GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bekal Sambut Ramadan, Ini Amalan Rasulullah di Bulan Syaban agar Ibadah Lebih Berkah!

Rasulullah SAW mencontohkan amalan di bulan Syaban sebelum Ramadan tiba. Salah satunya adalah memperbanyak puasa dan menjaga amal saleh.
Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:32 WIB
Ilustrasi Amalan Bulan Syaban
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan mental.

Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan amalan di bulan Syaban, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bulan Syaban menjadi momentum penting untuk memperkuat ruhani dan menata niat agar ibadah di Ramadan nanti dapat dilakukan dengan penuh semangat dan keberkahan.

Dalam sebuah ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat melalui kanal YouTube pribadinya, beliau menjelaskan makna mendalam dari amalan Rasulullah di bulan Syaban.

Menurutnya, Nabi Muhammad SAW memberikan isyarat kepada umatnya agar menjadikan bulan Syaban sebagai masa persiapan ruhani menjelang Ramadan.

“Nabi memberikan satu isyarat kepada kita semua bahwa sebelum sampai ke Ramadan cepat cari bekal yang bisa menguatkan ruh kita, yang memberikan tenaga pada kita kekuatan spiritual sehingga ketika sampai kepada Ramadan kita semangat untuk beraktivitas,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Beliau menambahkan, orang-orang yang tidak mempersiapkan diri sejak bulan Syaban biasanya akan merasakan perbedaan saat memasuki Ramadan.

“Orang-orang yang tidak punya persiapan sejak bulan Syaban maka umumnya dia akan merasakan hal yang berbeda saat masuk Ramadan, seperti orang lemas tidak punya air maka lemas pula dia saat puasa karena tidak punya gairah untuk meningkatkan ibadah,” lanjutnya.

Salah satu amalan yang paling sering dilakukan oleh Rasulullah SAW di bulan Syaban adalah puasa sunah.

Dalam sebuah riwayat yang disampaikan oleh sahabat Usamah bin Zaid, Rasulullah diketahui memperbanyak puasa di bulan Syaban bahkan lebih banyak dibandingkan dengan bulan Rajab.

“Yang diriwayatkan oleh sahabat Usama bin Zaid, Nabi SAW itu saat masuk bulan Syaban punya kebiasaan meningkatkan amalan beliau. Amalan yang spesifik yang banyak dikerjakan oleh Nabi SAW itu ternyata puasa,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Para sahabat sempat heran melihat kebiasaan Nabi yang lebih banyak berpuasa di bulan Syaban dibanding bulan-bulan lainnya.

Ketika hal ini ditanyakan langsung kepada Rasulullah, beliau memberikan penjelasan yang penuh makna.

“Bulan Syaban itu yang kalian banyak-banyak kenapa aku puasa, kenapa aku meningkatkan ibadah bulan itu. Syaban itu sebetulnya agung, tidak seperti yang kamu bayangkan,” sabda Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid.

Rasulullah menjelaskan bahwa salah satu keistimewaan bulan Syaban adalah diangkatnya seluruh amal perbuatan manusia kepada Allah SWT.

“Aku sangat menginginkan saat amalku itu diangkat disampaikan kepada Allah, aku sedang dalam keadaan berpuasa,” lanjut sabda Rasulullah SAW.

Puasa yang dilakukan Rasulullah SAW di bulan Syaban memiliki dua hikmah penting.

Pertama, menjaga amal saleh agar terus meningkat, dan kedua, menjaga diri dari perbuatan maksiat.

“Dalam puasa kita akan terbiasa menjaga dua hal: satu, menjaga amal saleh kita supaya konsisten ditingkatkan, karena itu saat puasa kita senang baca Al-Qur’an, senang sedekah otomatis. Kedua, menjaga diri untuk tidak beramal salah,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Beliau juga menekankan bahwa orang beriman yang berpuasa akan otomatis menghindari perbuatan maksiat karena takut amalnya batal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal inilah yang menjadikan bulan Syaban sangat berharga sebagai bulan latihan spiritual sebelum Ramadan.

Bulan Syaban bukan hanya masa transisi, melainkan waktu terbaik untuk memperkuat iman dan memperbanyak amal saleh, agar saat Ramadan tiba, umat Islam sudah siap secara ruhani untuk menjalani ibadah dengan penuh kekhusyukan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.
Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Kekalahan Timnas Indonesia U-17 atas Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (12/5/2026) menutup perjuangan Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17. 
Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Kegagalan ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 ini memastikan Timnas Indonesia U-17 gagal kembali tampil di Piala Dunia U-17 untuk tiga edisi beruntun. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT