Tidak Sengaja Ngupil saat Puasa, Apakah Batal? Tegas Buya Yahya Menjawab Begini
- dok.ilustrasi shutterstock
uḫilla lakum lailatash-shiyâmir-rafatsu ilâ nisâ'ikum, hunna libâsul lakum wa antum libâsul lahunn, ‘alimallâhu annakum kuntum takhtânûna anfusakum fa tâba ‘alaikum wa ‘afâ ‘angkum, fal-âna bâsyirûhunna wabtaghû mâ kataballâhu lakum, wa kulû wasyrabû ḫattâ yatabayyana lakumul-khaithul-abyadlu minal-khaithil-aswadi minal-fajr, tsumma atimmush-shiyâma ilal-laîl, wa lâ tubâsyirûhunna wa antum ‘âkifûna fil-masâjid, tilka ḫudûdullâhi fa lâ taqrabûhâ, kadzâlika yubayyinullâhu âyâtihî lin-nâsi la‘allahum yattaqûn
Artinya "Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi merekaahnya, Buya Yahya sebut ada 6 lubang yang harus dijaga selama ramadhan agar tidak batal puasanya. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Akan tetapi, jangan campuri mereka ketika kamu (dalam keadaan) beriktikaf di masjid. Itulah batas-batas (ketentuan) Allah. Maka, janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa." (Al Baqarah:183)

- Tangkapan layar Youtube Al Bahjah TV
"Yang dimaksud masukin ke lubang hidung adalah lubang atas, yang jika seandainya kita masukkan air atau apa pun, kita akan merasakan panas sehingga sampai keluar air mata," ujarnya dikutip YouTube Al Bahjah Tv, Minggu (22/2).
Lebih lanjut, kata Buya Yahya lubang tersebut termasuk mulut, hidung, telinga, alat vital untuk buang air kecil, dan dan alat vital buang air besar.
Dengan begitu, jika kita dengan sengaja memasukkan sesuatu ke dalam lubang-lubang itu bisa membatalkan puasa ramadhan.
"Jadi, kalau masukkan sampai wilayah inilah yang dianggap membatalkan puasa, menurut madzhab kita, Imam Syafi'i dan sejumlah ulama," jelasnya.
Namun Buya Yahya menjelaskan lagi, adapun memasukkan lobang hidung untuk dibersihkan boleh. Asal caranya tidak terlalu masuk.
Load more