GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daging Kurban Dimasak dan Dimakan Bersama oleh Panitia, Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Buya Yahya

Bolehkah daging kurban dimasak dan dimakan bersama-sama oleh panitia? Simak penjelasan Buya Yahya mengenai syariat pembagian daging kurban Idul Adha.
Senin, 25 Mei 2026 - 21:24 WIB
Ilustrasi pembagian daging kurban Idul Adha
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

tvOnenews.com - Perayaan Idul Adha 1447 H tahun 2026 sudah di depan mata. Menjelang hari raya kurban, berbagai pertanyaan seputar pembagian hingga pengolahan daging kurban kembali ramai dibahas masyarakat. 

Salah satu yang sering menjadi perbincangan adalah boleh atau tidaknya panitia kurban memasak serta memakan daging kurban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, panitia biasanya membantu mulai dari proses penyembelihan, pencacahan daging, hingga pembagian kepada masyarakat. 

Tidak jarang, sebagian daging kemudian dimasak untuk disantap bersama para panitia. Lalu bagaimana hukumnya menurut syariat Islam?

Ilustrasi hewan kurban
Ilustrasi hewan kurban
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

Buya Yahya pernah memberikan penjelasan terkait hal tersebut. 

Ia menegaskan bahwa panitia tidak diperbolehkan mengambil daging kurban sebelum dibagikan apabila dianggap sebagai upah atau gaji panitia.

"Mengambil daging kurban sebelum dibagi, itu tidak diperkenankan. Itu seolah-olah sebagai gaji panitia, itu tidak benar," ujar Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Namun, Buya Yahya menjelaskan ada kondisi tertentu yang memperbolehkan panitia menikmati daging kurban bersama-sama. 

Hal itu bisa dilakukan apabila sebagian daging memang sudah diperkirakan menjadi jatah panitia lalu dimasak untuk dimakan bersama.

"Jadi, boleh dipotong diperkirakan jatahnya dia, lalu dikumpulkan dimakan bersama suka-suka," ujarnya.

Menurutnya, ketentuan tersebut berlaku apabila daging diberikan langsung oleh orang yang berkurban, khususnya dalam kurban sunnah. 

Ilustrasi daging kurban
Ilustrasi daging kurban
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

Dalam kondisi itu, pemilik kurban memiliki hak untuk mengambil sebagian daging kurbannya.

"Daging kurban boleh dimasak dan dimakan oleh panitia jika yang memberikan adalah orang yang berkurban atau disebut kurban sunnah," ucap Buya Yahya.

"Sebab kalau kurban sunnah boleh dia mengambil. Sampai sepertiga pun boleh," lanjutnya.

Orang yang berkurban juga diperbolehkan mengambil sebagian daging untuk kebutuhan pribadi maupun diberikan kepada anak-anaknya. 

Bahkan, pemilik kurban dapat menyerahkan sebagian daging kepada panitia untuk dimakan bersama.

Akan tetapi, jika seluruh hewan kurban sudah diserahkan kepada panitia untuk dibagikan kepada masyarakat, maka panitia tidak boleh mengambil sendiri tanpa izin dari pemilik kurban.

"Jadi kalau kurban sunnah, boleh yang punya kurban mengambil termasuk untuk anak-anaknya atau diambil khusus untuk dibagi-bagi," kata Buya Yahya.

"Tapi jika Anda sebagai wakil, kok main comot sendiri, tidak dibenarkan itu," lanjutnya.

Buya Yahya juga mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran dalam pelaksanaan kurban. 

Menurutnya, tindakan tidak amanah bisa terjadi di mana saja, termasuk dalam pengelolaan hewan kurban.

Ia menegaskan bahwa korupsi bukan hanya dilakukan oleh pejabat, tetapi juga bisa terjadi dalam urusan pembagian daging kurban apabila tidak dijalankan secara jujur dan sesuai aturan syariat. (gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jurnalis Italia Lorenzo Lepore: Bojan Hodak 100% Tinggalkan Persib Bandung

Jurnalis Italia Lorenzo Lepore: Bojan Hodak 100% Tinggalkan Persib Bandung

Lorenzo Lepore, jurnalis Italia mengungkapkan bahwa Bojan Hodak akan meninggalkan Persib Bandung meski sudah melakukan perpanjangan kontrak dengan manajemen.
Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. KH. Ali Masykur Musa, melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke Kantor PLN Unit Induk Distribusi Lampung.
Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari membenarkan bahwa lebih dari 1.000 sekolah yang terdampak banjir bandang di Sumatera masih belum diperbaiki.
Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Kopi luwak Indonesia terus mendunia dengan cita rasa khas dan sejarah panjang. Worcas rayakan 91 tahun perjalanan kopi premium nusantara.
mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX menggelar RUPST 2026 dan menegaskan fokus transformasi bisnis digital, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep olahan gading kurban Idul Adha 1447 H/2026: Irisan daging goreng ketumbar ala YouTube Rayyan Al Ghazali.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Sebuah postingan video yang memperlihatkan adanya peristiwa pembubaran paksa ibadah jemaat di GMS Bantul oleh organisasi masyarakat (ormas) viral di media sosial.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT