GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jumat Punya Waktu Mustajab untuk Berdoa, Syekh Ali Jaber Ungkap Amalan yang Sayang Dilewatkan

Hari Jumat punya waktu mustajab untuk berdoa, begini penjelasan Syekh Ali Jaber tentang amalan yang sayang untuk dilewatkan.
Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:15 WIB
Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

tvOnenews.com - Hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam. Selain menjadi waktu untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh, terdapat pula satu waktu yang disebut memiliki keutamaan besar untuk memanjatkan doa.

Kesempatan tersebut menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan oleh umat Muslim, terutama bagi mereka yang ingin lebih banyak bermunajat dan menyampaikan harapan kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Almarhum Syekh Ali Jaber dalam sebuah kajian yang tayang di kanal YouTube Muslim pada 27 Desember 2019 pernah menjelaskan mengenai waktu istimewa tersebut.

Menurutnya, terdapat satu jam pada hari Jumat ketika doa seorang Muslim tidak ditolak.

"Ada satu jam di hari Jumat, barang siapa yang berdoa di satu jam itu, doanya tidak akan ditolak," tutur Syekh Ali Jaber.

Penjelasan tersebut juga merujuk pada sabda Rasulullah SAW mengenai adanya waktu khusus pada hari Jumat yang memiliki keutamaan dalam berdoa.

"Ada satu jam dalam hari Jumat itu. Barang siapa yang dapat berdoa di satu jam itu, akan diijabah doanya."

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • Pexels/Pavel Danilyuk

Perbedaan Pendapat Ulama soal Waktu Mustajab

Mengenai kapan tepatnya satu jam yang dimaksud, terdapat sejumlah pendapat di kalangan ulama. 

Perbedaan tersebut muncul berdasarkan berbagai riwayat hadis yang menjelaskan tentang waktu mustajab pada hari Jumat.

Salah satu pendapat yang dinilai kuat menyebutkan bahwa waktu tersebut berada pada satu jam terakhir menjelang Maghrib.

Artinya, umat Muslim dapat memanfaatkan penghujung hari Jumat untuk memperbanyak doa, terutama setelah memasuki waktu sore hingga sebelum azan Maghrib berkumandang.

Syekh Ali Jaber memberikan contoh sederhana agar umat Muslim lebih mudah memahami waktu tersebut.

"Kira-kira kalau kita hitung, kalau waktu maghrib jam 18.00, berarti mulai dari jam 17.00."

Menurut penjelasan tersebut, apabila waktu Maghrib tiba pukul 18.00, maka satu jam sebelumnya, sekitar pukul 17.00, dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak doa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bukan berarti seseorang harus terus berdoa tanpa henti selama satu jam penuh.

"Berdoa tidak harus sepanjang 1 jam itu, bisa 10 menit, atau 15 menit. Tapi intinya 1 jam yang terakhir sebelum shalat maghrib."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Penerimaan Rp3.426 Triliun, Purbaya Bidik Wajib Pajak Makin Patuh pada 2027

Kejar Penerimaan Rp3.426 Triliun, Purbaya Bidik Wajib Pajak Makin Patuh pada 2027

Pemerintah menargetkan penerimaan negara Rp3.426 triliun pada 2027 dengan memperkuat kepatuhan pajak dan memperluas basis penerimaan.
Dari Layar Interaktif hingga Becak Listrik, Peserta Muktamar NU Apresiasi Program Bantuan Prabowo

Dari Layar Interaktif hingga Becak Listrik, Peserta Muktamar NU Apresiasi Program Bantuan Prabowo

Sejumlah peserta Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) menyambut positif kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangkaian Muktamar. 
Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Sebut Indonesia Sedang Hadapi Kesedihan

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Sebut Indonesia Sedang Hadapi Kesedihan

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati menyebut dampak dari perubahan iklim telah menciptakan kerusakan, mengancam kehidupan manusia, dan keanekaragaman hayati.
Ko Hee-jin Resmi Mundur dari Red Sparks Usai Terseret Kasus Pelecehan Seksual

Ko Hee-jin Resmi Mundur dari Red Sparks Usai Terseret Kasus Pelecehan Seksual

Ko Hee-jin resmi mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Red Sparks setelah terseret kontroversi dugaan pelecehan seksual yang terjadi dalam acara makan malam.
Menjadi Tuan Rumah Danantara Housing Expo 2026, NICE PIK 2 Buktikan Kesiapan Fasilitas Skala Masif

Menjadi Tuan Rumah Danantara Housing Expo 2026, NICE PIK 2 Buktikan Kesiapan Fasilitas Skala Masif

Sebagai pameran yang memobilisasi ribuan pengunjung serta ratusan pengembang properti, Danantara Housing Expo 2026 menuntut kesiapan infrastruktur logistik.
Pertamina Pastikan Kesiapan Infrastruktur Blending dan Distribusi B50

Pertamina Pastikan Kesiapan Infrastruktur Blending dan Distribusi B50

Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur blending dan distribusi B50 untuk mendukung program pemerintah dalam menggantikan bahan bakar kendaraan berbasis fosil dengan bahan bakar baru terbarukan.

Trending

Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Arifin mengatakan dirinya sempat berbincang dengan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Dari pembicaraan tersebut, diketahui ada massa yang berasal dari daerah lain
Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan, yang dilaporkan pada 2025. Polisi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 25 April 2026.
Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Pemerintah berencana menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada APBN 2027 menjadi berkisar Rp1 triliun.
Viral, Walikota Jakpus Turun ke Lokasi Demo, Ajak Warga Menjaga Jakarta Tetap Aman

Viral, Walikota Jakpus Turun ke Lokasi Demo, Ajak Warga Menjaga Jakarta Tetap Aman

Dalam video tersebut, Arifin menyematkan pesan bijak setelah demo agar warga bisa menjaga bersama.
Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Media Australia soroti pasangan warga negara asing (WNA) nekat melakukan tindak asusila di pekarangan rumah warga Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.
Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat,  pukul 03.00 WIB, massa masih berkerumun di sejumlah titik sekitar Slipi dan Petamburan, Jakarta, setelah aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Kondisi Terkini Lalu Lintas di Sekitar DPR Pasca Kerusuhan Semalam

Kondisi Terkini Lalu Lintas di Sekitar DPR Pasca Kerusuhan Semalam

Berdasarkan informasi yang dihimpun, konsentrasi massa sempat berada di sepanjang Jalan Jenderal Gatot Subroto, khususnya kawasan Halte Petamburan hingga jalan layang Slipi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT