News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat 17 April 2026 Singkat: Sifat Takabur Semestinya Hilang dengan Takbir

Berikut teks khutbah Jumat 17 April 2026 singkat dan padat berjudul 'Sifat Takabur Semestinya Hilang dengan Takbir'.
Kamis, 16 April 2026 - 22:01 WIB
Ilustrasi masjid di atas awan
Sumber :
  • freepik.com

tvOnenews.com - Memasuki hari Jumat di akhir bulan Syawal, umat Islam kembali diingatkan untuk terus menjaga kualitas iman pasca-Ramadhan. 

Salah satu amalan yang masih terasa gaungnya adalah takbir—lafaz agung yang bukan sekadar ucapan, tetapi memiliki makna mendalam dalam membentuk kepribadian seorang muslim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khutbah Jumat kali ini mengajak jamaah untuk merenungkan bagaimana takbir seharusnya mampu mengikis sifat sombong atau takabur dalam diri manusia.

Naskah khutbah berikut disajikan secara singkat dan padat, sehingga mudah dipahami dan dapat menjadi bahan renungan bersama.

Berikut teks khutbah Jumat berjudul Sifat Takabur Semestinya Hilang dengan Takbir, dilansir dari khutbahsingkat.com.

Ilustrasi shalat Jumat
Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Pexels/Furkan Furkan_Uslu57

Khutbah Jumat Pertama

الحَمْدُ للهِ الّذِي خَلَقَ الخَلْقَ لِعِبَادَتِهِ، وَأَمْرُهُمْ بِتَوْحِيْدِهِ وَطَاعَتِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَكْمَلُ الخَلْقِ عُبُودِيَّةً للهِ، وَأَعْظَمَهُمْ طَاعَةً لَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبهِ. اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah,

Waktu akan terus bergulir tanpa dapat dihentikan, meski hanya sepersekian detik. Dan perlahan namun pasti, kita akan dibawa dalam pergerakan waktu sampai maut yang memisahkan. Karenanya, pada kesempatan hari Jumat ini mari kita manfaatkan dengan baik yakni menjalankan perintah dan menjauhi yang dilarang.

Hal itulah yang disebut dengan takwa. Dengan demikian, takwa menjadi bagian yang harus terus ditingkatkan dari waktu ke watu, dan kesempatan hadir di majlis Jumat ini marilah kita gunakan untuk introspeksi diri.

Jamaah Jumat yang Berbahagia,

Kita masih berada di bulan Syawal. Dan di antara kalimat yang paling mencolok dan berkumandang di mana-mana begitu Ramadhan berakhir adalah takbir. Takbir secara bahasa berasal dari kata kabbara-yukabbiru yang berarti membesarkan atau mengagungkan. Siapa yang diagungkan? Tentu saja Dzat Yang Mahabesar, Allah Subhanallah Wa Ta’ala.

Tentunya kita masih ingat bahwa takbir betul-betul mewarnai peralihan masa dari Ramadhan menuju Syawal. Umat Islam di berbagai tempat menghidupkan malam hari raya dengan takbir. Sejak malam hingga pagi hari, sejumlah masjid dan mushala memnuhi kegiatan dengan takbir.

Dalam shalat id pun kita dianjurkan menambah takbir 7 kali usai takbiratul ihram dan 5 kali saat memasuki rakaat kedua. Para khatib Idul Fitri disunahkan memulai khutbah pertama dengan takbir 9 kali dan 7 kali pada khutbah kedua. Sementara dzikir yang paling dianjurkan bagi jamaah dalam momen-momen tersebut adalah melafalkan takbir.

Jamaah yang Dirahmati Allah,

Takbir tentu lebih dari sekadar ucapan dan kata-kata. Di balik anjuran menggemakan takbir ada perintah untuk menganggap setara, kecil, rendah apa pun yang ada di alam fana ini karena yang Mahabesar hanya Allah. Dialah penguasa jagat raya ini.

Tak ada satu urusan atau keberadaan pun yang luput dari genggaman-Nya. Ini pula makna dari rabbul ‘alamin. Allah bukan saja Tuhan bagi manusia melainkan Tuhan bagi seluruh eksistensi selain diri-Nya, termasuk hewan, tumbuhan, jin, malaikat, planet-planet, atmosfer, bumi, langit, surga, neraka, dan lain sebagainya.

Konsekuensi dari keyakinan semacam itu adalah timbulnya sikap rendah hati. Mengecilkan segalanya, tak terkecuali kekayaan dan jabatan, untuk semata-mata mengagungkan-Nya. Sikap ini sangat sulit dilakukan karena musuh terberatnya bukan saja setan, melainkan juga nafsu diri sendiri.

Orang mungkin saja terbebas dari keraguan mengimani keberadaan Allah seyakin-yakinnya tapi belum tentu ia berhasil membesarkan-Nya seagung-agungnya. Orang bisa saja sangat alim, rajin ibadah, mengklaim membela agama, namun apakah ia sudah benar-benar bersih dari menganggap lebih rendah orang lain, menganggap diri sendiri lebih selamat dari yang lain?

Hadirin Rahimakumullah,

Kita tahu, iblis terjerumus bukan karena ia ingkar atas keberadaan Allah. Iblis tidak ateis. Mungkin soal ini keimanan, iblis melebihi manusia biasa. Iblis terhempas ke neraka dan menjadi makhluk terkutuk selamanya sebab menolak menghormati Nabi Adam lantaran takabur. Hal ini sebagaimana terekam dalam surat Al-Baqarah ayat 34 sebagai berikut:

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam,’ maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur/sombong dan adalah ia termasuk golongan makhluk yang kafir.

Takabur atau kesombongan telah menggelapkan iblis untuk mengakui Adam sebagai makhluk Allah yang juga harus dihormati. Ketika Allah mengeluarkan perintah sujud penghormatan tersebut lalu iblis menyambutnya dengan penolakan, maka saat itulah iblis sedang mengingkari kebesaran Allah.

Iblis membesarkan diri di hadapan Dzat Yang Mahabesar. Ia hanya melihat kepada siapa ia hormat tapi tidak mempertimbangkan dari siapa perintah hormat itu keluar.

Jamaah Rahimakumullah,

Apa yang diperbuat iblis, bisa juga menimpa kita meski dalam skala dan konteks yang berbeda. Allah, misalnya, telah memerintahkan kita memuliakan manusia (QS Al-Isra: 70) dan tidak merusak lingkungan (QS Al-A’raf: 56). Saat kita berperilaku sebaliknya, maka sejatinya kita sedang meneladani jejak iblis yang durhaka.

Kita hanya percaya akan keberadaan Allah tapi “tidak percaya” akan kebesaran dan kekuasan-Nya. Atau mungkin percaya namun berhenti di mulut atau dalam kadar angan-angan belaka. Buah dari takbir adalah mengecilkan diri sendiri untuk semata membesarkan Allah. Dampak lazim dari suasana batin ini adalah tidak menganggap remeh hal-hal di luar dirinya karena menyadari bahwa semua ini tak lain adalah hamba Allah rabbul ‘alamin.

Jamaah yang Dimuliakan Allah,

Rasulullah pernah menegur sahabat yang mempermainkan anak burung hingga induknya merasa terganggu. Sikap mengasihi binatang seperti ini hanya bisa dilakukan ketika seseorang tak lagi sibuk membandingkan dirinya dengan binatang, tapi memandang lebih dalam: siapa yang menciptakan binatang. Itu pula yang menjadi alasan mengapa Nabi begitu pemaaf dan murah hati terhadap orang-orang kafir yang pernah memusuhi, bahkan berupaya membunuh beliau; dan kisah-kisah teladan lainnya.

Jamaah yang Berbahagia,

Takbir Idul Fitri yang pernah dikumandangkan di awal Syawal seyogianya mengantarkan kita pada introspeksi diri tentang sejauh mana membesarkan Allah, sejauh mana pula mengenal Dia. Sebuah takbir yang melunakkan hati kita untuk senantiasa berbuat baik kepada siapa saja atau apa saja.

Dengan demikian, semoga takbir kita tidak hanya menggaung ke angkasa tapi juga membumi dalam wujud cinta kepada sesama. Wallahu a’lam.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ اْلكَرِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah Jumat Kedua

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

BGN terus berbenah demi mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa di Indonesia. Tak cuma berpatokan pada sistem dalam negeri,
Akhiri Perjuangan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Tim Renang Indonesia Berhasil Pecahkan 7 Rekor Nasional

Akhiri Perjuangan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Tim Renang Indonesia Berhasil Pecahkan 7 Rekor Nasional

Tim Renang Indonesia baru saja mengakhiri perjuangan mereka di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya yang melangsungkan pertandingan terkahir Jumat 25 September kemarin
Adhisty Zara Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Kenalkan Benjiro Nayel Ali

Adhisty Zara Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Kenalkan Benjiro Nayel Ali

Adhisty Zara mengumumkan kelahiran anak pertama bersama Abdullah Tsaqib. Putra mereka diberi nama Benjiro Nayel Ali pada 19 September 2026.
Penguatan Ekonomi Reintegrasi Sosial, Kemensos Bantu Eks Napi Terorisme Poso Sulawesi Tengah Rp5 Juta

Penguatan Ekonomi Reintegrasi Sosial, Kemensos Bantu Eks Napi Terorisme Poso Sulawesi Tengah Rp5 Juta

Kementerian Sosial (Kemensos) memberdayakan 21 orang eks narapidana terorisme dengan memberikan modal usaha masing-masing sebesar Rp5 juta untuk penguatan usaha
Megawati Langsung ke Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Usai Tiba dari Manado

Megawati Langsung ke Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Usai Tiba dari Manado

Meski kesehatan Guruh alami penurunan, ia masih bersemangat untuk bisa berkarya dan berkeinginan agar Gencar Semarak Perkasa Production (GSP) bisa ditampilkan.
Buntut Viralnya Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Menimipas: Ini Kesempatan Sangat Baik untuk Lakukan Penertiban

Buntut Viralnya Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Menimipas: Ini Kesempatan Sangat Baik untuk Lakukan Penertiban

Buntut viralnya sidak Ombudsman RI di Lapas Cibinong di media sosial, telah komentar liar netizen. Namun, menyikapi hal ini, Menimipas Agus Andrianto mengatakan

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT