News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

21 Hari Menuju Ramadhan 2026: Sejak Umur Berapa Anak Harus Diajari Puasa?

21 hari menuju Ramadhan 2026: Sejak umur berapa anak harus mulai diajari puasa? Simak penjelasan Buya Yahya, untuk orang tua dalam mendidik anak.
Kamis, 29 Januari 2026 - 07:03 WIB
Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • Pexels/timur-weber

tvOnenews.com - Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan akan dimulai pada 19 Februari 2026, berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama RI. 

Artinya, umat Islam kini tinggal menghitung hari untuk menyambut bulan penuh keberkahan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang Ramadhan, berbagai persiapan mulai dilakukan, tak hanya soal ibadah pribadi, tetapi juga pendidikan agama bagi anak-anak sejak dini.

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul di kalangan orang tua adalah: sejak usia berapa anak sebaiknya mulai diajari puasa

Untuk menjawab hal ini, penjelasan Buya Yahya menjadi rujukan penting agar orang tua tidak keliru dalam mendidik, sekaligus tetap mengedepankan kebijaksanaan dan kasih sayang.

Ilustrasi anak-anak muslim
Ilustrasi anak-anak muslim
Sumber :
  • Pexels/Hamza Awan

Usia Tamyiz, Titik Awal Pendidikan Ibadah Anak

Dalam penjelasannya yang dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menerangkan tentang konsep usia tamyiz, yaitu usia sekitar 7 tahun. 

Pada usia ini, anak umumnya sudah mampu membedakan yang baik dan buruk, bisa makan dan minum sendiri, serta mulai belajar mandiri dalam keseharian.

Usia tamyiz juga menjadi fase penting dalam pendidikan ibadah. Rasulullah SAW, dalam haditsnya, menganjurkan agar anak mulai diajari shalat sejak usia tersebut.

"Jadi tujuh tahun itu sudah mulai diajari shalat, biar pun shalatnya masih miring sana dan miring sini," ujar Buya Yahya.

Ilustrasi Shalat
Ilustrasi Shalat
Sumber :
  • freepik

Tanggung Jawab Orang Tua dalam Mengajarkan Shalat

Buya Yahya menegaskan bahwa meskipun anak usia 7 tahun belum memiliki kewajiban shalat secara syariat, tanggung jawab itu justru berada di pundak orang tua. 

Anak perlu dibiasakan, termasuk dibangunkan untuk shalat Subuh, meski sering kali masih mengantuk atau belum sempurna dalam gerakannya.

Menurutnya, orang tua harus bersikap tegas namun tetap bijak. Jika anak sulit bangun Subuh, itu bukan alasan untuk membiarkannya terus tidur. 

Pembiasaan sejak dini akan membentuk karakter ibadah anak di masa depan.

"Kalau ada ibunya tidak pernah membangunkan pagi untuk shalat, dosa bagi ibu," ujar Buya Yahya.

Ia menekankan bahwa kesalahan bukan pada anak yang masih belajar, melainkan pada orang tua yang lalai mengajarkan.

Ilustrasi Puasa
Ilustrasi Puasa
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Sejak Kapan Anak Mulai Diajari Puasa?

Selain shalat, Buya Yahya menyebut bahwa anak juga sudah perlu diperkenalkan dengan ibadah puasa sejak usia 7 tahun atau sebelum baligh. 

Namun, ia menegaskan bahwa puasa untuk anak tidak boleh dipaksakan seperti orang dewasa.

"Bukan saja kewajiban shalat, tapi kewajiban yang lainnya seperti puasa," kata Buya Yahya.

"Cuma puasanya jangan dipaksa sehari penuh, semampunya saja," sambungnya.

Karena itu, jika anak belum kuat menjalani puasa penuh, orang tua boleh mengajarinya secara bertahap sesuai kemampuan fisiknya.

Puasa Setengah Hari, Bagian dari Proses Belajar

Di tengah masyarakat, sudah lazim anak-anak menjalani puasa setengah hari, misalnya sampai waktu dzuhur. 

Buya Yahya menjelaskan bahwa secara syariat memang tidak ada istilah puasa sampai dzuhur. 

Namun, bagi anak-anak yang sedang belajar, hal tersebut tetap diperbolehkan sebagai bagian dari proses pendidikan.

Yang terpenting bukan durasinya, melainkan semangat dan pembiasaan ibadah yang ditanamkan sejak dini.

Ilustrasi anak belajar membaca  Al-Quran
Ilustrasi anak belajar membaca Al-Quran
Sumber :
  • Pexels/Sfean Zaben

Tidak Hanya Puasa dan Shalat

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa pendidikan agama anak tidak berhenti pada shalat dan puasa saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak usia 7 tahun sudah seharusnya mulai diajari membaca Al-Quran serta dibiasakan untuk menutup aurat sesuai tuntunan agama.

Dengan pendidikan yang bertahap, penuh kesabaran, dan konsisten, orang tua diharapkan mampu menyiapkan anak-anak yang tidak hanya kuat secara fisik menjalani puasa Ramadhan, tetapi juga matang secara spiritual ketika dewasa kelak. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Thom Haye nilai John Herdman bawa angin segar untuk Timnas Indonesia, hal ini terlihat di FIFA Series 2026. Apakah bisa lampaui era pelatih Shin Tae-yong?
Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Pelatih Bulgaria nilai Timnas Indonesia sudah setara tim Eropa menengah. Andai John Herdman melatih lebih awal, peluang ke Piala Dunia 2026 masih terbuka.
Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabar buruk menghantui warga Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) dalam beberapa waktu terakhir.
BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

Direktur Utama Perum BULOG Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan kerja ke PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Blora pada Jum'at (03/04).
Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan blak-blakan ungkap tiga alasan besar penyesalannya tidak membela Timnas Indonesia dan pilih Belgia sepanjang kariernya.
Media Vietnam Heran, Drama Passportgate Memanas di Belanda, tapi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Aman Bela Garuda

Media Vietnam Heran, Drama Passportgate Memanas di Belanda, tapi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Aman Bela Garuda

Timnas Indonesia kembali jadi sorotan usai skandal 'Passportgate' mengguncang sepak bola Belanda dan menyeret sejumlah pemain keturunan. Media Vietnam heran.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT