News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Dosa Zina Tidak Diampuni Selama 40 Tahun atau 7 Turunan? Ini Penjelasan Tegas Buya Yahya

Benarkah dosa zina tidak diampuni selama 40 tahun atau tujuh keturunan? Simak penjelasan tegas dari Buya Yahya berikut ini.
Rabu, 3 Juni 2026 - 19:50 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Di tengah masyarakat, masih beredar berbagai anggapan mengenai dosa zina dan proses taubat pelakunya. 

Salah satu yang kerap terdengar adalah klaim bahwa dosa zina tidak akan diampuni selama 40 tahun, bahkan ada yang menyebut hingga tujuh keturunan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan seperti ini sering membuat seseorang yang ingin bertaubat merasa putus asa dan kehilangan harapan akan rahmat Allah SWT.

Padahal, dalam Islam, pintu taubat selalu terbuka bagi hamba yang benar-benar menyesali perbuatannya dan kembali kepada Allah. 

Dalam salah satu kajian, Buya Yahya menjelaskan bahwa anggapan dosa zina tidak diampuni selama puluhan tahun merupakan informasi yang tidak benar.

Meski demikian, Buya Yahya menegaskan bahwa zina tetap termasuk dosa besar yang sangat tercela dan harus dijauhi oleh setiap Muslim.

"Zina adalah dosa besar dan kehinaan. Zina adalah kehinaan diri dan keluarga. Semua dosa begitu mudahnya dihapus, kecuali zina," ujar Buya Yahya.

Beliau melanjutkan bahwa zina merupakan perbuatan yang merendahkan martabat seseorang.

"Maka zina adalah hina, hina, dan hina. Tidak ada yang berzina kecuali manusia yang terhina," lanjutnya.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

Kisah Hindun yang Dijelaskan Buya Yahya

Dalam ceramahnya, Buya Yahya mengisahkan tentang Hindun, seorang wanita yang pernah sangat membenci Hamzah bin Abdul Muthalib hingga menyuruh Wahsyi untuk membunuhnya. 

Bahkan setelah Hamzah gugur, Hindun disebut mengambil dan memakan hatinya.

Namun kemudian Hindun memeluk Islam. Setelah masuk Islam, ia bersama para wanita lainnya diminta Rasulullah SAW untuk berjanji tidak menyekutukan Allah, tidak mencuri, dan tidak melakukan berbagai perbuatan terlarang.

Ketika diminta berjanji untuk tidak berzina, Hindun merasa keberatan bukan karena ingin melakukannya, melainkan karena tidak bisa membayangkan dirinya melakukan perbuatan tersebut. 

Sebagai wanita merdeka dan terhormat, ia menganggap zina sebagai sesuatu yang sangat hina.

Dari kisah itu, Buya Yahya menjelaskan bahwa orang yang menjaga kemuliaan dirinya akan sangat sulit terjerumus ke dalam perzinaan. 

Namun, bagi mereka yang pernah terjatuh dalam dosa tersebut, masih ada kesempatan untuk kembali menjadi pribadi yang mulia melalui taubat yang sungguh-sungguh.

Benarkah Dosa Zina Tidak Diampuni Selama 40 Tahun?

Buya Yahya secara tegas membantah anggapan tersebut.

"Tidak benar, kalau orang zina tidak diampuni dosanya selama 40 tahun. Itu adalah berita bohong," tegas Buya Yahya.

Menurut beliau, seseorang yang melakukan zina lalu benar-benar bertaubat kepada Allah SWT dapat memperoleh ampunan tanpa harus menunggu puluhan tahun.

"Asalkan ia menyesal, menangis, taubat yang sesungguhnya. Semua kesan-kesan yang mengingatkan tentang perzinaannya dilupakan," kata Buya Yahya.

Namun Buya Yahya mengingatkan bahwa yang menjadi persoalan adalah ketika seseorang mengaku sudah bertaubat, tetapi masih mempertahankan hal-hal yang berkaitan dengan perzinaan yang pernah dilakukan.

"Yang menjadi masalah adalah bohong tobatnya. Sudah tobat tapi masih menyimpan hadiah dan orang yang menzinainya, itu tobat bohong namanya," lanjut Buya Yahya.

Ciri Taubat yang Sungguh-Sungguh

Buya Yahya menjelaskan bahwa taubat yang benar ditandai dengan penyesalan mendalam dan kebencian terhadap perbuatan dosa yang pernah dilakukan.

Seseorang yang benar-benar bertaubat tidak lagi merasa bangga atau nyaman mengingat masa lalunya. 

Bahkan tempat yang pernah digunakan untuk berbuat maksiat pun akan dibenci karena mengingatkannya pada dosa tersebut.

Jika taubat dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka Allah SWT dapat mengampuni dosanya saat itu juga.

"Kalau sudah bertaubat, hari itu juga Allah ampuni, tidak menunggu sampai 40 tahun. Itu berita bohong," kata Buya Yahya.

Tidak Perlu Menceritakan Dosa Zina kepada Orang Lain

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa dosa zina termasuk dosa yang harus ditutupi. 

Seseorang yang ingin bertaubat cukup mengadu kepada Allah SWT tanpa harus menceritakan kesalahannya kepada manusia.

Semakin seseorang menjaga aib dirinya, maka Allah SWT akan menjaga dan menutupi aib tersebut di hadapan manusia.

Karena itu, seseorang yang memiliki masa lalu kelam tidak perlu mengungkapkan perbuatan zinanya kepada calon pasangan, teman, maupun orang lain. 

Taubat adalah urusan antara dirinya dengan Allah SWT.

Buya Yahya juga menganjurkan seseorang untuk berhijrah dari lingkungan yang dapat mengingatkan atau membuka kembali aib masa lalunya.

"Maka hanya orang bodoh yang bercerita tentang perzinaannya. Semoga Allah mengampuni kita semua," tutur Buya Yahya.

Hadis tentang Tidak Diampuni 40 Tahun atau Tujuh Keturunan Disebut Tidak Benar

Di akhir penjelasannya, Buya Yahya kembali menegaskan bahwa berbagai kabar yang menyebut dosa zina tidak diampuni selama 40 tahun atau berdampak hingga tujuh keturunan merupakan informasi yang tidak memiliki dasar yang benar.

"Bohong, hadits palsu. Nggak ada itu. Anak seoran pezina pun bisa jadi waliyullah," tutup Buya Yahya.

Menurutnya, informasi semacam itu memang sering disebarkan dengan tujuan menakut-nakuti orang agar tidak berzina. 

Namun jika bersumber dari hadis palsu atau informasi yang tidak benar, maka tetap tidak boleh disebarkan. (gwn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaksa Agung Mutasi 16 Jaksa, 3 Kajari Jakarta Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Jaksa Agung Mutasi 16 Jaksa, 3 Kajari Jakarta Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Posisi Kajari Jakarta Pusat kini diisi oleh Oktafian Syah Effendi yang sebelumnya menjabat Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Garuda Siap Menggempur Pembuka Jalan ke Final

Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Garuda Siap Menggempur Pembuka Jalan ke Final

Timnas Indonesia bakal mengawali kiprahnya di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menjamu Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (25/9/2026).
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Pelatihan Produksi Konten Digital, Kadiskominfo Tangsel Dorong Pemuda Melek Teknologi

Pelatihan Produksi Konten Digital, Kadiskominfo Tangsel Dorong Pemuda Melek Teknologi

Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, mendorong generasi muda untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman di bidang digital melalui pelatihan produksi konten digital pemuda di Kelurahan Buaran.
Berkah Absennya Matteo Gabbia, Kini Ruben Amorim Punya Duet Bek Tak Tergantikan di AC Milan

Berkah Absennya Matteo Gabbia, Kini Ruben Amorim Punya Duet Bek Tak Tergantikan di AC Milan

Ruben Amorim mulai menemukan duet bek andalan di AC Milan musim ini. Koni De Winter dan Strahinja Pavlovic menjadi dua pemain yang terus dipercaya.
Rata-rata Usia Skuad di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Ternyata Bukan yang Termuda

Rata-rata Usia Skuad di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Ternyata Bukan yang Termuda

Rata-rata usia skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 mencapai 26,7 tahun. Simak posisi Garuda dibanding 13 peserta lainnya di turnamen yang berlangsung.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT