GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

H-2 Ramadhan 2026: Puasa tapi Tidak Shalat, Apakah Sah?

H-2 Ramadhan 2026: Orang yang mengerjakan puasa Ramadhan tapi tidak shalat wajib, apakah sah? Begini penjelasan Buya Yahya.
Selasa, 17 Februari 2026 - 05:00 WIB
Ilustrasi berbuka puasa
Sumber :
  • Pexels/Faisal Nurmansyah

tvOnenews.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, semangat umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa mulai terasa. 

Namun, di tengah antusiasme tersebut, ada fenomena yang kerap dijumpai di masyarakat: seseorang tetap menjalankan puasa Ramadhan, tetapi masih meninggalkan shalat lima waktu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan di kalangan sesama Muslim, bagaimana seharusnya menyikapi orang yang berpuasa namun tidak melaksanakan shalat?

Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya memberikan pandangannya. 

Menurut beliau, ketika ada seseorang yang masih sering meninggalkan shalat tetapi tetap mau berpuasa, hal itu patut disyukuri. 

Ilustrasi sahur di bulan Ramadhan
Ilustrasi sahur di bulan Ramadhan
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Sebab, kondisi yang lebih memprihatinkan adalah ketika seseorang sudah tidak menjalankan shalat sekaligus enggan berpuasa.

"Alhamdulillah, jika ada orang yang sering meninggalkan shalat tapi masih berpuasa. Yang parah itu kalau ada orang yang sudah tidak mau shalat dan tidak mau puasa," ujar Buya Yahya.

Lebih lanjut, beliau berharap agar ibadah puasa yang dilakukan dapat menjadi jalan bagi orang tersebut untuk menyempurnakan ibadah lainnya, termasuk shalat wajib.

"Semoga berkat puasanya, dia bisa sempurna melakukan shalat wajib," lanjutnya.

Dalam penjelasannya, Buya Yahya juga menegaskan bahwa meninggalkan shalat wajib merupakan dosa besar. 

Meski demikian, apabila ada seseorang yang tidak melaksanakan shalat tetapi tetap menjalankan puasa, sebaiknya tidak dicela atau direndahkan.

"Kalau masih melakukan puasa Alhamdulillah, jangan malah dicela," kata Buya Yahya.

Ia mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang sempurna dalam beribadah. 

Ada yang konsisten menjaga shalat lima waktu namun terkadang lalai dalam puasa, dan sebaliknya.

"Tidak ada orang yang sempurna dalam beribadah. Ada orang yang shalat lima waktu tapi tiba-tiba tidak puasa. Alhamdulillah, orang itu masih shalat lima waktu. Yang repot sudah tidak shalat, tidak puasa," tambahnya.

Oleh karena itu, ketika menemui orang yang berpuasa tetapi belum menjalankan shalat, sikap terbaik adalah tidak langsung menghakimi atau menghina, melainkan mendoakan agar ibadahnya semakin baik.

"Kalau kita melihat orang semacam itu, jangan langsung kita vonis dan kita hina. Kita doakan semoga berkat shalat dan puasanya, dia sempurna melakukan shalat," ujar Buya Yahya.

Beliau juga mengingatkan bahwa meninggalkan satu shalat wajib merupakan dosa besar di hadapan Allah SWT.

"Memang, satu shalat yang ditinggalkan gede dosanya di hadapan Allah. Maka kita doakan semoga dia tidak meninggalkan shalat lagi," sambungnya.

Bahkan, meninggalkan satu shalat wajib dapat berakibat sangat berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apakah kita rela saudara kita masuk neraka? Maka kalau ada orang yang seperti itu jangan kita caci. Kita masih bersyukur kepada Allah, Alhamdulillah masih puasa, alhamdulillah masih ada kebaikan yang dilakukan," lanjutnya.

Dengan demikian, sikap saling mendoakan dan memberikan dukungan menjadi langkah terbaik agar sesama Muslim dapat terus memperbaiki kualitas ibadahnya, terutama di bulan suci Ramadhan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT