News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saat Syahwat Tak Tertahan, Hubungan Suami Istri di Hari Raya Idul Fitri Boleh atau Tidak? Ini Kata Buya Yahya

Buya Yahya menyikapi spekulasi viral terkait hukum suami istri hubungan intim demi memuaskan nafsu saat momen Hari Raya Idul Fitri dilarang dan mengandung dosa.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:42 WIB
Ilustrasi hubungan intim
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran merupakan hari besar umat Islam. Hari ini dikenal sebagai momen kemenangan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Umat Islam merayakan Idul Fitri menunjukkan telah memenangkan kebutuhan spiritual untuk menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Hari Raya Idul Fitri, banyak orang mukmin merayakannya dengan beragam cara. Di tengah kebahagiaan itu, tak sedikit suami istri melakukan hubungan intim setelah sebulan menahan syahwat di bulan Ramadhan.

Dalam suatu ceramah pendakwah Buya Yahya, seorang jemaah bertanya terkait suami istri hubungan intim saat Hari Raya Idul Fitri. Sebab, sebagian umat Muslim beranggapan bercumbu di Hari Raya bisa mendapat dosa.

"Izin Buya, saya mau bertanya, bagaimana hukumnya hubungan suami istri di siang hari raya? Tidak hanya Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga Idul Adha?," tanya jemaah Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (14/3/2026).

Hukum Hubungan Suami Istri saat Momen Hari Raya Idul Fitri Versi Buya Yahya

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Al Bahjah TV

Menanggapi pertanyaan jemaahnya, Buya Yahya justru menjawab secara tegas. Ia memahami pertanyaan tersebut muncul dalam benak sebagian orang mukmin yang mendalami hukum tersebut.

Pasalnya hukum suami istri berhubungan intim selalu menjadi perbincangan hangat. Hal itu bahkan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pendakwah bernama asli KH Yahya Zainul Ma'arif itu justru kembali bertanya terkait pandangan liar terkait larangan hubungan intim bagi suami istri di momen Lebaran.

"Memang saya pernah mendengar ada keyakinan kalau Hari Raya itu enggak boleh berhubungan suami istri. Nggak ada hubungannya!," tegas Buya Yahya.

Pengasuh LPD Al-Bahjah itu tidak habis pikir pembahasan larangan suami istri saling bercampur kerap kali viral di media sosial. Ia pun meluruskan terkait pandangan ini agar tidak keliru.

Buya Yahya menjelaskan bahwa, larangan berhubungan intim di Hari Raya maupun malam takbiran tidak memiliki rujukan. Bahkan dalam dalil Al-Quran dan hadis riwayat tak ada penjelasan terkait pandangan ini.

Menurut Buya Yahya, tidak ada halangan mengenai suami istri yang ingin menumpahkan syahwatnya. Sebab definisi secara umum, Idul Fitri dikenal sebagai tanda kemenangan spiritual umat Islam.

"Suami istri (berhubungan intim) halal. Itu bukan suatu hari yang terlarang, apalagi namanya Hari Raya, otomatis artinya hari yang bersenang-senang,  baik itu makan enak hingga berhubungan suami istri segala macam," jelasnya.

Buya Yahya bahkan membandingkan kemudahan dari agama Islam terkait hubungan intim di bulan Ramadhan. Suami istri yang bercumbu di malam Ramadhan, maka tidak ada masalah.

Ketentuan tersebut telah dijelaskan dalam dalil Al-Quran melalui Surat Al-Baqarah Ayat 187. Allah SWT memudahkan hamba-Nya yang sudah sah berstatus suami istri untuk saling bercampur di malam Ramadhan.

Sementara untuk Idul Fitri, Buya Yahya mengambil penjelasan dari definisi Lebaran Idul Fitri. Di dalam momen itu, terdapat kata "Hari Raya".

Buya Yahya menjelaskan, Hari Raya Idul Fitri menunjukkan umat Muslim kembali memperoleh fitrah. Mereka dipersilakan bahagia dengan berbagai bentuk, misalnya silaturahmi, makan enak, hingga menumpahkan hawa nafsu sebagai kebutuhan biologis tubuh.

Di Hari Raya, kata Buya Yahya, hal itu memberikan tanda bahwa umat Islam memasuki hari kebebasan. Artinya, tidak ada larangan melakukan sesuatu selama masih dalam batas wajar dan syariat agama Islam.

"Mau makan enak, berhubungan istri, macam-macam pokoknya itu tidak ada masalah karena mengandung kebebasan," ucapnya.

Buya Yahya dengan kelakarnya masih bertanya-tanya alasan pandangan liar tersebut kerap kali muncul. Apalagi kembali heboh setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Buya Yahya, keyakinan tersebut sangat aneh. Bahkan banyak yang berani menumpahkan pandangan itu tanpa didasari dalil dan hadis riwayat Rasulullah SAW.

"Ada orang mengatakan kalau 1 Muharram itu nggak boleh suami istri berhubungan intim. Ada juga 10 Muharram nggak boleh juga, kemudian apalagi? Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha bahkan menjadi sasaran suami istri tidak diperbolehkan hubungan intim," kelakarnya dengan tegas.

Ulama kharismatik itu justru menyinggung larangan yang sudah ditetapkan saat momen Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha. Salah satu contoh sederhananya tidak boleh menjalankan ibadah puasa.

"Enggak tahu itu ilmu apa dan dari mana. Enggak boleh berpendapat kayak begitu karena itu hari halal. Bahkan, hari itu tidak boleh berpuasa. Kalau hubungan suami istri, ya sudah Anda buka (puasa) saja, termasuk Hari Raya Idul Adha, hari Tasyrik enggak boleh kita berpuasa," paparnya.

Ia mengimbau agar tidak terjebak pandangan liar tersebut ke depannya. Jika tidak ada landasan dalil dan hadis yang shahih, maka bisa menimbulkan rasa was-was dan dosa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada satu lagi orang yang punya amalan hubungan suami istri hanya 10 Muharram, nasib buruk setahun sekali. Ilmunya bukan dari Nabi SAW, maka dia tersiksalah," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BGN Usul Kampus Punya SPPG Sendiri, Mahasiswa Bisa Kelola Sawah dan Ternak Demi Dukung MBG

BGN Usul Kampus Punya SPPG Sendiri, Mahasiswa Bisa Kelola Sawah dan Ternak Demi Dukung MBG

Ia menilai, keberadaan SPPG di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi peluang sekaligus kontribusi nyata dalam memperkuat program tersebut.
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya peran strategis Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketenteraman dan perlindungan masyarakat.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup Total hingga 7 Agustus 2026, Dedi Mulyadi Tegaskan Plang Pengumuman Tak Berizin

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup Total hingga 7 Agustus 2026, Dedi Mulyadi Tegaskan Plang Pengumuman Tak Berizin

Dedi Mulyadi tegaskan plang pengumuman penutupan Jalan Diponegoro Bandung yang terpasang di kawasan sekitarnya, tidak memiliki izin resmi dari Pemprov Jabar.
Prestasi Gemilang Tim Panjat Tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 Jadi Bekal ke World Cup

Prestasi Gemilang Tim Panjat Tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 Jadi Bekal ke World Cup

Prestasi gemilang tim panjat tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 jadi bekal untuk menghadapi ajang bergengsi World Cup Climbing Series 2026.
Dedi Mulyadi Ngamuk Soal Isu Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Sebut Pemasangan Plang Ilegal: Tidak Ada Persetujuan Saya

Dedi Mulyadi Ngamuk Soal Isu Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Sebut Pemasangan Plang Ilegal: Tidak Ada Persetujuan Saya

Ia menegaskan bahwa papan pengumuman penutupan yang sempat terpasang di sekitar lokasi tidak memiliki izin resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Alasan Nova Arianto Tetap Buka Pintu untuk Panggil Fadly Alberto ke Timnas Indonesia U-19 usai Lakukan Tendangan Kungfu

Alasan Nova Arianto Tetap Buka Pintu untuk Panggil Fadly Alberto ke Timnas Indonesia U-19 usai Lakukan Tendangan Kungfu

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, menyatakan bahwa Fadly Alberto tetap disambut di skuad. Hal ini terlepas dari aksi tendangan kungfu yang viral beberapa waktu lalu.

Trending

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar
Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT