News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Jam Paling Mustajab di Hari Jumat, Doa Tidak Akan Tertolak: Ini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Berikut penjelasan Almarhum Syekh Ali Jaber mengenai waktu paling mustajab untuk berdoa di hari Jumat, insyaAllah doa tidak akan tertolak.
Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB
Ilustrasi Berdoa
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

tvOnenews.com - Dalam ajaran Islam, hari Jumat menjadi salah satu momen yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Di antara amalan yang dapat dilakukan, memanjatkan doa dengan penuh keyakinan menjadi cara bagi umat Muslim untuk menyampaikan harapan, memohon pertolongan, serta meminta keberkahan dalam kehidupan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam salah satu ceramahnya, Syekh Ali Jaber menjelaskan tentang adanya satu waktu khusus pada hari Jumat yang memiliki keutamaan besar untuk berdoa. 

Pada waktu tersebut, doa seorang Muslim berpeluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Syekh Ali Jaber mengingatkan umat Islam agar tidak melewatkan kesempatan tersebut, terutama bagi mereka yang memiliki keinginan, sedang menghadapi kesulitan, atau ingin memohon ampunan kepada Allah SWT.

"Ada satu jam di hari Jumat, barang siapa yang berdoa di satu jam itu, doanya tidak akan ditolak," ujar Syekh Ali Jaber dalam tayangan video ceramahnya.

Ia kembali menegaskan bahwa waktu tersebut merupakan kesempatan berharga bagi umat Islam untuk memanjatkan doa dan berharap agar permohonannya dikabulkan.

"Ada satu jam dalam hari Jumat itu. Barang siapa yang dapat berdoa di satu jam itu, akan diijabah doanya," lanjutnya.

Ilustrasi Berdoa
Ilustrasi Berdoa
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

Waktu Mustajab Hari Jumat Menurut Syekh Ali Jaber

Mengenai waktu pasti yang dimaksud dalam hadis tentang waktu mustajab pada hari Jumat, para ulama memiliki beberapa pendapat. 

Perbedaan ini berkaitan dengan beragam riwayat hadis yang menjelaskan keutamaan waktu tersebut.

Salah satu pendapat yang banyak mendapat perhatian adalah waktu menjelang Maghrib, tepatnya pada satu jam terakhir sebelum matahari terbenam.

Syekh Ali Jaber turut menjelaskan pendapat tersebut dan mengajak umat Islam untuk memanfaatkan penghujung hari Jumat dengan memperbanyak doa.

Ia memberikan gambaran sederhana agar lebih mudah dipahami. 

Jika waktu Maghrib di suatu daerah jatuh pada pukul 18.00 WIB, umat Islam dapat mulai meluangkan waktu untuk berdoa sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kira-kira kalau kita hitung, kalau waktu Maghrib jam 18.00, berarti mulai dari jam 17.00," jelasnya.

Meski demikian, berdoa tidak harus dilakukan terus-menerus selama satu jam penuh. 

Menurut Syekh Ali Jaber, umat Islam bisa menyisihkan sebagian waktu untuk memanjatkan doa dengan sungguh-sungguh.

"Berdoa tidak harus sepanjang 1 jam itu, bisa 10 menit, atau 15 menit. Tapi intinya 1 jam yang terakhir sebelum shalat maghrib," ungkapnya.

Dengan demikian, umat Islam yang memiliki kesibukan tetap bisa berusaha memanfaatkan waktu tersebut, misalnya dengan berhenti sejenak dari aktivitas sehari-hari untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT.

Perlu diingat, waktu Maghrib berbeda-beda di setiap wilayah. Karena itu, waktu untuk berdoa sebaiknya disesuaikan dengan jadwal salat setempat.

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • Pexels/Yassir Abbas

Kebiasaan Ulama di Madinah yang Diceritakan Syekh Ali Jaber

Dalam ceramahnya, Syekh Ali Jaber juga membagikan pengalaman ketika berada di Madinah. 

Ia mengaku melihat bagaimana para ulama, guru, dan orang-orang saleh di sekitar Masjid Nabawi memberikan perhatian khusus terhadap waktu menjelang Maghrib pada hari Jumat.

Pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami pentingnya memanfaatkan kesempatan berdoa pada penghujung hari Jumat.

"Subhanallah saya bangga kalau waktu di Madinah saya melihat ulama kita, para guru, para orang shalih yang ada di Masjid Nabawi," tuturnya.

Ia menceritakan bahwa ketika waktu Maghrib semakin dekat, para ulama yang sedang belajar atau membahas persoalan agama memilih menghentikan aktivitas mereka untuk sementara.

"Kalau mereka lagi belajar ilmu atau lagi membicarakan agama, begitu sudah tersisa 1 jam sebelum maghrib, semua kerjaan ditinggalin," lanjutnya.

Menurut cerita Syekh Ali Jaber, waktu tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk berdoa. 

Berbagai kegiatan, termasuk membaca buku dan mengikuti pembahasan keagamaan, dapat ditunda sejenak agar mereka bisa berkonsentrasi dalam bermunajat kepada Allah SWT.

Ia pun mengingatkan umat Islam agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang memiliki keutamaan tersebut.

"Karena itu istimewa, jangan sampai tertinggal," tegasnya.

Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa kesibukan sehari-hari sebaiknya tidak membuat seseorang lupa menyediakan waktu untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Amalan yang Bisa Dilakukan Menjelang Maghrib pada Hari Jumat

Memanfaatkan waktu menjelang Maghrib tidak harus dilakukan dengan amalan yang rumit. 

Umat Islam dapat mengisinya dengan berbagai bentuk ibadah sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing.

Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan pada penghujung hari Jumat:

1. Memperbanyak doa. Sampaikan segala harapan, permohonan, dan kesulitan yang sedang dihadapi kepada Allah SWT dengan penuh kerendahan hati.

2. Memohon ampunan. Gunakan kesempatan tersebut untuk bertobat, membaca istigfar, dan memohon ampun atas kesalahan yang telah dilakukan.

3. Membaca selawat. Memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Jumat.

4. Membaca Al-Quran. Luangkan waktu untuk membaca ayat-ayat suci Al-Quran sekaligus merenungkan maknanya.

5. Berzikir dan mengingat Allah SWT. Zikir dapat membantu seseorang menenangkan hati sekaligus menjaga kedekatan dengan Sang Pencipta.

Amalan-amalan tersebut dapat dilakukan sesuai waktu dan kemampuan. Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga keikhlasan, kesungguhan, serta keyakinan ketika beribadah.

Jangan Lewatkan Keutamaan Berdoa pada Hari Jumat

Penjelasan Syekh Ali Jaber menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa hari Jumat bukan sekadar hari untuk menjalankan rutinitas, tetapi juga kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Walaupun terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai waktu paling mustajab untuk berdoa, salah satu pendapat yang dikenal menyebutkan bahwa waktu tersebut berada pada penghujung hari Jumat, menjelang Maghrib.

Karena itu, umat Islam dapat menyisihkan waktu pada sore hari untuk berdoa, memohon ampunan, dan menyampaikan berbagai hajat kepada Allah SWT.

Doa yang dipanjatkan pun tidak harus selalu berkaitan dengan urusan dunia. 

Seorang Muslim juga dapat memohon keteguhan iman, kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, serta kebaikan bagi keluarga di dunia dan akhirat.

Manusia hanya dapat berusaha dan berdoa, sedangkan keputusan mengenai kapan dan bagaimana doa dikabulkan sepenuhnya berada dalam kehendak Allah SWT. 

Oleh sebab itu, teruslah berdoa dengan penuh harap, bersabar, dan tidak berputus asa dari rahmat-Nya.

Jangan sampai kesibukan membuat waktu istimewa pada hari Jumat berlalu begitu saja tanpa diisi dengan doa dan ibadah. (gwn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Selama Delapan Jam, Gelar Perkara Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Segera Digelar

Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Selama Delapan Jam, Gelar Perkara Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Segera Digelar

Betrand Peto dicecar 54 pertanyaan selama delapan jam lebih lamanya terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret namanya. Penyidik akan melakukan gelar perkara sebagai bagian dari proses penanganan dan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Cerita Lengkap Versi Warga Pondok Pinang yang Protes Suara Petasan Maulid Nabi Berujung Ricuh pada Dini Hari

Cerita Lengkap Versi Warga Pondok Pinang yang Protes Suara Petasan Maulid Nabi Berujung Ricuh pada Dini Hari

Amanda Andono, warga Pondok Pinang diduga menjadi korban pengeroyokan bersama anaknya menceritakan kronologi suara pesta petasan/kembang api pada dini hari.
John Herdman Full Senyum, Penantian 500 Hari Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Menepi Berakhir di Laga SC Heerenveen Vs PSV

John Herdman Full Senyum, Penantian 500 Hari Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Menepi Berakhir di Laga SC Heerenveen Vs PSV

Usai meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman menerima kabar baik dengan kembalinya bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers dari penantian 500 hari menepi di lapangan. 
17 Daftar Drama yang Dibintangi Lim Se Joo, Mantan Pacar Yoo Seung Ho

17 Daftar Drama yang Dibintangi Lim Se Joo, Mantan Pacar Yoo Seung Ho

Berikut daftar 17 drama yang dibintangi Lim Se Joo, mantan pacar Yoo Seung Ho yang dikonfirmasi agensi keduanya pada 8 Oktober 2026.
5 Pemain Persija Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Shin Tae-yong Langsung Berikan Instruksi Khusus

5 Pemain Persija Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Shin Tae-yong Langsung Berikan Instruksi Khusus

Shin Tae-yong menegaskan bahwa keberhasilan Timnas Indonesia mengangkat trofi tidak boleh membuat para pemain kehilangan fokus bersama klub. Terlebih, Persija sudah ditunggu pertandingan lanjutan Super League 2026-2027 setelah jeda internasional berakhir.
Teka-teki Kasus Penemuan Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti, Sosok "Daniel" Pegawai Steam Didalami

Teka-teki Kasus Penemuan Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti, Sosok "Daniel" Pegawai Steam Didalami

Kaus penemuan mayat perempuan di salah satu kamar kos di Pinang Ranti, Jakarta Timur, masih jadi teka-teki. Polisi tak menutup kemungkinan akan mendalami hubungan antara korban dengan Daniel yang berencana menyewa kamar tersebut.

Trending

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Tiga Gol dalam Sepuluh Menit Akhir, Kecerdasan Adaptasi Pemain Persib Dipuji Igor Tolic

Tiga Gol dalam Sepuluh Menit Akhir, Kecerdasan Adaptasi Pemain Persib Dipuji Igor Tolic

Lebih dulu ketinggalan satu gol, Persib Bandung membalas lewat tiga gol di menit-menit akhir pertandingan.
Pemilik Kos di Pinang Ranti Ceritakan Awal Mula Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia dan Kaos Hitam Ditemukan, Sebut Korban Pelajar

Pemilik Kos di Pinang Ranti Ceritakan Awal Mula Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia dan Kaos Hitam Ditemukan, Sebut Korban Pelajar

Pemilik kos menceritakan awal mula mayat perempuan terikat tali rafia ditemukan di salah satu kamar yang disewakannya di Pinang Ranti. Sundiyah menceritakan awalnya dia hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel. Hingga akhirnya berujung mayat itu ditemukan.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT