Marak Penipuan Umrah, Begini Cara Memilih Travel Umrah yang Terpercaya
- Pexels/Taha Furkan Akgül
Jakarta, tvOnenews.com- Kasus penipuan umrah atau haji kerap terjadi. Bahkan, akhir-akhir ini bermunculan sejumlah kasus, seperti yang terjadi di Jambi.
Sebanyak 172 calon jemaah menjadi korban kasus dugaan penipuan umrah di RNH Travel Umrah di Jambi. Kasusnya pun masih didalami oleh kepolisian.
Memilih travel umrah bukan sekadar mencari harga termurah. Sebab, Anda perlu memastikan penyelenggara memiliki izin resmi, transparan soal biaya dan fasilitas, serta memberi pendampingan yang baik sejak manasik hingga kepulangan.
Langkah-langkah di bawah ini bisa membantu Anda terhindar dari praktik penipuan. Berikut cara memilih travel umrah terpercaya dan nyaman.
- tvonenews
1. Cek Profil Travel Umrah dan Tanyakan Izin
Langkah pertama, kita sebagai calon jemaah harus cerdas. Travel umrah yang resmi akan berstatus PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) dan terdaftar pada Kementerian Agama.
Wajib mempertanyakan legalitas karena berkaitan dengan perlindungan jemaah, standar layanan, dan kepastian keberangkatan.
Anda bisa meminta bukti izin (nomor SK/izin PPIU) dan mencocokkannya dengan data resmi Kemenag. Anda juga perlu mengecek alamat kantor fisik dan memastikan kantor tersebut.
Kemenag RI memberikan akses yang mudah bagi Anda untuk memeriksa perizinan travel umrah melalui laman resmi simpu.kemenag.go.id. Anda bisa mencari tahu izin PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah), serta mengadukan travel umrah yang dianggap telah merugikan Anda maupun pihak lain.
- Medsos @ kaiaport1
Penting juga Anda dan keluarga untuk menelusuri rekam jejak travel umrah, sudah berapa lama beroperasi, seberapa sering memberangkatkan jemaah, dan bagaimana penanganan jika ada kendala.
2. Meminta Rincian Fasilitas
Calon jemaah umrah berhak mendapatkan rincian biaya. Mintalah itinerary tertulis dan rincian fasilitas.
Tanyakan apa saja yang termasuk (visa, tiket pesawat, hotel, konsumsi, transportasi di Saudi, handling, manasik, dan perlengkapan) serta apa yang tidak termasuk (misalnya, kelebihan bagasi, vaksin tertentu, tips, atau biaya upgrade).
3. Cek Lagi Reputasi Travel Umrah
Lisensi tetap perlu dicek. Namun, nama hotel atau minimal area dan jarak ke Masjidil Haram serta Masjid Nabawi, juga tipe kamar (quad/triple/double), perlu dipertanyakan.
Jangan mudah tergiur dengan harga yang jauh di bawah pasar karena hal itu sering menjadi indikator risiko. Modus paling sering terjadi dengan janji fasilitas tinggi, tetapi realisasinya rendah, atau skema pembayaran yang tidak sehat.
Travel umrah yang terpercaya biasanya memiliki reputasi yang solid dan pengalaman bertahun-tahun dalam memberangkatkan jemaah. (klw)
Load more