GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekalipun Keutamaan Malam Nisfu Syaban Begitu Besar, Orang-orang ini Tidak Dapat Ampunan Kata Syekh Ali Jaber

Almarhum Syekh Ali Jaber mengungkap dua golongan tidak dapat diampuni oleh Allah SWT meski memperbanyak amalan dan ibadah di malam Nisfu Syaban. Siapa saja?
Senin, 2 Februari 2026 - 19:21 WIB
Ilustrasi sujud saat shalat Isya
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Malam Nisfu Syaban dikenal malam pertengahan bulan Syaban. Mengacu dari kalender Hijriah Kemenag RI, tanggal 1 bulan Syaban 1447 H jatuh pada 20 Januari 2026 lalu. 

Adapun malam Nisfu Syaban 2026 pada Senin, 2 Februari 2026 malam hari. Jika mengacu dari kalender Hijriah Islam, hitungan memasuki tanggal atau bulan baru setelah matahari terbenam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, malam Nisfu Syaban memiliki keistimewaan besar. Dalam hadis riwayat, bagi yang menghidupkan malam ini dengan amalan dan ibadah, maka meraih keutamaan berupa ampunan dari Allah SWT.

Namun, sering muncul pertanyaan akibat banyak fenomena telah menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan berbagai amalan tetap tidak mendapat ampunan. Di semasa hidupnya, almarhum Syekh Ali Jaber mengatakan kasus ini dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat.

"Hadis yang dishahihkan Albani rahimahullah," ujar Syekh Ali Jaber dilansir dari kanal YouTube Jejak Wali, Senin (2/2/2026).

Syekh Ali Jaber menjelaskan, hadis tersebut telah shahih dari Syaikh Al-Albani. Tentu bunyi hadis riwayat menjelaskan golongan yang tidak diampuni maka tak diragukan lagi.

Syekh Ali Jaber menganggap Syaikh Al-Albani merupakan ulama besar. Ia pun mengakui keshahihan seluruh hadis riwayat yang diakui olehnya.

"Beliau yang terbaik sedunia. Pokoknya sudah diakui sebagai ulama ahli hadis," imbuhnya.

Apa Saja Golongan Tidak Diampuni di Malam Nisfu Syaban?

Ilustrasi Seorang Muslim sedang Lakukan Amalan di Malam Nisfu Syaban
Ilustrasi Seorang Muslim sedang Lakukan Amalan di Malam Nisfu Syaban
Sumber :
  • Ilustrasi/Freepik

Syekh Ail Jaber menjelaskan golongan pertama yang segala dosa tidak diampuni oleh Allah SWT. Orang-orang yang dimaksud adalah musyrik kepada Allah SWT.

"Di malam Nisfu Sya'ban dan Allah mengampuni semua dosa-dosanya kecuali dua orang yang pertama yang berbuat syirik itu tidak diampuni Allah," terang dia.

Ia mengatakan, sekalipun berupaya menghidupkan malam Nisfu Syaban, segala dosa dapat kemungkinan tidak dapat diampuni oleh Allah SWT.

"Kalau dia taubat yang jelas benar-benar taubat, Allah SWT pasti mengampuni," terangnya.

Lebih lanjut, mantan Imam Besar Masjidil Haram itu mengungkap golongan kedua. Mereka yang selalu bermusuhan tidak mendapat ampunan dari Allah SWT.

"Yang kedua, seseorang dengan dendamnya, atau termasuk juga orang-orang yang suka menyebar fitnah dan adu domba," terangnya.

Dilansir dari Rumaysho, dua golongan ini berangkat dari hadis riwayat Mu'adz bin Jabal RA yang dihasankan Syaikh Albani, Rasulullah SAW bersabda:

"Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nishfu Sya’ban. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan."

Kemudian, hadis riwayat lainnya dihasankan Syaikh Al-albani dari Abu Musa al-Asy'ari, begini bunyinya:

"Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syaban. Maka Dia mengampuni semua makhluk-Nya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR. Ibnu Majah Nomor 1390).

Namun demikian, beberapa kalangan ulama berpendapat, hadis Ibnu Majah dari Abu Musa Al Asy'ari dan hadis tentang keutamaan malam Nisfu Syaban lainnya dianggap lemah dan tanpa landasan. Artinya, hadis riwayat tersebut bersifat dho'if.

Akan tetapi, tujuan dari sejumlah hadis mengenai keutamaan malam Nisfu Syaban dan golongan tidak terampuni memiliki tujuan baik. Hal ini mengarahkan agar umat Muslim menghidupkan malam istimewa tersebut.

Beberapa keistimewaan malam Nisfu Syaban sebagai berikut:

  • Malam penuh pengampunan dari Allah SWT.
  • Takdir tahunan dicatat oleh Allah SWT.
  • Malam yang penuh rahmat.
  • Malam persiapan menyongsong bulan suci Ramadhan.
  • Waktu terbaik mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sejumlah amalan yang dianjurkan di malam Nisfu Syaban, seperti membaca Surat Yasin 3 kali, shalat sunnah, menggetarkan dzikir dan istighfar, sholawat, tilawah Al-Quran, sedekah, serta berdoa secara tulus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, anjuran menggetarkan Yasin 3 kali berangkat dari ijtihad ulama. Rasulullah SAW tidak pernah mencatatkan amalan ini dalam hadis riwayatnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Soroti Bentrokan Oknum Bobotoh vs Jakmania di Purwakarta, Siap-siap Dedi Mulyadi Singgung Barak Militer

KDM Soroti Bentrokan Oknum Bobotoh vs Jakmania di Purwakarta, Siap-siap Dedi Mulyadi Singgung Barak Militer

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons bentrokan yang melibatkan oknum Bobotoh Persib Bandung dan pendukung Persija Jakarta, The Jakmania, di Purwakarta.
TNI Peduli Berikan Layanan Kesehatan Door to Door ke Rumah Warga Papua

TNI Peduli Berikan Layanan Kesehatan Door to Door ke Rumah Warga Papua

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1801/Manokwari terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Papua Barat.
Dedi Mulyadi Kesal Kendaraan Listrik Tak Dikenai Pajak, KDM Siap Hapus Pajak: Siapa yang Pakai Jalan Dia yang Bayar!

Dedi Mulyadi Kesal Kendaraan Listrik Tak Dikenai Pajak, KDM Siap Hapus Pajak: Siapa yang Pakai Jalan Dia yang Bayar!

Dedi Mulyadi usulkan jalan provinsi berbayar layaknya tol sebagai solusi keadilan pengguna jalan, karena kendaraan listrik tak dikenai pajak kendaraan bermotor.
Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Tak Mau Remehkan Rico Verhoeven, Lakukan Persiapan Khusus Jelang Lawan Legenda Kickboxing

Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Tak Mau Remehkan Rico Verhoeven, Lakukan Persiapan Khusus Jelang Lawan Legenda Kickboxing

Petinju kelas berat asal Ukraina, Oleksandr Usyk tak mau meremehkan Rico Verhoeven sehingga ia melakukan persiapan khusus jelang berhadapan dengan legenda kickboxing tersebut.
Pelatih Hyundai Hillstate Auto Pede Punya Megawati Hangestri: Kami Akan Mencapai Hasil Terbaik

Pelatih Hyundai Hillstate Auto Pede Punya Megawati Hangestri: Kami Akan Mencapai Hasil Terbaik

Megawati Hangestri resmi kembali ke V-League setelah dua tahun absen dengan bergabung ke Hyundai Hillstate, diikuti pesan khusus dari pelatih, Kang Sung-hyung.
Tokoh Suku Besar Sebyar Soroti Komentar Novel Baswedan soal film Dokumenter 'Pesta Babi'

Tokoh Suku Besar Sebyar Soroti Komentar Novel Baswedan soal film Dokumenter 'Pesta Babi'

Tokoh Suku Besar Sebyar, Malkin Kosepa, mengkritik komentar Novel Baswedan terhadap film dokumenter “Pesta Babi” yang dinilai membangun narasi sepihak mengenai situasi Papua dan berpotensi memperkeruh ruang sosial masyarakat adat.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bertemu Dadan Hindayana, Solihin Pure Bawa Aspirasi Warga 3T soal Dapur MBG

Bertemu Dadan Hindayana, Solihin Pure Bawa Aspirasi Warga 3T soal Dapur MBG

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Garda Satu, Solihin Pure melakukan pertemuan silaturahmi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana di sela peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Citaringgul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (11/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT