News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini 3 Prediksi Sanksi FIFA Usai Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Mimpi Anak Bangsa Pupus?

Indonesia dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Imbas dari hal ini, PSSI kemungkinan akan menerima saksi dari FIFA. Kabar buruk ini tentu membuat kecewa.
Kamis, 30 Maret 2023 - 19:28 WIB
Piala Dunia U-20
Sumber :
  • dok ist

tvOnenews.comIndonesia dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Imbas dari hal ini, PSSI kemungkinan akan menerima saksi dari FIFA. Kabar buruk ini membuat banyak pihak kecewa. Lalu apa prediksi sanksinya?

Potensinya adanya saksi FIFA mulai terendus setelah adanya penundaan drawing Piala Dunia U-20 di Bali yang seharusnya digelar pada 31 Maret 2023. Hal ini diduga berkaitan erat dengan penolakan keras kehadiran timnas Israel dari Gubernur Bali Wayan Koster dan  Gubernur Jawa Tengah  Ganjar Pranowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potret I Wayan Koster (sumber: dok ist)

Berdasarkan penelusuran tim tvOnenews.com, ada 3 potensi sanksi FIFA yang dijatuhkan untuk PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), berikut sejumlah prediksinya:

1. Sanksi Lebih Berat dari Tahun 2015

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali mengakui belum ada keputusan soal sanksi yang akan diberikan FIFA. Dia berharap sanksi tersebut bukanlah sanksi berat.
 
"Kita sudah tahu keputusan FIFA bahwa kita dicabut ketuanrumahan kita. Tinggal yang ditunggu tindakan susulan, tentu saya berharap jangan sampai kita kena sanksi berat," kata Zainudin setelah menemui para pemain tim nasional Indonesia U-20 di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (30/3/2023).

Zainudin mengingatkan bahwa sebelumnya Indonesia sudah pernah dihukum FIFA pada 2015 karena pemerintah dianggap mengintervensi PSSI. Namun situasi kali ini akan berbeda karena diprediksi sanksi akan lebih berat dibandingkan kasus intervensi pemerintah pada federasi.


Piala Dunia U-20 (sumber: dok ist) 

"Kita tahu kita tidak bisa, maka tidak bisa main di pertandingan yang diatur oleh FIFA di semua level, dunia maupun Asean. Kita sudah tidak bisa lagi melaksanakan FIFA match day, negara lain yang yang anggota FIFA juga tidak mungkin datang ke sini. Kita tidak bisa keluar," kata Zainudin.
 
Menurut mantan Menpora RI ini, terdapat pula dampak sanksi lain yang mungkin diterima Indonesia yakni pada kompetisi-kompetisi yang dinaungi PSSI.
 
"Kan ujung kompetisi itu terbentuknya timnas. Kalau timnas tidak bisa berkompetisi, keluar dari event FIFA, tentu kita tidak melakukan pembentukan timnas. Itu yang paling berat buat kita di samping lain-lain," ujar Zainudin.
 
"Jadi kita tidak bicara lagi Piala Dunia, tapi bagaimana menyelamatkan sepak bola Indonesia, Mohon doanya," tambahnya.

2. Indonesia Tidak Bisa Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034.

Tentunya pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 akan berbuntut panjang. Pasalnya, hal ini dinilai merusak kepercayaan FIFA terhadap tanah air. Tentunya, FIFA mengalami kerugian material yang besar imbas dari hal ini.

Potensi sanksi FIFA kepada Indonesia diprediksi salah satunya adalah tidak ada lagi kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Indonesia mungkin akan sulit membangun kembali kepercayaan Federasi Sepak Bola Internasional maupun olahraga dunia lainnya.

3. Peringkat Indonesia Akan Terjun Bebas

Selain itu, kemungkinan sanksi FIFA untuk Indonesia pasca pembatalan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 adalah peringkat anjlok alias turun drastis. Indonesia akan memiliki kesempatan kecil untuk bisa berkompetisi di ajang Internasional.

Waketum PSSI Temui Timnas U-20 (sumber: dok ist)

Imbasnya, hal ini akan mengubur mimpi anak bangsa untuk bisa melihat sepak bola Indonesia bersinar di kancah dunia. Tak hanya itu, kemungkinan lainnya adalah sepak bola domestik akan kesulitan mendapatkan sponsor besar.

"Jangan sampai hal itu terjadi. Mimpi buruk buat sepak bola kita," ujar pengamat sepak bola Bung Kusnaeni pada Jumat (24/3/2023) dalam sesi diskusi di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, peringkat Indonesia sempat turun drastis setelah dikenakan sanksi pada tahun 2015. Saat itu Indonesia berada di posisi 159 FIFA di bulan April 2015, lalu pada Juli 2016 turun drastis menjadi peringkat 185.

Tentunya, Indonesia kalah peringkat dari berbagai negara yang kualitas sepak bolanya tidak lebih baik seperti Fiji dan Timor Leste. Kemungkinan sanksi FIFA jika hal ini terulang, Indonesia diprediksi akan terjun bebas ke peringkat 179. (hpf/rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Puji Langkah Pemprov Jateng Borong Bus Listrik Lokal: Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Tengah

Presiden Prabowo Puji Langkah Pemprov Jateng Borong Bus Listrik Lokal: Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Tengah

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dukungannya terhadap industri otomotif lokal. 
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Ramalan Keuangan Zodiak 11 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 11 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 11 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Ketahui peluang finansial dan strategi mengelola uang.
Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meredam intensitas serangan militer di Lebanon. 
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT