GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Ikhtiar tapi Rezeki Terasa Seret? Ini Nasihat Menyentuh Syekh Ali Jaber

Merasa udah ikhtiar tapi rezeki terasa masih seret? Simak nasihat menyentuh dari Almarhum Syekh Ali Jaber berikut ini.
Selasa, 24 Februari 2026 - 01:20 WIB
Potret Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dalam perjalanan hidup, tak sedikit orang merasa sudah bekerja keras, berusaha maksimal, bahkan tak henti berdoa, namun rezeki masih terasa sempit. 

Kondisi seperti ini kerap memunculkan kegelisahan, rasa lelah, hingga pertanyaan dalam hati. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengapa rezeki belum juga lapang, padahal ikhtiar seolah tak pernah putus?

Dalam sebuah tausiyahnya, Almarhum Syekh Ali Jaber pernah memberikan nasihat yang menenangkan sekaligus menyentuh. 

Beliau mengingatkan bahwa seorang mukmin tidak hanya dituntut untuk berikhtiar, tetapi juga bertawakal sepenuhnya kepada Allah SWT. 

Ikhtiar adalah kewajiban, namun hati tetap harus bergantung kepada Sang Pemberi Rezeki.

Ilustrasi wanita bekerja
Ilustrasi wanita bekerja
Sumber :
  • Pexels.com / Anna Shvets

Syekh Ali Jaber menekankan pentingnya niat sebelum memulai segala usaha.

“Kita punya amal, tapi sebelum beramal, sebelum berusaha, sebelum berikhtiar, tolong jangan lupa niat. Nawaitunya untuk apa,” ujar Syekh Ali Jaber.

Menurutnya, niat bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam setiap langkah kehidupan. 

Rezeki yang dicari hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai materi, tetapi sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Jadikan rezeki itu sebagai jembatan untuk mendapatkan ridha Allah, dengan niat,” kata Syekh Ali Jaber.

Beliau kembali mengingatkan betapa besar makna sebuah niat dalam hidup seorang mukmin.

“Nawaitu sangat berarti. Oleh karena itu jangan pernah tinggalkan nawaitu, di mana pun Anda berada, apapun urusannya,” ungkapnya.

Potret Syekh Ali Jaber
Potret Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Istimewa

Lebih jauh, Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa saat rezeki terasa sulit, seorang hamba sebaiknya tidak terburu-buru menyalahkan keadaan, apalagi mempertanyakan ketentuan Allah SWT. 

Sebaliknya, introspeksi diri menjadi langkah yang jauh lebih bijak.

Alih-alih berkata, “Kenapa Allah tidak melancarkan rezeki dan usaha saya?”, Syekh Ali Jaber menasihati agar seseorang bertanya pada dirinya sendiri:

“Apa salah saya? Apa kekurangan saya?”

Pesan ini mengandung makna mendalam. Bisa jadi, rezeki terasa sempit bukan karena kurangnya usaha, melainkan ada amalan yang terabaikan. 

Syekh Ali Jaber mengingatkan, mungkin saja seseorang sering terlambat shalat Subuh, jarang membaca Al-Quran, atau lalai dalam ketaatan lainnya.

Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. At-Talaq ayat 2:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.”   (QS. At-Talaq: 2)

“Itu berarti kalau kita berdoa, kita berikhtiar, kita berusaha, tapi masih menghadapi kesusahan dan kesulitan. Pasti ada sesuatu yang tertinggal.” jelas Syekh Ali Jaber.

Selain ikhtiar dan kerja keras, beliau menekankan pentingnya memperbanyak dzikir, terutama istigfar. 

Dalam banyak kesempatan, Syekh Ali Jaber menyebut istigfar sebagai salah satu kunci pembuka pintu rezeki.

Istigfar tidak terbatas pada waktu dan tempat tertentu. Ia bisa diamalkan kapan saja: saat berjalan, berkendara, bahkan di sela aktivitas harian. 

Mengingat Allah adalah investasi spiritual yang dampaknya luar biasa bagi kehidupan seorang hamba.

Beliau juga mengutip kisah seorang sahabat yang meminta amalan kepada Rasulullah SAW:

“Ya Rasulullah, berikan kepadaku amalan yang menjaminkanku masuk surga.”

Rasulullah SAW pun menjawab:

“Basahi lidahmu dengan dzikir kepada Allah.”

Dzikir, termasuk istigfar, bukan hanya menenangkan hati, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan. 

Dalam Al-Quran, Allah SWT menjelaskan berbagai keutamaan istigfar, mulai dari kelapangan rezeki, kemudahan urusan, kesehatan, hingga keberkahan keturunan.

Selain itu, Syekh Ali Jaber juga mengingatkan pentingnya bersyukur. Sebab sering kali manusia lebih fokus pada apa yang belum dimiliki, daripada menyadari nikmat yang telah diberikan.

“Oleh karena itu janganlah Anda menjadi orang yang mengkufuri nikmat, tapi jadilah yang mensyukuri nikmat,” kata Syekh Ali Jaber.

Beliau menegaskan, ketika Allah telah ridha kepada seorang hamba, maka segala urusan akan dipermudah.

“Kalau Allah sudah ridha kepada kita, segala amal ibadah akan diterima dan segala usaha dan ikhtiar kita akan dipermudah oleh Allah,” kata Syekh Ali Jaber.

Pada akhirnya, Syekh Ali Jaber menutup nasihatnya dengan pengingat sederhana namun sangat mendasar: jangan pernah lelah berdoa. Bahkan Rasulullah SAW, manusia paling mulia, senantiasa berdoa kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab dalam hidup seorang mukmin, ikhtiar, niat yang lurus, dzikir, syukur, dan doa adalah rangkaian yang tak terpisahkan. 

Ketika semuanya dijaga, rezeki bukan hanya menjadi cukup, tetapi juga penuh keberkahan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harusnya Jadi Batu Loncatan Skuad Garuda, Ini Alasan Como 1907 Tak Punya Pemain Indonesia

Harusnya Jadi Batu Loncatan Skuad Garuda, Ini Alasan Como 1907 Tak Punya Pemain Indonesia

Como 1907 yang dimiliki oleh Djarum ini berhasil finis di peringkat empat Liga Italia dengan menyalip AC Milan dan Juventus untuk menjadi wakil Italia di kasta tertinggi kompetisi antar klub di Eropa. 
Perbatasan Tak Lagi Sekadar Gerbang Negara, Temajuk Disiapkan Jadi KEK Pariwisata Indonesia-Malaysia

Perbatasan Tak Lagi Sekadar Gerbang Negara, Temajuk Disiapkan Jadi KEK Pariwisata Indonesia-Malaysia

BNPP RI mempercepat pembukaan Temajuk–Telok Melano dan mendorong kawasan perbatasan Kalbar menjadi KEK pariwisata Indonesia-Malaysia.
Makna Kurban dan Semangat Berbagi di Hari Raya, Wujud Kepedulian yang Menguatkan Kebersamaan

Makna Kurban dan Semangat Berbagi di Hari Raya, Wujud Kepedulian yang Menguatkan Kebersamaan

Makna kurban tak hanya soal ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarwarga di momen Iduladha.
Libur Idul Adha 2026, Ancol Dipadati 22.600 Wisatawan hingga Siang Hari, Pantai Jadi Primadona

Libur Idul Adha 2026, Ancol Dipadati 22.600 Wisatawan hingga Siang Hari, Pantai Jadi Primadona

Libur Idul Adha 2026, jumlah wisatawan Ancol mencapai 22.600 orang hingga siang hari. Kawasan pantai dan Dufan jadi destinasi favorit pengunjung.
TRENDING: Megawati Hangestri Dijuluki Kim Yeon-koung Indonesia, hingga Tembus Daftar Bergengsi Pevoli Putri Terpopuler

TRENDING: Megawati Hangestri Dijuluki Kim Yeon-koung Indonesia, hingga Tembus Daftar Bergengsi Pevoli Putri Terpopuler

Megawati Hangestri tengah menjadi perbincangan hangat di dunia voli internasional. Mulai dari pujian, julukan baru, hingga masuk daftar pevoli putri terpopuler.
Soroti Insiden Persekusi Jemaat GMS, Bupati Bantul: Bertentangan dengan Ajaran Agama dan Konstitusi

Soroti Insiden Persekusi Jemaat GMS, Bupati Bantul: Bertentangan dengan Ajaran Agama dan Konstitusi

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyesalkan terjadinya insiden yang menimpa jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (24/5/2026) lalu. 

Trending

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

Terdapat tiga pemain yang dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia putra maupun putri. Salah satunya ada Megawati Hangestri.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT