News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Besok Sudah Ada yang Lebaran, Haruskah Tetap Puasa? Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Sudah ada yang merayakan Idul Fitri pada 20 Maret 2026, bolehkah tetap puasa? Simak penjelasan Ustaz Khalid Basalamah soal perbedaan lebaran.
Kamis, 19 Maret 2026 - 23:26 WIB
Ilustrasi Idulfitri 2026
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri kembali terjadi pada tahun 2026.

Sebagian umat Muslim diketahui akan merayakan Lebaran lebih dulu pada Jumat, 20 Maret 2026, sementara sebagian lainnya baru merayakannya pada Sabtu, 21 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, perbedaan ini muncul karena metode penentuan awal Syawal yang digunakan oleh masing-masing pihak.

Organisasi Islam seperti Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri lebih awal karena menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi.

Dengan metode tersebut, mereka telah memulai puasa sejak 18 Februari 2026.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama yang dipimpin oleh Nasaruddin Umar menetapkan Idul Fitri jatuh pada 21 Maret 2026.

Keputusan ini diambil setelah hasil rukyatul hilal menunjukkan bahwa hilal belum terlihat pada 29 Ramadhan, sehingga puasa disempurnakan menjadi 30 hari.

Perbedaan ini kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat, terutama terkait hukum berpuasa ketika di tempat lain sudah merayakan Idul Fitri. Mengingat dalam ajaran Islam, umat Muslim dilarang berpuasa pada hari raya.

Ustaz Khalid Basalamah
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube/khalidbasalamah

Ustaz Khalid Basalamah memberikan penjelasan terkait situasi tersebut.

Menurutnya, umat Islam sebaiknya mengikuti keputusan pemerintah dalam menentukan awal dan akhir puasa.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah melibatkan berbagai pihak, mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), ormas Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, hingga para ahli dalam bidang astronomi dan syariat.

“Kalau saya, wallahualam, kembali kepada pemerintah. Di sana ada MUI, ada Muhammadiyah, ada NU, ada macam-macam ormas Islam. Sudahlah kita bersatu,” jelasnya.

Menurut Ustaz Khalid, selama keputusan pemerintah masih berada dalam koridor syariat, maka umat Islam tidak perlu memperdebatkannya secara berlebihan.

Dalam penjelasannya, Ustaz Khalid juga menyinggung soal batas maksimal puasa di bulan Ramadhan.

Ia menegaskan bahwa jumlah hari puasa dalam kalender Hijriah hanya berkisar antara 29 atau 30 hari, tidak boleh lebih dari itu.

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadhan harus disempurnakan menjadi 30 hari.

“Yang penting puasanya 30 hari maksimal, tidak boleh 31 hari. Karena dalam hitungan Hijriah hanya 29 atau 30 hari saja,” ujarnya.

Dengan demikian, perbedaan satu hari dalam penentuan Idul Fitri masih dianggap wajar dan tidak melanggar ketentuan syariat selama didasarkan pada metode yang sah.

Ustaz Khalid juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan tersebut.

Ia menilai bahwa perbedaan metode penentuan Idul Fitri bukanlah hal baru dan sudah terjadi sejak lama.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan kehendak atau merasa paling benar sendiri, karena setiap pihak memiliki dasar dalil dan metode yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, keputusan pemerintah seharusnya menjadi acuan bersama untuk menghindari perpecahan di tengah umat.

"Maka nggak ada masalah kalau hanya pas waktu 29 atau 30 hari belum melanggar sunnah Nabi SAW ikuti pemerintah dan jangan sampai berselisih selama itu masih dalam koridor ada dalil yang menjelaskannya," tegasnya

Perbedaan penentuan Idul Fitri sering kali memunculkan kebingungan, terutama bagi masyarakat awam.

Namun, dengan memahami bahwa perbedaan ini memiliki dasar ilmiah dan syar’i, umat Islam diharapkan dapat menyikapinya dengan bijak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama puasa yang dijalankan tidak melebihi batas yang ditentukan dalam Islam, serta mengikuti keputusan otoritas yang diakui, maka ibadah tetap sah dan tidak perlu diragukan.

Dalam situasi seperti ini, menjaga keharmonisan dan saling menghormati menjadi hal yang jauh lebih penting dibanding memperdebatkan perbedaan yang sebenarnya masih berada dalam ruang ijtihad. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkenalkan Connectivity+, Telkom Tawarkan Layanan Berkecepatan Tinggi dengan Jangkauan Luas

Perkenalkan Connectivity+, Telkom Tawarkan Layanan Berkecepatan Tinggi dengan Jangkauan Luas

Perkenalkan Connectivity+, Telkom Solution menawarkan solusi digital terintegrasi untuk mendukung kebutuhan industri dan produktivitas bisnis dengan konektivitas berkecepatan tinggi.
4 Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan pada Hari Rebo Wekasan yang Jatuh Tanggal 12 Agustus 2026

4 Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan pada Hari Rebo Wekasan yang Jatuh Tanggal 12 Agustus 2026

Memperbanyak amalan bisa jadi langkah bijak untuk memohon keselamatan dan perlindungan. Berikut beberapa amalan sunnah yang dapat dikerjakan saat Rebo Wekasan.
Gubernur Pramono Anung Minta Presiden Prabowo Resmikan Jalur Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Gubernur Pramono Anung Minta Presiden Prabowo Resmikan Jalur Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membuka secara resmi operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai.
Ketakutan Upaya Pembunuhan, Trump Dikawal Sistem Rudal Avenger Saat Main Golf

Ketakutan Upaya Pembunuhan, Trump Dikawal Sistem Rudal Avenger Saat Main Golf

Media War Zone menganalisis sejumlah foto Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat bermain golf di lapangan miliknya di New Jersey.
Universitas Negeri Yogyakarta Gunakan Bus Listrik 8 Meter VKTR, Perkuat Kolaborasi Industri Nasional untuk Mobilitas Kampus Berkelanjutan

Universitas Negeri Yogyakarta Gunakan Bus Listrik 8 Meter VKTR, Perkuat Kolaborasi Industri Nasional untuk Mobilitas Kampus Berkelanjutan

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), pionir manufaktur kendaraan listrik komersial pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia, resmi menyerahkan dua unit Bus Listrik 8 Meter kepada Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Putra Aiptu Asep Suhara, Polisi Jadi Korban Tabrak Lari di Bandung Ternyata Seorang Kiper Andalan PSBS Biak

Putra Aiptu Asep Suhara, Polisi Jadi Korban Tabrak Lari di Bandung Ternyata Seorang Kiper Andalan PSBS Biak

Seorang anggota polisi Satuan Samapta Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara gugur dalam tugas lantaran menjadi korban tabrak lari saat patroli malam di Bandung

Trending

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

Revnaldo Ega, MC di booth Newport akhirnya meminta maaf setelah video sayembara satu botol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha menuai kecaman luas.
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT