Khutbah Jumat 26 Juni 2026 Singkat Padat: Muharram dan Puasa Asyura, Kesempatan Menghapus Dosa Setahun
- Pexels/Furkan Furkan_Uslu57
tvOnenews.com - Memasuki tahun baru Islam 1448 Hijriah, umat Muslim kembali dipertemukan dengan bulan Muharram, salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT.
Bulan ini bukan sekadar penanda pergantian tahun, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan meninggalkan kebiasaan buruk yang pernah dilakukan di masa lalu.
Di antara amalan paling utama pada bulan Muharram adalah puasa Asyura yang jatuh pada 10 Muharram.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa ini memiliki keutamaan luar biasa, yakni menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa setahun yang telah berlalu.
Karena itu, Muharram adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk membuka lembaran baru dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Antara
Khutbah Pertama
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ،
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه
قال الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّـهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّـهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ، فإِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah SWT yang masih memberikan kesempatan kepada kita untuk memasuki bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah yang termasuk bulan haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah sejak Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram." (QS. At-Taubah: 36)
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Muharram memiliki kedudukan istimewa karena Rasulullah SAW menyebutnya sebagai bulan Allah.
شهر الله المحرم
"Bulan Allah adalah Muharram." (HR. Muslim)
Penyandaran nama Muharram kepada Allah menunjukkan kemuliaan bulan ini. Karena itu, kita diperintahkan untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
Allah SWT berfirman:
فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ
"Maka janganlah kamu menganiaya dirimu dalam bulan-bulan itu." (QS. At-Taubah: 36)
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram adalah puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah SAW bersabda:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
"Puasa Asyura menghapus dosa setahun yang telah lalu." (HR. Muslim)
Betapa besar karunia Allah SWT. Hanya dengan satu hari berpuasa, seorang Muslim diberi kesempatan memperoleh ampunan atas dosa-dosa kecil yang telah lalu.
Namun Rasulullah SAW juga mengajarkan agar kaum Muslimin menyelisihi kebiasaan Ahli Kitab yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.
Beliau bersabda:
لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ الْيَوْمَ التَّاسِعَ
"Jika aku masih hidup sampai tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada tanggal sembilan." (HR. Muslim)
Karena itu, para ulama menganjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram, atau 10 dan 11 Muharram.
Jamaah rahimakumullah,
Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa puasa paling utama setelah Ramadhan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharram. Ini menunjukkan besarnya keutamaan memperbanyak ibadah di bulan yang mulia ini.
Maka jadikan Muharram sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Jika tahun lalu dipenuhi kekhilafan, maka tahun ini mari kita isi dengan taubat, amal saleh, sedekah, zikir, dan puasa sunnah.
Jangan sampai kita menyibukkan diri dengan berbagai keyakinan atau tradisi yang tidak memiliki dasar dari Al-Quran dan Sunnah. Sebab kemuliaan Muharram bukan terletak pada perayaan-perayaan tertentu, melainkan pada ketaatan kepada Allah dan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
"Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka." (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Semoga Allah SWT memberikan taufik kepada kita untuk menghidupkan Muharram dengan ibadah yang benar dan amal yang diterima di sisi-Nya.
أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.
Khutbah Kedua
الحمد لله حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Bertambahnya usia dan bergantinya tahun hendaknya menjadi pengingat bahwa umur kita semakin berkurang dan kematian semakin dekat. Karena itu, seorang mukmin hendaknya memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperbanyak bekal menuju akhirat.
Marilah kita menghidupkan bulan Muharram dengan amal-amal yang dicintai Allah SWT, terutama puasa Asyura dan berbagai bentuk kebaikan lainnya.
Rasulullah SAW bersabda:
« أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا »
"Aku dan orang yang menanggung anak yatim di surga seperti ini." (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa menyantuni anak yatim adalah amalan mulia yang dianjurkan sepanjang waktu, bukan hanya pada hari tertentu saja.
Jamaah rahimakumullah,
Mari kita berpegang teguh kepada Al-Quran dan Sunnah yang sahih dalam beribadah. Jangan sampai kita mengamalkan sesuatu yang tidak memiliki landasan dari Rasulullah SAW.
اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات الأحياء منهم والأموات.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.
عباد الله، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
واذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم ولذكر الله أكبر.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.
(gwn)
Load more