News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Menerima Daging Kurban, Bolehkah Menjualnya? Buya Yahya: Dilihat dari Siapa Penerimanya

Setelah menerima pembagian daging kurban, bolehkah menjual? Pahami hukumnya berdasarkan syariat Islam, begini penjelasan Buya Yahya.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:12 WIB
Ilustrasi pembagian daging kurban Idul Adha
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

tvOnenews.com - Hari Raya Idul Adha menjadi momen yang penuh kebahagiaan bagi umat Islam. 

Selain melaksanakan ibadah kurban, masyarakat juga menerima pembagian daging kurban yang kemudian diolah dan dinikmati bersama keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di tengah pembagian daging kurban, sering muncul pertanyaan mengenai hukum menjual daging kurban yang sudah diterima. 

Apakah penerima daging kurban diperbolehkan menjual bagian yang diterimanya, atau justru hal tersebut dilarang dalam syariat Islam?

Menjawab pertanyaan tersebut, Buya Yahya memberikan penjelasan bahwa hukum menjual daging kurban perlu dilihat dari siapa yang menerima dan kapan daging tersebut berada dalam kepemilikannya.

Ilustrasi daging kurban
Ilustrasi daging kurban
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

Daging Kurban Sebelum Dibagikan Tidak Boleh Dijual

Buya Yahya menegaskan bahwa hewan kurban beserta bagian-bagiannya tidak boleh diperjualbelikan sebelum dibagikan kepada penerima yang berhak.

Menurutnya, larangan tersebut tidak hanya berlaku pada daging, tetapi juga mencakup bagian lain dari hewan kurban.

"Daging kurban sebelum dibagi tidak boleh dijual. Kulitnya tidak boleh dijual, kepalanya tidak boleh dijual, tapi diberikan kepada siapapun," jelas Buya Yahya.

Daging kurban dapat dibagikan kepada fakir miskin maupun orang yang mampu. Keduanya tetap berhak menerima bagian kurban sesuai ketentuan yang berlaku.

Bolehkah Penerima Menjual Daging Kurban?

Setelah daging kurban diterima oleh seseorang, hukum menjualnya memiliki rincian tersendiri dalam pandangan ulama.

Buya Yahya menjelaskan bahwa sebagian ulama membedakan antara penerima yang tergolong fakir dan penerima yang tergolong kaya.

"Jika yang menerima orang fakir, maka kurban tersebut setelah diterima boleh memakannya dan boleh menjualnya, karena itu miliknya," terang Buya Yahya.

Dengan kata lain, ketika daging kurban telah menjadi hak milik orang fakir, ia memiliki keleluasaan untuk memanfaatkannya sesuai kebutuhannya, termasuk jika ingin menjualnya.

Ilustrasi daging kurban
Ilustrasi daging kurban
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

Orang Kaya Dianjurkan Menikmati, Bukan Menjual

Berbeda dengan penerima yang tergolong fakir, Buya Yahya menjelaskan bahwa penerima yang mampu atau kaya tidak diperkenankan menjadikan daging kurban sebagai barang untuk diperjualbelikan.

"Tapi jika kurban diberikan pada orang kaya, maka diperkenankan untuk dinikmati saja, untuk bersenang-senang di hari itu, dan tidak dijual," ujarnya.

Menurut Buya Yahya, semangat pembagian daging kurban adalah untuk dinikmati sebagai bagian dari syiar dan kebahagiaan Idul Adha, bukan untuk mencari keuntungan.

Jika Tidak Membutuhkan Daging, Sebaiknya Diberikan kepada Orang Lain

Tidak semua orang dapat mengonsumsi daging kurban. Ada yang memiliki pantangan kesehatan, tidak menyukai daging, atau memiliki alasan lainnya.

Dalam kondisi seperti itu, Buya Yahya menyarankan agar daging kurban diberikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan, bukan dijual.

"Kalau Anda sudah kaya tidak perlu daging kurban, kasihkan pada yang lain, jangan dijual," tegasnya.

"Misalkan tidak suka daging atau tidak boleh makan daging, maka boleh dimasak dan dibagikan yang lain, yang penting tidak boleh dijual," tambahnya.

Penjelasan Berdasarkan Mazhab Syafi'i

Buya Yahya menegaskan bahwa penjelasan tersebut merupakan pendapat yang berlaku dalam mazhab Syafi'i yang banyak dianut oleh umat Islam di Indonesia.

Karena itu, masyarakat yang menerima daging kurban perlu memahami perbedaan hukum tersebut agar dapat memanfaatkan daging kurban sesuai tuntunan syariat.

"Itulah yang ada pada mazhab Imam Syafi'i, wallahu a'lam," tutupnya.

Dengan memahami ketentuan ini, umat Islam dapat lebih bijak dalam mengelola dan memanfaatkan daging kurban, sekaligus menjaga nilai ibadah dan semangat berbagi yang menjadi inti dari pelaksanaan kurban pada Hari Raya Idul Adha. (gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026: Tetap Bangga Lihat Macan Kemayoran

Respons Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026: Tetap Bangga Lihat Macan Kemayoran

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski harus mengawali kiprah di Piala Presiden 2026 dengan kekalahan tipis.
Harga Emas Antam Hari Ini 27 Juli 2026 Naik Rp10.000 Jadi Rp2.622.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Juli 2026 Naik Rp10.000 Jadi Rp2.622.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 27 Juli 2026 naik tipis Rp10.000 menjadi Rp2.622.000 per gram.
BREAKING
NEWS
Prabowo Terima Pengunduran Diri dan Apresiasi Pengabdian Gubernur BI Perry Warjiyo

Prabowo Terima Pengunduran Diri dan Apresiasi Pengabdian Gubernur BI Perry Warjiyo

Menurut Prasetyo, Presiden menerima pengunduran diri Gubernur BI tersebut sekaligus mengapresiasi pengabdian Perry selama tujuh tahun memimpin bank sentral.
Kemendagri Transformasi Layanan Kependudukan Melalui Rebranding Dukcapil, Perkuat Verifikasi Bansos Berbasis IKD

Kemendagri Transformasi Layanan Kependudukan Melalui Rebranding Dukcapil, Perkuat Verifikasi Bansos Berbasis IKD

Direktur Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil Erliani Budi menegaskan bahwa Rebranding Dukcapil merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik
Bursa Transfer Inter Milan: Petinggi Nerazzurri Akui Sedang Dekati Bek Tottenham untuk Jadi Tembok Pertahanan Baru

Bursa Transfer Inter Milan: Petinggi Nerazzurri Akui Sedang Dekati Bek Tottenham untuk Jadi Tembok Pertahanan Baru

Inter Milan mengonfirmasi tengah berupaya memboyong bek Tottenham, Cristian Romero, pada bursa transfer 2026. Bek Argentina itu diproyeksikan jadi pilar baru.
Demi Bantu Timnas Indonesia Menang, PSSI Punya 1 Permintaan buat Suporter Garuda Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026

Demi Bantu Timnas Indonesia Menang, PSSI Punya 1 Permintaan buat Suporter Garuda Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026

PSSI mengajak seluruh suporter Timnas Indonesia memadati Stadion Pakansari saat skuad Garuda menghadapi Kamboja pada ajang Piala AFF 2026, Senin (27/07/2026).

Trending

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral anak dari pria terduga pencuri ayam tewas direkoyok massa di Bali Histeris, Hotman Paris akui siap untuk membiayai sekolahnya.
Gubernur Khofifah dan Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi BI Bangun Sinergitas Lewat Budaya Hidup Sehat

Gubernur Khofifah dan Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi BI Bangun Sinergitas Lewat Budaya Hidup Sehat

Gubernur Khofifah dan Deputi BI lepas peserta Gowes Nusantara 2026, HUT ke-73 Bank Indoneia dengan mengambil start dan finish di Tugu Pahlawan, Surabaya.
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka pun merespons soal video viral anak terduga pelaku pencurian ayam yang menangis histeris di Tabanan Bali.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia tak hanya memburu tiga poin saat hadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda berpeluang meraih tambahan poin FIFA.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT