News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mohan Hazian Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Begini Hukum Islam Terhadap Pelaku Pelecehan Seksual

Mohan Hazian dituding lakukan pelecehan seksual, begini hukum Islam terhadap pelaku pelecehan seksual, dan bagaimana pandangan terhadap korbannya.
Selasa, 10 Februari 2026 - 05:59 WIB
Mohan Hazian
Sumber :
  • YouTube/celloszxz

tvOnenews.com - Jagat media sosial tengah digemparkan oleh kabar dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh konten kreator ternama, Mohan Hazian.

Penulis serta pemilik brand streetwear Thanksinsomnia tersebut ramai diperbincangkan setelah sejumlah kesaksian korban viral di platform X.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini mencuat ke ruang publik usai seorang perempuan berinisial Saa membagikan utas panjang melalui akun X @aarummanis pada Minggu, 8 Februari 2026. 

Dalam unggahannya, korban memaparkan pengalaman traumatis yang disebut terjadi saat dirinya bekerja. 

Kesaksian tersebut kemudian memicu reaksi luas dari warganet dan mendorong korban lain untuk ikut bersuara.

Mohan Hazian dan Istri, Alya Putri.
Mohan Hazian dan Istri, Alya Putri.
Sumber :
  • Instagram @mohanhazian

Di tengah ramainya perbincangan, Mohan Hazian memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan. 

Ia menyampaikan bantahan tersebut lantaran isu ini telah berdampak pada reputasi brand dan keluarganya.

Terlepas dari isu yang masih berjalan, muncul pertanyaan besar di tengah masyarakat, bagaimana pandangan Islam terhadap pelaku pelecehan seksual?

Berikut penjelasan Buya Yahya terkait pelaku pelecehan dan kekerasan seksual.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

Dalam Islam, pelecehan seksual, terlebih pemerkosaan, dipandang sebagai kejahatan besar. 

Buya Yahya menegaskan bahwa pelaku telah melakukan kezaliman ganda, yakni melanggar hak sesama manusia sekaligus menentang perintah Allah SWT.

“Pemerkosa adalah orang yang zalim melakukan dosa-dosa kepada Allah, dosa kepada manusia. Jika tidak segera tobat neraka sudah menantinya, naudzubillah,” ujar Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Menurutnya, tindakan tersebut juga termasuk perbuatan zina yang sangat dibenci dalam Islam.

Karena itu, Islam menuntut pelaku untuk segera bertobat dengan sungguh-sungguh. 

Tanpa penyesalan dan perbaikan diri, ancaman hukuman Allah sangat berat bagi mereka yang terus bergelimang dosa.

Potret Buya Yahya saat memberikan kajian
Potret Buya Yahya saat memberikan kajian
Sumber :
  • YouTube/Al-Bahjah TV

Berbeda dengan pelaku, Islam memberikan perlindungan penuh kepada korban. 

Buya Yahya menegaskan bahwa korban yang mengalami pelecehan atau pemerkosaan di luar kehendaknya tidak menanggung dosa sedikit pun di hadapan Allah SWT.

“Adapun orang yang diperkosa diluar kemampuannya, Allah maha pengasih, Allah maafkan, selagi itu adalah tidak hatinya selagi dia mengingkari, dan dia terpaksa namanya orang diperkosa bukan kemauan dia,” ujar Buya Yahya.

“Maka siapapun yang mendapatkan perlakuan semacam ini ketahuilah bahwasanya Anda tidak dosa, Anda tidak dosa,” lanjutnya.

Buya Yahya juga menegaskan bahwa Islam tidak pernah membebani korban dengan kesalahan yang bukan pilihannya.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

Buya Yahya juga menyoroti stigma sosial yang kerap membebani korban, seperti rasa malu, hinaan, hingga isu keperawanan. 

Ia menegaskan bahwa semua itu tidak seharusnya membuat korban merasa hina di hadapan Allah.

“Apapun yang selama ini Anda tidak usah terpuruk dengan masalah keperawanan dan sebagainya. Allah akan kembalikan itu semuanya,” ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa banyak korban justru terjerumus dalam keputusasaan karena salah memahami agama.

Padahal, korban sama sekali tidak memikul dosa atas kejahatan yang menimpanya.

Salah satu pesan penting Buya Yahya adalah larangan keras membuka dan menyebarkan aib korban. 

Menurutnya, korban justru harus dilindungi, bukan dijadikan konsumsi publik.

“Tolong sang korban betul-betul dirahasiakan sangat tersembunyi tidak boleh ada yang tau, media jangan main-main,” ujarnya.

Ia memperingatkan bahwa membongkar aib orang lain dapat berbalik menjadi petaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, menurut Buya Yahya korban pelecehan membutuhkan pemulihan mental dan dukungan, bukan tekanan sosial.

“Dia perlu ditolong mentalnya dia trauma dia sakit dia jangan malah disebar,” lanjutnya. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Deras Guyur Jakarta Semalam, 12 RT Serta 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Hujan Deras Guyur Jakarta Semalam, 12 RT Serta 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Wilayah terdampak seluruhnya berada di Jakarta Barat.
Sertu Muhammad Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kodam Udayana Sampaikan Belasungkawa

Sertu Muhammad Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kodam Udayana Sampaikan Belasungkawa

Kodam IX/Udayana menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaik mereka, Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Polemik administrasi yang membelit sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda kian memanas. Otoritas kompetisi melalui Direktur Eredivisie, Jan de Jong.
Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan sidak ke sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Subang yang kondisinya memprihatinkan. Simak selengkapnya!
Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 4 April 2026
Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Kasus tersebut berkaitan dengan program tahun 2020 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp2,2 miliar.

Trending

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Menghilang dari radar Timnas Indonesia era John Herdman, Pratama Arhan yang jadi andalan Shin Tae-yong kini datang bawa kabar gelar Sarjana bidang Manajemen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT