News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertemu dengan Ustaz Abdul Somad, Buya Yahya Getarkan Pesan Menyentuh: Kita Jadi Kaya Raya di Akhirat

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya berbagi pesan menyentuh tentang cinta karena Allah saat bertemu Ustaz Abdul Somad (UAS) di Ponpes Mahad Az-Zahra Riau.
Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:35 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Buya Yahya

Riau, tvOnenews.com - Ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya bertemu dengan Ustaz Abdul Somad. Kedatangannya menciptakan penuh makna untuk para santri dan jemaah.

Buya Yahya belakangan ini mengunjungi Pondok Pesantren Az-Zahra di Riau. Kehadirannya langsung disambut hangat oleh Ustaz Abdul Somad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Abdul Somad merasa bersyukur Buya Yahya hadir di pesantren miliknya. Pasalnya, ulama asal Cirebon tersebut menyempatkan hadir di  tengah kesibukannya sekaligus membawa semangat bagi perkembangan pesantren hingga perjuangan dakwah di Riau.

Di momen ini, Buya Yahya mulanya bernostalgia pernah mendatangi pondok pesantren yang dibangun oleh UAS. Kala itu Ponpes Az-Zahra masih dalam tahap pembangunan yang dimulai sejak 2021.

"Kita datang ke tempat ini masih mulai dibangun. Hari ini kita masuk (Pondok Pesantren Az-Zahra sudah berdiri dengan bangunan Makkah-makkah dan masjidnya juga cantik, indah, santrinya ternyata juga banyak. Semoga terus berkembang," ujar Buya Yahya dikutip tvOnenews.com, Sabtu (6/6/2026).

Buya Yahya tak luput mendoakan UAS beserta keluarganya. Ia berharap agar Ustaz Abdul Somad selalu mendapat kekuatan hingga kemudahan dalam setiap langkahnya menjalani dakwah di Indonesia.

"Tuan guru kita, Ustaz Abdul Somad, semoga dan keluarganya dijaga oleh Allah, diberi kekuatan untuk berjuang, kedamaian, keindahan, dan juga keberkahan hidup," ucapnya.

Pesan Menyentuh dari Buya Yahya

Momen pertemuan antara Buya Yahya dan Ustaz Abdul Somad (UAS)
Momen pertemuan antara Buya Yahya dan Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Buya Yahya

Pada kesempatan ini, Buya Yahya menyempatkan diri untuk memberikan sejumlah pesan paling menyentuh. Ulama asal Cirebon tersebut mengajak agar para santri selalu mencintai karena Allah SWT.

Ia mengatakan, manusia akan mendapatkan kemuliaan. Hal itu apabila menjalin hubungan, pertemanan hingga kerja sama diniatkan dengan mencari ridha dari Allah SWT.

"Tidak ada cara hidup lebih indah dari mengutamakan cinta. Itu yang disanjung oleh Allah kelak di padang mahsyar di mana orang yang hidup di dunia dengan cinta karena Aku," terangnya.

Buya Yahya menuturkan, cara mewujudkan cinta karena Allah bisa melalui sejumlah aktivitas mengandung kebaikan. Tanda cinta kepada-Nya bisa membahas tentang pendidikan, pesantren, santri.

Selain itu, kata dia, bentuk cinta karena Allah SWT bisa melakukan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat untuk umat.

"Dan itulah yang menjadi sebab kejayaan kita nanti di akhirat. Tolong di mana pun berada jangan ragu untuk bisa mengambil bagian dari perjuangan-perjuangan semacam ini," lanjutnya.

Buya Yahya menekankan betapa pentingnya kerja sama. Kolaborasi antar pesantren dan lembaga pendidikan Islam yang semakin banyak berdiri menjadi bekal penting untuk masa depan generasi muda.

Ia menginginkan banyak pesantren maupun lembaga pendidikan Islam semakin memperkokoh akidah generasi muda Muslim. Ia berharap banyak yang mendukung hinga memperkuat perjuangan ini.

"Banyak pesantren-pesantren dengan akidah yang diridhai Allah muncul. Ini harus punya kesadaran untuk saling menguatkan," jelasnya.

Ia mencontohkan, perjuangan dakwah tidak hanya sebatas di lembaga pendidikannya saja. Menurutnya, hal seperti ini tak boleh dibatasi oleh kelompok maupun lembaga tertentu.

"Kalau seandainya kita buat pondok setiap kecamatan juga masih kurang dan yang masuk sudah banyak tahun ini. Itu artinya apa? Umat Nabi Muhammad terselamatkan," ucapnya.

Buya Yahya mengatakan, orang-orang yang teguh belajar di pesantren sangat beruntung. Pendidikan umat lewat pesantren sebagai bagian dari investasi pahala besar sampai meninggal dunia.

Ia juga menambahkan, orang yang berusaha menyelamatkan 1-2 orang terhindar dari keburukan memiliki investasi besar. Menurutnya, hal itu sudah menjadi amal baik bagi Allah SWT.

"Jangankan kalau sampai ratusan, dua orang, tiga orang saja selamat umat Nabi Muhamamd SAW. Kalau kita belum merasa bangga, belum ngerti makna bersyukur, padahal pahala terus mengalir untuk kita," paparnya.

"Kita semua akan mati meninggal dunia ini. Yang akan terus mengalir seperti ini. Kalau kita meninggal dunia, kita menjadi kaya raya di akhirat," sambungnya.

Buya Yahya berharap para pengajar hingga pejuang dakwah terus istiqomah di jalannya. Walaupun menghadapi badai rintangan, hal ini sebagai upaya menyelematkan umat Rasulullah SAW.

"Marilah kita jangan ragu untuk istiqomah berjanji sampai mati saya tetap berjuang," harapnya.

Dalam penutupnya, Buya Yahya memimpi doa panjang. Ia berharap umat Islam terhindar dari berbagai aspek yang meruntuhkan, seperti perpecahan, kebencian, serta fitnah.

"Semoga Allah menjadikan kita hamba yang saling mencintai. Semoga Allah menjaga negeri ini, dan semoga Allah menjadikan kita juru damai di negeri ini," pungkasnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veda Ega Pratama Siap Menggila dari Posisi Ini di Moto3 Hungaria

Veda Ega Pratama Siap Menggila dari Posisi Ini di Moto3 Hungaria

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akan memulai balapan dari posisi kesembilan di Moto3 Hungaria 2026 setelah menuntaskan kualifikasi di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, Sabtu, 6 Juni 2026 WIB.
Lawan Narkoba dari Akar Rumput: Kampung Bebas Narkoba di Padang Pariaman Diresmikan Arisal Aziz

Lawan Narkoba dari Akar Rumput: Kampung Bebas Narkoba di Padang Pariaman Diresmikan Arisal Aziz

Ancaman narkotika kini tidak lagi dihadapi dengan sekadar jargon. Di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, secara re
Purbaya: Kita Tidak Menuju Keadaan Seperti 1998, Fiskal Kita Baik!

Purbaya: Kita Tidak Menuju Keadaan Seperti 1998, Fiskal Kita Baik!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa jelaskan, Indonesia tidak sedang menuju krisis ekonomi, keuangan, dan moneter seperti periode 1997 sampai 1998. Pernyataan itu usai
Bung Ropan Kaget Lihat Pelatih Mozambik Berani Lawan Timnas Indonesia Tanpa 6 Pemain Andalannya dari Eropa

Bung Ropan Kaget Lihat Pelatih Mozambik Berani Lawan Timnas Indonesia Tanpa 6 Pemain Andalannya dari Eropa

Bung Ropan terkejut karena ternyata pelatih Mozambik tidak membawa 6 pemain andalannya dari Eropa untuk melawan Timnas Indonesia, padahal Skuad Garuda kuat.
Pakar Ekspresi Sebut Video Minta Maaf Sarwendah Hanya Drama Teatrikal: Dia Menunjukkan Citra ke Penggemar Lebih Penting

Pakar Ekspresi Sebut Video Minta Maaf Sarwendah Hanya Drama Teatrikal: Dia Menunjukkan Citra ke Penggemar Lebih Penting

Pakar ekspresi ikut menganalisis video permintaan maaf Sarwendah yang diunggah lewat Instagram-nya. Menurut pakar, mantan istri Ruben Onsu tak tulus minta maaf.
Jonatan Christie Angkat Bicara soal Ancaman Victor Lai di Final Indonesia Open 2026

Jonatan Christie Angkat Bicara soal Ancaman Victor Lai di Final Indonesia Open 2026

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mewaspadai keberanian dan daya juang wakil Kanada Victor Lai yang akan menjadi lawannya pada final BWF World Tour Super 1000 Polytron Indonesia Open 2026.

Trending

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya melalui pengacaranya Elza Syarief, bocorkan data puluhan orang yang terlibat kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN.
Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Setelah dibekuk Kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya bocorkan fakta
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Timnas Indonesia menang telak 3-0 atas Oman di FIFA Matchday Juni 2026. Media Vietnam mengaku terkejut dan menilai level Garuda mulai meningkat pesat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT