHAT TUĞ

Misalnya bagi perempuan yang khawatir terhadap keselamatan atau kehormatannya di perjalanan, maka shalat di rumah tetap diperbolehkan meskipun mendekati akhir waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bergegaslah untuk melaksanakan shalat, jangan sampai nunggu pulang kesorean. Anda bisa mampir di mushala, di masjid, kecuali darurat masjidnya susah di jalan takut ini itu, atau mungkin Anda seorang wanita takut tidak terhormat, biarlah sampai di rumah, biarpun mendekati waktu tersebut," kata Buya Yahya.

Penjelasan ini menegaskan bahwa Islam adalah agama yang memberi kemudahan, namun tetap mendorong umatnya untuk mencintai shalat dan bersegera menunaikannya selama mampu. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim

DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim

Penyaluran 1.098 ekor sapi kurban oleh Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
International Industrial Week (IIW) 2026 akan Digelar di Jakarta, 1.800 Perusahaan Bakal Pamer Teknologi Industri

International Industrial Week (IIW) 2026 akan Digelar di Jakarta, 1.800 Perusahaan Bakal Pamer Teknologi Industri

IIW Indonesia 2026 yang akan segera digelar bakal menghadirkan lebih dari 1.800 perusahaan global yang menampilkan teknologi serta terobosan industri terkini.
DPP Partai Golkar Kurban 47 Sapi dan 4 Ekor Kambing, Daging Didistribusikan ke Pesantren-Masyarakat Jakarta Utara

DPP Partai Golkar Kurban 47 Sapi dan 4 Ekor Kambing, Daging Didistribusikan ke Pesantren-Masyarakat Jakarta Utara

DPP Partai Golkar melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa sapi dan kambing saat Hari Raya Idul Adha 1447 H, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (27/5).
Pemprov DKI Jakarta Kurban 210 Ekor Sapi dan 10 Kambing pada Idul Adha Tahun Ini

Pemprov DKI Jakarta Kurban 210 Ekor Sapi dan 10 Kambing pada Idul Adha Tahun Ini

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan kurban berupa 210 ekor sapi dan 10 ekor kambing pada Hari Raya Iduladha 2026.

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

Terdapat tiga pemain yang dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia putra maupun putri. Salah satunya ada Megawati Hangestri.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT